Teras Lotara

Teras Lotara Berbagi ide, inspirasi, dan informasi berbagai topik teknologi, gaya hidup, budaya, sosial dan insight.

28/04/2026

Sebuah video arsip TVRI tahun 1979 mendadak viral dan sukses bikin netizen senyum… sekaligus nyesek. Dalam video tersebut, warga Desa Purorejo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang terlihat kompak membangun masjid seluas 192 m².

Yang bikin heboh bukan cuma gotong royongnya, tapi biayanya: Rp4.000.000.
Sekilas kecil… sampai netizen sadar itu tahun 1979 😭

Bantuan bupati saat itu Rp200.000, sisanya hasil swadaya warga.
Netizen pun langsung “menghitung masa depan”:

“4 juta dulu itu sekarang berapa ya…?”
“Kayaknya udah level miliaran 😭”

Benar saja, kalau pakai perbandingan harga emas, nilainya bisa tembus Rp1 miliar lebih saat ini. Seketika, banyak yang merasa… tabungannya mendadak tidak ada artinya 🥲

Tak sedikit juga yang bercanda:

“Zaman dulu bangun masjid 4 juta, sekarang bangun rumah… 4 juta cuma buat beli keramik doang.”
“Dulu 200 ribu bantuan, sekarang 200 ribu… ya buat isi bensin seminggu 😅”

Meski bikin dompet terasa tipis secara emosional, video ini juga mengingatkan satu hal: kuatnya budaya gotong royong. Dulu, masyarakat bisa bangun masjid besar bareng-bareng.
Sekarang? Patungan grup aja kadang harus di-tag dulu

27/04/2026

Ini bukan sabana Afrika… tapi ini di Pulau Lombok

Kadang yang kita cari jauh-jauh, ternyata ada di tanah sendiri.
Keindahan alam Lombok memang nggak pernah kehabisan cara buat bikin jatuh cinta lagi dan lagi.

📍 Lendang Dangar, Bayan, Lombok Utara
📹: linwlntt

PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dengan menangani sementara operasional tiga Stasiun Pengisian Bahan Bak...
27/04/2026

PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dengan menangani sementara operasional tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kebijakan ini dilakukan menyusul penutupan SPBU di wilayah Kayangan, Tanjung, dan Pemenang akibat proses eksekusi lahan oleh pengadilan.

Pengambilalihan ini bertujuan untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga. Pertamina menyebut langkah tersebut merupakan bentuk respons atas gangguan layanan serta permintaan dari pemerintah daerah.

Dilansir dari kicknews.today, penanganan sementara ini juga dilakukan agar pelayanan publik tetap terjaga, terutama di tengah kebutuhan energi yang tinggi di Lombok Utara.

Sekretaris Daerah Lombok Utara, Sahabuddin, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Pertamina. Ia menilai intervensi tersebut menjadi solusi penting untuk menjaga stabilitas distribusi BBM di tengah situasi yang sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

“Tentu kami sangat berterima kasih kepada Pertamina yang sudah berkenan meng-handle tiga SPBU yang sempat ditutup beberapa waktu lalu karena keputusan pengadilan. Harapannya persoalan ini bisa segera selesai agar pelayanan kembali normal,” ujarnya.

Sebelumnya, penutupan tiga SPBU ini sempat menjadi perhatian publik karena berpotensi mengganggu pasokan BBM di wilayah Lombok Utara. Dengan adanya pengambilalihan sementara oleh Pertamina, operasional SPBU kini mulai kembali berjalan sambil menunggu penyelesaian proses hukum yang mendasari penutupan tersebut.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan distribusi energi sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bergantung pada ketersediaan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi akan menggelar Talk Show Kartini Banat Festival 2026 pada Kamis, ...
21/04/2026

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi akan menggelar Talk Show Kartini Banat Festival 2026 pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Birrul Waalidain, Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat nilai perjuangan dan refleksi sejarah.

Mengusung tema “Dua Momentum, Satu Perjuangan: NBDI dan Kartini dalam Mewujudkan Cita-cita Hamzanwadi”, acara ini menggabungkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dengan nilai perjuangan Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam satu panggung pergerakan.

Kegiatan ini akan menghadirkan dua narasumber, yakni TGM. H. Muhammad Zainuddin Ruslan dan Lailatul Ismy, dengan moderator Mir’atul Izzatillah. Diskusi akan mengupas peran perempuan tidak hanya sebagai simbol, tetapi sebagai aktor utama dalam membangun peradaban berbasis ilmu, iman, dan keberanian.

Selain talk show, Kartini Banat Fest 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai rangkaian acara, seperti penampilan Tim Wasiat Alma’hady, tari Tembeng Putik, pantomim, orasi ilmiah keperempuanan, serta pembagian hadiah lomba puisi. Seluruh kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis.

Ketua Umum HIMMAH NWDI Fakultas Teknik, Rizki Parabi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran kolektif untuk menjaga dan melanjutkan perjuangan para pendahulu.

“Ini bukan sekadar acara. Ini adalah bentuk syukur yang harus kita buktikan. Kita hari ini berdiri di atas keringat para pejuang—yang membangun, mendidik, dan menyediakan ruang untuk kita berkembang. Kartini Banat Fest 2026 adalah cara kami merawat ingatan itu, sekaligus memastikan perjuangan ini tidak berhenti di generasi kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam peradaban. Menurutnya, sudah saatnya perempuan diberi ruang yang lebih luas untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, HIMMAH NWDI Fakultas Teknik berharap mampu membangun kesadaran kolektif kader dan masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan berbasis nilai keilmuan, keislaman, dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai aktor utama dalam peradaban.

Keluarga Besar Mahasiswa Lombok Utara (KBMLU) menggelar hearing untuk mengawal progres program revitalisasi sekolah ting...
18/04/2026

Keluarga Besar Mahasiswa Lombok Utara (KBMLU) menggelar hearing untuk mengawal progres program revitalisasi sekolah tingkat pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) di Kabupaten Lombok Utara, Jumat (17/4).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus, DPRD KLU Komisi III, Dinas Dikbudpora, serta sejumlah kepala sekolah dan pihak terkait. Forum tersebut bertujuan memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Dalam hearing tersebut, mahasiswa menyoroti sejumlah isu penting di lapangan, mulai dari keterbukaan anggaran, mekanisme pelaksanaan proyek, hingga potensi penyimpangan dalam proses revitalisasi.

Ketua KBMLU, Abed Aljabiri Adnan, menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal program strategis pemerintah agar berjalan sesuai tujuan.

“Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan program ini berjalan sebagaimana mestinya. Revitalisasi sekolah adalah program besar yang menyangkut masa depan generasi kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, KBMLU siap menjadi pengawas eksternal bersama masyarakat dalam memastikan setiap tahapan program berjalan transparan dan bertanggung jawab.

“Jika ada indikasi penyimpangan, kami akan berada di garis depan untuk mengawal. Uang yang digunakan adalah uang rakyat, sehingga hasilnya harus kembali untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Melalui forum ini, KBMLU berharap terbangun sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam mengawal pembangunan sektor pendidikan, khususnya di Lombok Utara, guna mencegah praktik yang merugikan kepentingan publik.

Pemerintah Iran menyatakan bahwa jalur pelayaran di Strait of Hormuz terbuka untuk seluruh kapal komersial selama period...
17/04/2026

Pemerintah Iran menyatakan bahwa jalur pelayaran di Strait of Hormuz terbuka untuk seluruh kapal komersial selama periode gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, sebagaimana dilaporkan Reuters. Ia menyebut bahwa “lintasan kapal komersial dinyatakan sepenuhnya terbuka” untuk sisa masa ceasefire.

Araqchi menambahkan, pergerakan kapal tetap harus mengikuti rute yang telah dikoordinasikan sebelumnya oleh organisasi pelabuhan dan maritim Iran.

Pembukaan ini dikaitkan dengan situasi gencatan senjata di kawasan, termasuk yang melibatkan Lebanon. Namun, tidak ada rincian tambahan mengenai durasi pasti pembukaan jalur tersebut selain mengikuti periode gencatan senjata yang berlaku.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia.

17/04/2026

Sebuah video banjir deras viral di media sosial karena menampilkan jembatan yang terlihat seolah-olah bergerak mengikuti arus air. Efek visual tersebut memicu kebingungan dan beragam komentar netizen.

Sejumlah warganet menjelaskan bahwa jembatan sebenarnya tidak bergerak. Arus banjir yang sangat kuat menyeret vegetasi dan material dengan cepat sehingga menciptakan ilusi optik.

Apa yang kita lihat belum tentu sepenuhnya benar. Sudut pandang yang keliru bisa membuat sesuatu yang diam tampak bergerak. Dalam hidup, seperti halnya dalam video ini, memahami konteks dan melihat dari berbagai sisi sering kali lebih penting daripada bereaksi cepat.

17/04/2026

Seorang warga negara asing (WNA) tampak terkejut mendengar suara petir yang menggelegar di langit Jakarta. Reaksi tersebut ramai dibicarakan warganet dan memunculkan pertanyaan, “Emang beda petir di negaranya?”

Bagi warga Jakarta, suara guntur keras merupakan hal yang umum, terutama saat hujan lebat. Namun bagi warga asing yang terbiasa dengan iklim subtropis, karakter suara petir di Indonesia kerap terasa lebih mengejutkan.

Menurut penjelasan BMKG, wilayah tropis seperti Indonesia memiliki suhu dan kelembapan udara yang tinggi, sehingga mendukung pembentukan awan hujan jenis cumulonimbus yang menjadi sumber utama petir dan guntur.

BMKG juga menjelaskan bahwa udara lembap mampu menghantarkan gelombang suara dengan lebih baik. Kondisi tersebut membuat suara guntur terdengar lebih keras dan bergema lebih panjang. Selain itu, dasar awan hujan di wilayah tropis umumnya lebih rendah, sehingga jarak sambaran petir ke permukaan tanah lebih dekat dan menghasilkan suara yang lebih menggelegar.

Penjelasan serupa juga disampaikan oleh World Meteorological Organization, yang menyebut bahwa badai petir di kawasan tropis cenderung memiliki karakter suara guntur lebih kuat dibandingkan wilayah subtropis karena aktivitas atmosfer yang lebih intens.

Fenomena ini menjelaskan mengapa suara petir di Jakarta kerap terdengar menggelegar dan berbeda dengan karakter petir di banyak negara lain.

17/04/2026

Lombok Utara lagi-lagi bikin jatuh cinta.

Ada yang tau ini di mana?

Credit video:

17/04/2026

Senja dan sawah, tenang tanpa banyak kata.
Hijau membentang, cahaya perlahan tenggelam.

Indahnya Lombok Utara.

Tebak ini di mana?

Credit video: sweethoney

16/04/2026

Sebuah video percakapan warga Indonesia saat berlibur di Australia viral di media sosial setelah diunggah akun di media sosial.

Dalam video tersebut, dua pria membahas harga sebuah makanan yang disebut sangat enak. Harganya sekitar 9 dolar, yang kemudian dikonversi ke rupiah menjadi kurang lebih Rp100 ribu. Momen sederhana ini justru memancing tawa karena terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang Indonesia saat ke luar negeri.

Unggahan itu dibanjiri komentar netizen yang merasa relate. Sejumlah akun mengingatkan agar tidak terlalu sering mengingat kurs saat liburan.

je**:** “rules 1: never convert the currency when u’re travelling”

**:** “kalau jajan di LN jangan inget kurs, bisa nyesel”

**:** “teh Solo £3 di London itu sakit”

** 🥢:** “kesenjangan currency 😀”

Di balik kelucuannya, video ini menyimpan pesan reflektif. Perbedaan nilai mata uang mengajarkan bahwa persepsi “mahal” dan “murah” sangat bergantung pada konteks. Saat bepergian, menikmati pengalaman sering kali lebih penting daripada terus membandingkan harga dengan rupiah. Liburan bukan hanya soal belanja, tetapi juga tentang memahami realitas ekonomi global dan belajar menyesuaikan cara pandang.

16/04/2026

Sebuah unggahan di media sosial kembali mencuri perhatian warganet. Kali ini, bukan karena teknologi canggih atau inovasi ramah lingkungan, melainkan karena solusi anti-nyamuk yang dinilai “out of the box” sekaligus bikin jantung ikut berdebar.

Dalam sebuah video yang viral di platform Threads, seorang pengguna dengan akun huyihung memperlihatkan kipas angin berdiri yang dimodifikasi secara sederhana. Di bagian belakang kipas, tampak sebuah obat nyamuk bakar spiral terpasang rapi, tepat di jalur hembusan angin. Alhasil, asap obat nyamuk pun tersebar cepat ke seluruh ruangan dengan bantuan kipas.

Unggahan tersebut disertai keterangan berbahasa Mandarin yang kurang lebih berarti, “Saat ada nyamuk di antara bahan masakan, aku hanya bisa memikirkan cara ini,” lengkap dengan emoji senyum yang seolah berkata: ini aman… kan? Video itu langsung ditonton lebih dari satu juta kali dan menuai puluhan ribu interaksi.

Namun, tak butuh waktu lama hingga kolom komentar berubah menjadi arena antara humor dan kekhawatiran. Salah satu komentar populer berbunyi, “Tunggu, yang kamu bunuh itu nyamuk… atau manusia?” Komentar tersebut bahkan mendapat ribuan tanda s**a, menandakan kegelisahan kolektif netizen yang ikut menghirup imajinasi asapnya.

Sejumlah warganet menilai cara tersebut memang efektif mengusir nyamuk, tetapi berpotensi berbahaya jika diterapkan di ruang tertutup tanpa ventilasi memadai. Yang lain memilih menertawakan kreativitas itu sambil berharap video tersebut hanya eksperimen singkat, bukan tutorial hidup sehat versi ekstrem.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan dan di mana video tersebut direkam. Meski demikian, unggahan akun huyihung di Threads itu sudah terlanjur viral dan menjadi bukti bahwa kreativitas manusia saat melawan nyamuk memang tak pernah kehabisan ide meski kadang ide tersebut membuat netizen menahan napas, secara harfiah maupun emosional.

Address

Lombok

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Teras Lotara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share