Obat Herbal Ginjal

Obat Herbal Ginjal Halaman yang memberikan info seputar obat obatan herbal yang ampuh untuk menangani beberapa masalah penyakit

25/03/2022

4 Cara Menurunkan Demam dengan Cepat

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam dengan cepat:

1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Selama demam, Anda disarankan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Sebab, selama demam mungkin Anda akan kehilangan banyak cairan melalui keringat. Anda bisa mengonsumsi air putih, jus buah, atau produk cairan elektrolit untuk memastikan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Selain menurunkan demam dengan cepat, mencukupi asupan cairan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, khususnya di saluran cerna. Dengan demikian, tubuh akan cepat pulih dari kondisi yang menyebabkan terjadinya demam.

2. Konsumsi makanan bernutrisi
Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi juga sangat disarankan selama Anda demam. Sebisa mungkin konsumsi makanan yang tinggi akan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan untuk mendukung sistem imun tubuh melawan sumber penyakit.

Semakin baik sistem imun tubuh, maka semakin cepat Anda akan pulih dari demam. Namun, hindari mengonsumsi makanan yang sekiranya sulit dicerna karena selama demam, biasanya sistem pencernaan akan sedikit melemah.

3. Kompres air hangat
Anda juga bisa menggunakan kompres air hangat untuk membantu menurunkan demam dengan cepat. Rendam kain bersih yang lembut menggunakan air hangat pada suhu 29–30⁰C. Setelah itu, peras dan letakkan di dahi Anda.

Anda juga disarankan untuk menggunakan pakaian tipis dan nyaman, selain itu sebisa mungkin atur suhu ruangan bersuhu sedang.

4. Konsumsi obat
Bila beberapa cara sebelumnya tidak memberikan perubahan, Anda bisa mengonsumsi obat untuk menurunkan demam. Jika dibandingkan dengan tiga cara sebelumnya, obat umumnya bisa menurunkan demam dengan lebih cepat.

Beberapa jenis obat yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan demam dengan cepat antara lain asetaminopen (paracetamol) atau ibuprofen. Namun, pastikan Anda mengonsumsi obat-obatan tersebut sesuai dengan dosis yang disarankan.

Oleh karena itu, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan saran dosis yang sesuai.

Demam biasanya bukanlah kondisi yang berbahaya dan akan reda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, Anda perlu waspada jika ada beberapa gejala lainnya yang mengikuti demam tersebut, seperti:

Demam tinggi hingga 40°C dan tidak turun selama dua hari
Leher terasa kaku
Sulit bernapas
Nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh
Sakit kepala hebat
Sensitif terhadap cahaya
Muntah terus-menerus
Sakit perut
Nyeri saat buang air kecil
Kejang
Bagaimana Cara Mencegah Demam?
Mengingat demam sering kali terjadi karena infeksi, maka cara terbaik untuk mencegah demam adalah dengan menghindari risiko penularan penyakit yang disebabkan oleh infeksi dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Rutin mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun dan air mengalir, atau hand sanitizer saat tidak tersedia akses air dan sabun
Hindari menyentuh area hidung, mulut, dan mata
Tutup mulut dan hidung ketika Anda bersin atau batuk
Sebisa mungkin hindari berbagi pakai peralatan pribadi, seperti gelas, alat makan, atau perlengkapan mandi
Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter saat Anda demam jika cara menurunkan demam dengan cepat di atas tidak berhasil, atau jika demam Anda diikuti dengan berbagai gejala yang telah disebutkan di atas. Dokter akan memeriksa dan memberikan pengobatan sesuai dengan keadaan Anda.

Sumber : https://www.alodokter.com/4-cara-menurunkan-demam-dengan-cepat

4 Cara Menurunkan Demam Dengan Cepat Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam deng...
22/03/2022

4 Cara Menurunkan Demam Dengan Cepat

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam dengan cepat:

1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Selama demam, Anda disarankan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Sebab, selama demam mungkin Anda akan kehilangan banyak cairan melalui keringat. Anda bisa mengonsumsi air putih, jus buah, atau produk cairan elektrolit untuk memastikan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Selain menurunkan demam dengan cepat, mencukupi asupan cairan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, khususnya di saluran cerna. Dengan demikian, tubuh akan cepat pulih dari kondisi yang menyebabkan terjadinya demam.

2. Konsumsi makanan bernutrisi
Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi juga sangat disarankan selama Anda demam. Sebisa mungkin konsumsi makanan yang tinggi akan kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan untuk mendukung sistem imun tubuh melawan sumber penyakit.

Semakin baik sistem imun tubuh, maka semakin cepat Anda akan pulih dari demam. Namun, hindari mengonsumsi makanan yang sekiranya sulit dicerna karena selama demam, biasanya sistem pencernaan akan sedikit melemah.

3. Kompres air hangat
Anda juga bisa menggunakan kompres air hangat untuk membantu menurunkan demam dengan cepat. Rendam kain bersih yang lembut menggunakan air hangat pada suhu 29–30⁰C. Setelah itu, peras dan letakkan di dahi Anda.

Anda juga disarankan untuk menggunakan pakaian tipis dan nyaman, selain itu sebisa mungkin atur suhu ruangan bersuhu sedang.

4. Konsumsi obat
Bila beberapa cara sebelumnya tidak memberikan perubahan, Anda bisa mengonsumsi obat untuk menurunkan demam. Jika dibandingkan dengan tiga cara sebelumnya, obat umumnya bisa menurunkan demam dengan lebih cepat.

Beberapa jenis obat yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan demam dengan cepat antara lain asetaminopen (paracetamol) atau ibuprofen. Namun, pastikan Anda mengonsumsi obat-obatan tersebut sesuai dengan dosis yang disarankan.

Oleh karena itu, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan saran dosis yang sesuai.

Demam biasanya bukanlah kondisi yang berbahaya dan akan reda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, Anda perlu waspada jika ada beberapa gejala lainnya yang mengikuti demam tersebut, seperti:

Demam tinggi hingga 40°C dan tidak turun selama dua hari
Leher terasa kaku
Sulit bernapas
Nyeri hebat pada beberapa bagian tubuh
Sakit kepala hebat
Sensitif terhadap cahaya
Muntah terus-menerus
Sakit perut
Nyeri saat buang air kecil
Kejang
Bagaimana Cara Mencegah Demam?
Mengingat demam sering kali terjadi karena infeksi, maka cara terbaik untuk mencegah demam adalah dengan menghindari risiko penularan penyakit yang disebabkan oleh infeksi dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Rutin mencuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun dan air mengalir, atau hand sanitizer saat tidak tersedia akses air dan sabun
Hindari menyentuh area hidung, mulut, dan mata
Tutup mulut dan hidung ketika Anda bersin atau batuk
Sebisa mungkin hindari berbagi pakai peralatan pribadi, seperti gelas, alat makan, atau perlengkapan mandi
Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter saat Anda demam jika cara menurunkan demam dengan cepat di atas tidak berhasil, atau jika demam Anda diikuti dengan berbagai gejala yang telah disebutkan di atas. Dokter akan memeriksa dan memberikan pengobatan sesuai dengan keadaan Anda.

Sumber :

Ada banyak cara menurunkan demam dengan cepat yang bisa Anda lakukan di rumah. Namun, sebelum menerapkan cara-cara tersebut,Anda perlu mengetahui penyebab munculnya demam terlebih dulu. Demam

Inilah Makanan Pemulihan setelah Sembuh dari COVID-19Pola makan turut memengaruhi proses pemulihan dari COVID-19. Hal in...
19/03/2022

Inilah Makanan Pemulihan setelah Sembuh dari COVID-19

Pola makan turut memengaruhi proses pemulihan dari COVID-19. Hal ini karena mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh dalam melawan penyakit.

Dalam menerapkan pola makan sehat, Anda bisa mulai dari menentukan menu makan harian. Pastikan Anda mengonsumsi berbagai kelompok makanan bergizi seimbang sehingga asupan nutrisi harian bisa terpenuhi.

Nah, salah satu menu makan yang dapat membantu proses pemulihan setelah sembuh dari COVID-19 adalah sup.

Sup dapat menjadi “teman baik” di kala sakit maupun selama pemulihan, karena terdiri dari beragam bahan makanan, seperti daging ayam, telur, serta sayuran seperti jagung, wortel, buncis, dan kacang-kacangan.

Dengan mengonsumsi semangkuk sup, Anda dapat memenuhi asupan gizi seimbang, karena bahan makanan di dalamnya mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sup juga mengandung air yang dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, sup yang dikonsumsi selagi hangat bisa meredakan hidung tersumbat serta melegakan gatal dan nyeri tenggorokan.

Melihat beragam khasiat sup, makanan ini menjadi pilihan yang cocok bagi penderita COVID-19 maupun orang yang sedang dalam masa pemulihan setelah sembuh dari COVID-19.

Cara membuat sup pun tidaklah sulit. Bahkan, kini sudah tersedia sup instan yang mudah dibuat serta bergizi dan tentunya bermanfaat bagi kesehatan. Rasanya pun beragam dan bisa disesuaikan dengan selera. Beberapa contohnya adalah sup kepiting, sup jagung, atau sup ayam,

Sup instan bisa semakin bergizi jika Anda mencampurkan bahan lain, seperti sayuran dan kacang-kacangan. Selain sup, masih banyak menu makan sehat lain yang juga bisa membantu proses pemulihan.

Namun, pastikan menu makan sehat yang dikonsumsi juga berisikan beragam bahan makanan bergizi, seperti daging tanpa lemak, sayur, dan kacang-kacangan. Jangan lupa p**a untuk mengonsumsi buah-buahan agar kebutuhan gizi harian terpenuhi dengan baik.

Sumber :

Setelah sembuh dari COVID-19, sebagian orang masih dapat merasakan berbagai gejala jangka panjang atau long-haul COVID-19. Meski begitu, Anda dapat mengatasinya dengan meningkatkan kesehatan tubuh. Salah

18/03/2022

Jangan Panik, Ini 4 Cara Mengatasi Keracunan Makanan Pada Anak

Keracunan makanan biasanya ditandai dengan gejala, seperti mual, muntah, diare, hilang nafsu makan, demam, atau lemas. Jika diatasi dengan cepat dan tepat, keracunan makanan pada anak bisa sembuh hanya dalam waktu beberapa hari.

Saat Si Kecil mengalami gejala keracunan makanan, ada beberapa cara yang bisa Bunda dan Ayah lakukan untuk membantu meredakan keluhan dan gejalanya, yaitu:

1. Memberinya banyak air putih

Saat keracunan makanan, muntah dan diare yang tidak kunjung berhenti bisa menyebabkan anak mengalami dehidrasi. Untuk mencegahnya, berikan Si Kecil banyak minum air putih. Supaya anak tidak kembung, Bunda bisa memberikan air putih dalam jumlah yang sedikit, tapi dengan frekuensi yang lebih sering.

Kehilangan cairan akibat muntah dan diare juga bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan elektrolit. Untuk itu, Bunda juga bisa memberikan Si Kecil cairan rehidrasi oral atau minuman yang mengandung elektrolit agar kadar elektrolit di tubuh anak tetap terjaga.

2. Memberinya makan dalam porsi yang kecil
Jika Si Kecil sudah tidak mual, Bunda bisa mulai memberikannya makanan yang mudah dicerna, seperti biskuit tanpa rasa, pisang, atau roti. Namun, pastikan Bunda memberikannya dalam porsi yang kecil, ya. Jika Si Kecil kembali mual, hentikan dulu pemberian makanannya.

3. Memastikan anak cukup istirahat
Mual, muntah, diare, demam, dan dehidrasi akibat keracunan makanan bisa membuat anak menjadi lemas. Oleh karena itu, setelah memastikan anak tidak kekurangan cairan, pastikan juga Si Kecil beristirahat dengan cukup agar kondisinya bisa segera membaik.

Sebisa mungkin ciptakan lingkungan yang nyaman untuk Si Kecil istirahat dan jangan biarkan ia terlalu banyak bermain gadget.

4. Tidak memberikan obat diare yang dijual bebas
Jika Si Kecil mengalami diare akibat keracunan makanan, hindari memberikannya obat diare tanpa pemeriksaan dokter terlebih dahulu. Pasalnya, mengonsumsi sembarang obat justru bisa membuat gejala keracunan makanan semakin parah.

Jika ditangani dengan tepat, keracunan makanan pada anak bisa sembuh dengan cepat. Namun, jika diare dan muntah tidak kunjung berhenti, Si Kecil mengalami demam tinggi, atau anak terlihat lemas dan sangat mengantuk, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sumber : https://www.alodokter.com/jangan-panik-ini-4-cara-mengatasi-keracunan-makanan-pada-anak

17/03/2022

Beragam Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan Anak

Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, wajar saja bila mengonsumsi buah belimbing bisa memberikan banyak manfaat kesehatan untuk anak, di antaranya:

1. Mendukung kesehatan jantung
Kalium dan natrium pada buah belimbing merupakan elektrolit yang dapat menjaga tekanan darah dan denyut jantung agar tetap stabil. Selain kalium, kalsium pada buah ini juga dapat membantu otot pembuluh darah menjadi lebih rileks, sehingga menurunkan risiko terjadinya peningkatan tekanan darah.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh
Dalam 100 gram buah belimbing terdapat sekitar 34 miligram vitamin C. Vitamn C berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak, agar ia tidak mudah sakit.

Selain itu, senyawa seperti quercetin, gallic acid, dan epicatechin yang terkandung dalam belimbing merupakan antioksidan yang baik untuk menangkal efek radikal bebas.

3. Menyehatkan saluran cerna
Buah belimbing mengandung serat dan air. Mengonsumsi cukup serat dan air setiap harinya akan membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, melunakkan tinja, serta menurunkan risiko terjadinya sembelit.

4. Menstabilkan kadar gula darah
Perlu Bunda ketahui, serat yang terkandung dalam buah belimbing tidak hanya baik untuk saluran pencernaan saja, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Beberapa penelitian bahkan menyebutkan adanya efek ekstrak belimbing untuk meningkatkan produksi insulin. Namun, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui efektivitasnya dalam pengobatan diabetes.

5. Mempercepat penyembuhan luka
Saat anak sedang aktif, maka risiko untuk terjatuh dan mengalami luka tidak terhindarkan ya, Bun. Nah, belimbing merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Ketika anak terluka, vitamin ini membantu produksi kolagen dan perbaikan jaringan, sehingga mempercepat penyembuhan luka.

6. Menjaga kesehatan sistem pernapasan
Belimbing memiliki efek antiradang yang bermanfaat untuk manjaga kesehatan sistem pernapasan. Mengonsumsi buah ini bahkan diyakini bisa membantu melegakan tenggorokan dan mengencerkan dahak, sehingga bisa digunakan sebagai terapi tambahan saat anak mengalami infeksi saluran pernapasan.

Melihat banyaknya manfaat buah belimbing untuk kesehatan anak, mulai sekarang Bunda bisa memasukkan buah ini ke dalam menu harian Si Kecil. Pilihlah buah belimbing yang sudah matang dan cuci buah sampai benar-benar bersih sebelum diberikan ke anak.

Buah belimbing yang sudah bersih harus dipotong bagian ujungnya terlebih dahulu, kemudian Bunda bisa mengiris atau memotong buah ini kecil-kecil agar lebih mudah dimakan oleh anak. Jangan lupa juga untuk membuang bijinya agar tidak tertelan.

Selain buah belimbing, tetap berikan anak makanan yang mengandung sumber nutrisi lainnya, seperti karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Bila Bunda bingung makanan apa saja yang baik untuk kesehatan buah hati, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Sumber : https://www.alodokter.com/beragam-manfaat-buah-belimbing-untuk-kesehatan-anak

16/03/2022

Manfaat dan Efek Samping Tanin sebagai Zat Pewarna dalam Teh

Tanin termasuk dalam golongan polifenol dan terdiri dari beberapa jenis. Senyawa ini diduga memiliki sifat antioksidan, antikanker, antialergi, dan antiradang.

Berdasarkan jenisnya, berikut adalah beberapa manfaat tanin untuk kesehatan tubuh:

1. Ellagitannin
Salah satu jenis tanin yang terdapat dalam teh adalah ellagitannin. Penelitian menunjukkan bahwa ellagitannin diduga dapat meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas bakteri usus yang menguntungkan, serta berperan dalam mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

2. Epigallocatechin gallate (EGCG)
Jenis tanin lain yang ditemukan dalam teh hijau adalah epigallocatechin gallate (EGCG). EGCG termasuk dalam kelompok senyawa yang dikenal sebagai katekin.

Dalam penelitian terhadap hewan ditemukan bahwa EGCG diduga dapat mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis tertentu, seperti penyakit jantung dan kanker.

Selain itu, EGCG juga dipercaya dapat membantu mengurangi berat badan, meningkatkan fungsi sel saraf, dan mencegah penyakit otak akibat pertambahan usia.

3. Theaflavin dan thearubigin
Jenis tanin bernama theaflavin diduga dapat menjaga metabolisme tubuh, mencegah pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis penyebab sakit gusi atau sakit gigi, mencegah dan mengendalikan infeksi pada saluran pencernaan, serta menjaga kepadatan massa tulang.

Sedangkan jenis tanin yang bernama thearubigin diduga memiliki efek antikanker serta baik bagi kesehatan saluran pencernaan dan tulang.

Meski dipercaya memiliki khasiat yang besar, perlu digarisbawahi jika berbagai manfaat tanin di atas masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut.

Efek Samping Tanin
Senyawa tanin memang memberikan beberapa manfaat kesehatan. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, tanin justru dapat menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi tanin yaitu:

Mengurangi penyerapan zat besi
Salah satu efek samping tanin yaitu menghambat tubuh menyerap zat besi. Efek samping ini mungkin tidak memengaruhi orang yang memiliki kadar zat besi cukup di tubuhnya. Namun, kondisi ini bisa menjadi masalah bagi penderita kekurangan zat besi.

Menyebabkan mual
Tingginya kadar tanin dalam teh dapat menyebabkan mual jika diminum saat perut kosong. Kondisi ini terutama berpengaruh pada penderita gangguan sistem pencernaan.

Meski demikian, penderita kekurangan zat besi dan gangguan sistem pencernaan tetap dapat mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung tanin. Hanya saja, disarankan untuk membatasi jumlahnya.

Sumber : https://www.alodokter.com/manfaat-dan-efek-samping-tanin-sebagai-zat-pewarna-dalam-teh

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai manfaat dan efek samping tanin lebih lanjut, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

15/03/2022

4 Faktor Penyebab DBD yang Harus Diwaspadai

Untuk mencegah infeksi virus dengue, ada beberapa faktor penyebab DBD yang harus Anda waspadai, di antaranya:

1. Curah hujan tinggi
Hujan terus-menerus dapat menimbulkan genangan air di berbagai tempat, termasuk di sekitar pemukiman. Genangan-genangan air biasanya terbentuk di talang air, ban bekas, kaleng atau botol bekas, pelepah daun, hingga lubang pohon.

Genangan yang terbentuk akibat curah hujan tinggi ini akan menjadi tempat bagi nyamuk berkembang biak. Saat pop**asi nyamuk penyebab DBD meningkat, maka risiko penularan virus dengue di masyarakat akan meningkat p**a.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menyingkirkan, menutup, dan menguras benda-benda di rumah yang berpotensi menimbulkan genangan air, seperti pot, drum, atau toren air sebelum hujan tiba, guna mencegah nyamuk berkembang biak dan menularkan penyakit.

2. Pernah menderita demam berdarah
Seseorang bisa terinfeksi virus dengue yang menyebabkan DBD sebanyak 4 kali selama hidupnya. Jika seseorang pernah mengalami demam dengue sebelumnya, maka ia berisiko tinggi terkena DBD apabila kembali terinfeksi virus dengue.

3. Memiliki daya tahan tubuh yang lemah
Penelitian menunjukkan bahwa daya tahan tubuh memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi virus dengue. Daya tahan tubuh yang kuat hanya akan menyebabkan gejala ringan saat seseorang terkena demam berdarah.

Sementara pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah, infeksi virus dengue dapat menyebabkan DBD dengan gejala yang parah, seperti kebocoran pembuluh darah dan peradangan hebat, terutama pada mereka yang memiliki penyakit penyerta.

4. Kebiasaan menggantung baju di kamar
Gantungan baju di kamar dapat menjadi sarang nyamuk penyebab DBD. Hal ini karena setelah menggigit manusia, nyamuk Aedes aegypti betina senang beristirahat ditempat gelap, seperti di sela-sela baju yang tergantung.

Oleh karena itu, hindari menggantung baju di kamar serta bersihkan kamar dan rumah secara berkala agar tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

Sumber : https://www.alodokter.com/4-faktor-penyebab-dbd-yang-harus-diwaspadai

14/03/2022

Ini Lho Cara Mengatasi dan Mencegah Kaki Lecet karena Sepatu

Agar kamu bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa menimbulkan lecet di kaki, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Gunakan sepatu dengan ukuran yang pas dan bahan yang nyaman
Ukuran sepatu yang tidak pas bisa meningkatkan risiko terjadinya kaki lecet. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih sepatu dengan ukuran yang pas dan bahan yang nyaman.

Saat kamu membeli sepatu baru, kamu juga bisa menggunakan pembentuk sepatu kayu (shoetrees) atau memasukkan plastik sampai penuh agar sepatu bisa lebih renggang. Biarkan sepatu dalam keadaan ini selama 1–2 hari.

Selain itu, mengoleskan leather conditioner atau minyak kelapa dan minyak zaitun di area sepatu yang paling sering bergesekan dengan kaki juga dapat membuat permukaan sepatu yang kasar menjadi lebih lembut.

2. Gunakan kaus kaki
Menggunakan kaus kaki juga bisa melindungi dan mencegah terjadinya kaki lecet. Pastikan kaus kaki yang dipakai dapat menyerap keringat dengan baik, seperti bahan katun. Jangan lupa mengganti kaus kaki jika dirasa sudah lembap atau basah, ya.

3. Gunakan bantalan atau plester
Kamu bisa menggunakan bantalan tambahan di sepatu untuk menjaga kaki dari gesekan, sehingga luka lecet dapat dicegah. Selain itu, kamu juga bisa menempelkan plester atau lakban kertas di atas tumit atau jari-jari kaki agar tidak lecet.

4. Pakai petroleum jelly
Sebelum memakai sepatu atau high heels, oleskan petroleum jelly di bagian kaki yang rentan lecet. Cara ini bisa mencegah luka akibat gesekan kulit dengan permukaan kasar.

Meski bukan tergolong berbahaya, kaki lecet karena sepatu perlu diatasi dengan benar supaya lukanya tidak semakin parah atau malah mengalami infeksi. Lakukan juga cara mencegahnya supaya kaki bebas lecet dan kamu bisa beraktivitas dengan leluasa.

Jika lecet kaki tidak kunjung sembuh atau luka malah semakin meluas dan bernanah, sebaiknya segera periksakan ke dokter supaya mendapatkan pengobatan.

Sumber : https://www.alodokter.com/ini-lho-cara-mengatasi-dan-mencegah-kaki-lecet-karena-sepatu

12/03/2022

4 Manfaat Vitamin C untuk Kulit Sehat

Berikut ini adalah beberapa manfaat utama vitamin C untuk kulit:

1. Mencegah kerusakan akibat radikal bebas
Vitamin C adalah salah satu sumber antioksidan yang baik. Zat ini dapat mencegah dan melindungi kulit dari kerusakan sel dan jaringan, akibat paparan radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit.

2. Menunjang produksi kolagen
Salah satu manfaat utama vitamin C untuk kulit adalah menunjang produksi kolagen. Kolagen merupakan sejenis protein yang berperan penting dalam memberikan elastisitas dan kelenturan kulit, serta mendukung proses penyembuhan luka alami pada kulit.

3. Melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari
Kulit bisa mengalami kerusakan jika terlalu sering terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Namun, kerusakan ini bisa dicegah berkat adanya vitamin C pada kulit.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin C memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Zat ini terbukti efektif dalam mencegah kerusakan dan mengurangi peradangan pada kulit akibat paparan sinar matahari. Vitamin C juga diduga dapat membantu mencegah terbentuknya flek hitam pada kulit.

4. Menurunkan risiko terkena kanker kulit
Semakin tua usia seseorang, maka kulitnya akan semakin rentan mengalami kerusakan. Jika ada faktor risiko lain, seperti sering terpapar sinar matahari dalam jangka panjang, maka kerusakan kulit tersebut bisa menyebabkan terjadinya kanker kulit.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa efek antioksidan dan antiradang pada vitamin C ternyata juga baik untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Efek ini juga diduga turut berperan dalam mencegah terjadinya kanker kulit.

Karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dari vitamin C untuk kulit, maka nutrisi ini penting untuk diperoleh secara rutin setiap hari.

Sumber : https://www.alodokter.com/ini-manfaat-vitamin-c-untuk-kulit-anda

10/03/2022

Kenali Penyebab Sariawan yang Sering Tidak Disadari

Di bawah ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan munculnya sariawan:

1. Sikat gigi terlalu keras
Menyikat gigi terlalu keras bisa menjadi salah satu penyebab munculnya sariawan. Pasalnya, saat Anda menyikat gigi terlalu keras atau menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang kasar, Anda dapat melukai gusi dan permukaan dinding rongga mulut. Luka inilah yang dapat berujung pada munculnya sariawan.

2. Luka tergigit
Bibir, lidah, atau bagian dalam p**i kadang dapat tidak sengaja tergigit saat bicara atau makan. Hal ini akan menyebabkan luka, yang kemudian bisa berkembang menjadi sariawan. Luka di dalam mulut juga dapat terjadi akibat tertusuk duri ikan, tusuk gigi, atau terkena alat makan.

3. Pemakaian kawat gigi
Pemakaian kawat gigi juga sering kali menimbulkan sariawan. Hal ini karena bagian tepi atau ujung kawat gigi dapat menggesek permukaan dalam p**i, sehingga menimbulkan luka dan sariawan. Selain kawat gigi, pemakaian gigi palsu yang tidak pas juga bisa menyebabkan sariawan.

4. Kebersihan mulut yang buruk
Kurangnya terjaganya kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan berbagai kuman bersarang di dalam mulut dan menyebabkan infeksi. Sariawan dapat muncul ketika infeksi bakteri ini menimbulkan peradangan dan luka di rongga mulut.

5. Rasa cemas dan stres
Perasaan cemas dan stres yang sering kali tidak kita sadari dapat memudahkan munculnya sariawan. Tidak hanya beban emosional, beban fisik yang menyebabkan tubuh kelelahan juga dapat menimbulkan sariawan.

Selain faktor-faktor di atas, sariawan juga bisa muncul akibat kondisi medis tertentu, seperti penyakit Crohn, penyakit celiac, dan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh, misalnya AIDS atau lupus.

Sumber : https://www.alodokter.com/kenali-penyebab-sariawan-yang-sering-tidak-disadari

Ini 5 Manfaat Lidah Buaya untuk WajahSelain bermanfaat sebagai pembersih wajah alami, berbagai manfaat lidah buaya untuk...
09/03/2022

Ini 5 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah

Selain bermanfaat sebagai pembersih wajah alami, berbagai manfaat lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah adalah:

1. Melembapkan kulit
Apa pun jenis kulit kamu, pelembap tetap diperlukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan kulit. Lidah buaya mengandung zat polisakarida dan sterol yang dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.

2. Mempercepat penyembuhan luka
Lidah buaya mampu mempercepat penyembuhan luka di kulit. Kandungan kalsium dan antioksidan pada lidah buaya dapat mempercepat pembelahan sel-sel keratinosit (sel penghasil zat keratin di kulit) dan memperkuat jaringan kulit. Lidah buaya juga diketahui baik untuk memulihkan luka di kulit akibat sunburn.

3. Membantu menghaluskan permukaan kulit
Percepatan pembelahan sel-sel keratinosit juga akan menghaluskan permukaan kulit. Manfaat lidah buaya yang satu ini dapat membantu pengangkatan sel-sel kulit mati, untuk digantikan dengan sel-sel kulit baru yang sehat dan kuat. Lidah buaya juga diklaim dapat membuat wajah tampak lebih putih dan cerah.

4. Mengandung antioksidan dan nutrisi bagi kulit
Berbagai vitamin yang terkandung dalam lidah buaya, seperti vitamin A, C, dan E, merupakan antioksidan yang mampu menangkal serangan radikal bebas akibat paparan asap dan polusi udara pada wajah.

Tidak hanya itu, lidah buaya juga mengandung berbagai enzim yang dapat mencegah penuaan dini pada kulit.

5. Membantu meredakan radang dan gatal
Di bagian dalam daun lidah buaya terkandung zat yang memiliki khasiat antiradang dan antimikroba. Khasiat ini berguna untuk meredakan keluhan pada kulit dengan masalah jerawat, dermatitis (eksim), iritasi setelah terpapar sinar matahari, dan psoriasis.

Sumber :

Sejak dahulu, tanaman lidah buaya dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan pada rambut dan kulit. Lalu, apa saja manfaat lidah buaya

08/03/2022

Beragam Makanan yang Bisa Bikin Rambut Anak Sehat

Rambut anak yang sehat biasanya ditandai dengan tidak mudah patah dan rontok, warna rambut berkilau, dan juga tidak kering. Agar kesehatan rambut anak terjaga, Bunda bisa memberikan ia makanan yang bermanfaat untuk rambut, seperti:

1. Telur
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapatkan dan umumnya disukai oleh anak-anak. Protein tinggi pada telur dapat membantu pertumbuhan rambut karena folikel rambut itu sendiri dibentuk oleh protein. Kekurangan protein diketahui dapat memicu terjadinya kerontokan rambut.

Selain mengandung protein, telur juga mengandung biotin yang dibutuhkan dalam produksi keratin, yaitu protein pelindung yang membuat rambut, kuku, dan kulit tetap sehat.

2. Daging
Selain telur, daging juga merupakan salah satu sumber protein. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, protein berperan penting untuk membantu pertumbuhan rambut dan menjaga agar rambut tetap sehat dan kuat.

Selain sebagai sumber protein, daging juga mengandung zat besi yang penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi sering dikaitkan dengan rambut rontok.

3. Bayam
Bayam menyimpan gizi yang melimpah, seperti folat, zat besi, serta vitamin A dan C. Lengkapnya zat gizi dalam bayam ini dapat membantu menyehatkan rambut anak.

Vitamin A yang terkandung dalam bayam juga berperan dalam memproduksi sebum, yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit kepala agar rambut tidak mudah rusak.

4. Alpukat dan jambu biji
Buah alpukat mengandung vitamin E yang sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan rambut. Selain itu, vitamin E juga dikenal dengan sifat antioksidannya yang dapat menangkal efek paparan radikal bebas yang rentan merusak rambut.

Sedangkan, buah jambu biji merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Vitamin C diketahui mampu mencegah terjadinya kerusakan rambut dan merangsang pembentukan kolagen, yang juga memiliki peranan penting dalam menjaga struktur rambut yang sehat.

5. Ikan
Ikan salmon dan makarel mengandung tinggi asam lemak omega yang dipercaya berperan penting dalam pertumbuhan rambut. Selain itu, ikan-ikan ini juga kaya akan protein, selenium, vitamin D3, dan vitamin B, yang bisa membantu rambut tetap sehat dan kuat.

6. Kacang-kacangan
Selain nikmat dikonsumsi sebagai camilan sehat, kacang-kacangan, seperti kacang almond juga baik untuk kesehatan rambut anak. Hal ini berkat vitamin B dan E, zinc, serta asam lemak esensial yang terkandung di dalam kacang-kacangan.

Tidak membuat rambut anak sehat saja, mengonsumsi kacang secara rutin juga bisa menyehatkan tubuh, bahkan meredakan peradangan, lho.

7. Ubi
Ubi mengandung beta karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Nah, vitamin A ini punya peran penting untuk mempercepat laju pertumbuhan rambut, membuat rambut lebih bervolume, mencegah terjadinya kerusakan folikel rambut, mencegah rambut kering, dan membuat rambut tampak lebih berkilau.

8. Yoghurt
Yoghurt mengandung vitamin B5 atau yang dikenal sebagai asam pantotenat. Vitamin ini membantu melancarkan aliran darah ke kulit kepala, melawan penipisan rambut, serta mencegah kerontokan pada rambut anak.

Nah, itulah beragam makanan yang bisa Bunda berikan ke Si Kecil agar kesehatan rambutnya selalu terjaga. Tetapi, saat memberikan makanan-makanan ini, tetap pantau reaksi anak setelah mengonsumsinya, ya. Pasalnya, beberapa makanan di atas berisiko menimbulkan reaksi alergi.

Kalau Bunda masih ragu untuk menentukan makanan apa yang sebaiknya diberikan ke Si Kecil, jangan sungkan untuk berkonsultasi langsung ke dokter agar dokter dapat memberikan saran terbaik.

Sumber : https://www.alodokter.com/beragam-makanan-yang-bisa-bikin-rambut-anak-sehat

Address

Karang Satria
Bekasi
17510

Telephone

+6281234228321

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Obat Herbal Ginjal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Obat Herbal Ginjal:

Shortcuts

Share