Dr Peter Ian Limas

Dr Peter Ian Limas Dr Peter Ian Limas, ahli gizi terkemuka, bantu orang mencapai kesehatan optimal lewat pola makan seha

Attention Perhatian, teman-teman! 🍴🍓🥦Hari ini kami ingin berbicara tentang dunia nutrisi yang menakjubkan! Bagaimanapun,...
12/04/2023

Attention Perhatian, teman-teman! 🍴🍓🥦
Hari ini kami ingin berbicara tentang dunia nutrisi yang menakjubkan! Bagaimanapun, nutrisi yang tepat adalah kunci kesehatan, kecantikan, dan umur panjang! 💪🔥
Pertama, dietetika membantu kita membuat rencana nutrisi individu yang memperhitungkan semua kebutuhan kita: reaksi fisik, emosional, dan bahkan alergi! Ini berarti bahwa kita masing-masing dapat yakin bahwa tubuh mendapatkan apa yang dibutuhkannya. 💯
Kedua, dietetika mengajarkan kita untuk memilih makanan yang tepat. Kita tahu makanan mana yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, yang memungkinkan kita melawan efek berbahaya dari lingkungan. 🌿🌍
Ketiga, berkat dietetika, kita menyingkirkan kebiasaan makan yang buruk, yang mengurangi risiko berkembangnya banyak penyakit, seperti diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular. 🏥❌
Keempat, dietetika memberi kita kesempatan untuk merasa lebih baik, lebih energik, dan produktif sepanjang hari. Who Siapa yang tidak ingin penuh kekuatan dan energi, bukan? 😉
Dan akhirnya, dietetika adalah seni kemampuan menikmati makanan, karena ketika kita tahu cara menggabungkan produk dengan benar, kita tidak hanya mendapatkan hidangan yang sehat, tetapi juga hidangan yang lezat! 🥗🍲🍛
Teman-teman, jangan lupa bahwa menjaga nutrisi Anda adalah menjaga kesehatan Anda! 💚 Bersama dengan ahli diet, kita akan membuat hidup kita lebih cerah, lebih mudah, dan ditunggu-tunggu! 🎉🎊
Apakah Anda sudah beralih ke ahli gizi? Bagikan kesan Anda di komentar! 👇✨

Dietetika adalah ilmu yang mempelajari interaksi makanan dengan tubuh manusia dan membantu orang mencapai gaya hidup seh...
12/04/2023

Dietetika adalah ilmu yang mempelajari interaksi makanan dengan tubuh manusia dan membantu orang mencapai gaya hidup sehat melalui nutrisi yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan meningkatnya masalah kesehatan yang disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang, dietetika menjadi sangat relevan.
Salah satu ahli gizi paling terkenal di dunia adalah Dr. Peter Ian Leamas. Dia adalah ahli gizi yang telah membantu banyak orang di seluruh dunia mengubah kebiasaan makan mereka dan membentuk tubuh mereka. Dia adalah penulis banyak buku, artikel, dan video tutorial tentang nutrisi.
Apa yang secara pribadi menarik saya ke Dr. Leamas adalah pendekatannya terhadap makan sehat. Dia tidak mendukung diet radikal atau ekstrem yang mungkin berbahaya bagi kesehatan. Sebaliknya, ini berfokus pada membantu orang memperkenalkan kebiasaan makan sehat ke dalam hidup mereka yang dapat menjadi gaya hidup jangka panjang.
Dia juga menekankan pentingnya pendekatan individu terhadap nutrisi, dengan mempertimbangkan karakteristik fisik dan psikologis setiap orang. Ini penting karena tidak semua tubuh berfungsi sama, dan apa yang cocok untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain.
Saya juga menemukan pendekatannya terhadap makan sehat sangat realistis dan pragmatis. Itu tidak melarang kelompok makanan tertentu, tetapi menawarkan pendekatan nutrisi yang seimbang yang mencakup berbagai makanan dan konsumsi segala sesuatu dalam jumlah sedang, termasuk karbohidrat dan lemak.
Selain itu, Dr. Leamas tidak hanya mendukung pola makan sehat, tetapi juga gaya hidup sehat secara umum. Ini mengajarkan orang untuk mengelola stres mereka, cukup tidur dan melakukan aktivitas fisik untuk menciptakan tubuh yang sehat dan seimbang.
Secara keseluruhan, saya pikir Dr. Peter Ian Leamas adalah contoh yang bagus tentang bagaimana dietetika dapat membantu orang menjalani hidup yang lebih sehat dan bahagia. Pendekatannya terhadap nutrisi, yang berfokus pada keseimbangan dan kepribadian, dapat membantu orang mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran mereka.
Saya juga berpikir bahwa pendekatannya terhadap gaya hidup sehat adalah contoh bagaimana dietetika dapat membantu orang tidak hanya mencapai tujuan kesehatan tertentu, tetapi juga meningkatkan kehidupan mereka secara keseluruhan. Ketika orang makan dengan benar dan menjalani gaya hidup sehat, mereka merasa lebih baik dan dapat melakukan tugas sehari-hari dengan lebih baik.
Sebagai kesimpulan, saya ingin mengatakan bahwa dietetika adalah ilmu yang dapat membantu orang meningkatkan kehidupan mereka. Dr. Peter Ian Leamas adalah salah satu dari banyak contoh orang yang menggunakan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam dietetika untuk membantu orang menjalani hidup yang lebih sehat dan bahagia. Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan dan kebugaran Anda, hubungi ahli gizi untuk mendapatkan rencana nutrisi individu dan tips gaya hidup sehat.

Нажмите ENTER, чтобы отправить комментарий.
Dr Peter Ian Limas
Кем опубликовано: Endrickson Cambero · 29 март в 18:21 ·
Wawancara dengan ahli gizi Dr. Peter Ian Limas
Moderator: Selamat datang di program kami! Hari ini kami memiliki tamu istimewa - Dr. Peter Ian Limas, ahli gizi terkemuka yang membantu orang mencapai kesehatan optimal melalui gaya hidup sehat dan nutrisi yang tepat. Dr. Leamas, dengan senang hati saya menyambut Anda di program kami!
Dr. Peter Ian Limas: Terima kasih, senang berada di sini dan berbagi pengetahuan saya tentang nutrisi dengan pemirsa Anda.
Moderator: Mari kita mulai dari awal. Beri tahu kami apa yang mendorong Anda untuk mengikuti dietetika dan bagaimana Anda sampai pada profesi Anda?
Dr. Peter Ian Limas: Kecintaan saya pada dietetika dimulai sejak kecil ketika saya memperhatikan ibu saya, yang menderita obesitas dan masalah kesehatan terkait. Saya melihat bagaimana dia berjuang dengan diet dan olahraga, dan itu membangkitkan minat saya pada nutrisi dan dampaknya terhadap kesehatan. Selanjutnya, saya memutuskan untuk mengabdikan hidup saya untuk mempelajari nutrisi dan membantu orang mencapai gaya hidup sehat.
Moderator: Pendidikan dan kualifikasi seperti apa yang diperlukan untuk pekerjaan seorang ahli gizi?
Dr. Peter Ian Limas: Pertama, Anda memerlukan gelar sarjana di bidang dietetika atau nutrisi. Kemudian, penting untuk menyelesaikan magang atau magang di bawah bimbingan ahli gizi berpengalaman untuk mendapatkan pengalaman praktis dan belajar bagaimana menerapkan pengetahuan teoritis dalam praktik. Setelah itu, perlu untuk lulus ujian dan mendapatkan lisensi untuk kegiatan profesional. Penting juga untuk terus meningkatkan kualifikasi Anda dan mempelajari penelitian baru di bidang nutrisi.
Pemimpin: Pernahkah Anda menemukan kesalahpahaman umum tentang dietetika? Seperti apa mereka?
Dr. Peter Ian Limas: Salah satu kesalahpahaman yang paling umum adalah bahwa ahli gizi hanya memerintahkan orang apa yang harus dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan. Faktanya, pekerjaan kami jauh lebih kompleks. Kami mempelajari kebutuhan individu setiap klien dan membantu mereka mengembangkan rencana nutrisi yang seimbang dan sehat yang akan memenuhi tujuan dan gaya hidup pribadi mereka. Juga, banyak orang percaya bahwa ahli gizi hanya merekomendasikan diet ketat, tetapi pada kenyataannya, kami mencoba mengajari orang kebiasaan makan yang benar sehingga mereka dapat menikmati makanan dan tetap sehat tanpa batasan.
Moderator: Apa prinsip dasar makan sehat yang ingin Anda sampaikan kepada pemirsa kami?
Dr. Peter Ian Limas: Saya ingin menekankan tiga prinsip utama:
Keragaman: Berusahalah untuk memasukkan berbagai makanan ke dalam diet Anda, termasuk sayuran, buah-buahan, sereal, daging, dan produk susu. Ini akan membantu memastikan bahwa semua elemen makro dan mikro yang diperlukan diperoleh.
Moderasi: Tidak perlu sepenuhnya mengecualikan makanan tertentu dari diet jika tidak menyebabkan alergi atau intoleransi. Hal utama adalah mengkonsumsinya dalam jumlah sedang.
Keseimbangan: Keseimbangan antara kalori yang dikonsumsi dan energi yang dikeluarkan adalah penting. Usahakan untuk menjaga keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak agar tubuh berfungsi secara efisien.
Moderator: Apa pendapat Anda tentang diet populer seperti keto, paleo, atau makanan mentah?

Minuman Manis & GulaTren konsumsi minuman manis kekinian di Indonesia semakin hari semakin meningkat.Kali ini Gizigo aka...
12/04/2023

Minuman Manis & Gula
Tren konsumsi minuman manis kekinian di Indonesia semakin hari semakin meningkat.
Kali ini Gizigo akan membahas mengenai fenomena tersebut, serta bagaimana dampaknya bagi kesehatan tubuh kita.
Kontributor
Yasmin Aulia Rahmah
Yasmin adalah intern Gizigo 2022 dari Jurusan Gizi Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Yasmin bisa dihubungi di sini.
Dewasa ini, banyak muncul berbagai macam minuman manis, atau yang biasa kita sebut dengan minuman kekinian. Banyak kawula muda yang penasaran ingin mencoba jenis minuman “viral” ini, terlebih karena harganya yang relatif terjangkau, mudahnya akses untuk dipesan secara daring, rasanya manis dan menyegarkan ketika dikonsumsi, serta kemasannya yang “instagramable”.
Akan tetapi, apakah Anda tahu bahwa mengonsumsi minuman dengan kandungan gula yang cukup tinggi dalam sehari dapat memberikan dampak yang kurang baik dalam tubuh?
Mari kita bahas lebih lanjut dalam artikel berikut.
Apa Itu Gula?
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai minuman manis kekinian, yuk kita kenali terlebih dahulu mengenai gula. Simak penjelasan berikut ya!
Gula hampir selalu ada di setiap olahan makanan ataupun minuman. Gula merupakan salah satu bumbu dapur dengan bentuk seperti kristal putih yang memiliki rasa manis. Gula termasuk kedalam jenis karbohidrat yang digunakan sebagai pemanis. Dalam dunia industri pangan, gula digunakan sebagai istilah untuk menyatakan sukrosa, yaitu gula yang diekstrak dari tebu atau bit.1
Selain gula tebu, pemanis lain yang umumnya digunakan pada industri pangan diantaranya seperti madu, sirup glukosa, glukosa kristal, fruktosa, maltosa, laktosa, gula invert, sorbitol dan manitol, gliserin, maupun pemanis buatan seperti sakarin dan siklamat.1
Apa saja Fungsi Gula?
Tidak hanya sebagai pemberi rasa manis saja, ternyata gula juga memiliki kegunaan lainnya lho dalam industri pangan!
Berikut adalah beberapa fungsi lain dari gula yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari:12
Memberikan rasa manis pada makanan ataupun minuman.
Menutupi cita rasa yang kurang mengenakkan, sehingga dapat meningkatkan penerimaan suatu olahan pangan.
Sebagai bahan pengawetan aneka produk pangan.
Sebagai sumber kalori (1 gram gula setara dengan 4 kkal).
Memengaruhi tekstur roti atau kue panggang menjadi lebih lunak dan basah.
Menyempurnakan rasa asam pada minuman penyegar dan minuman ringan.
Menghasilkan zat warna cokelat melalui reaksi maillard.
Menambah stabilitas dalam pembuatan selai dan jeli.
Minuman dengan Pemanis (Sugar-sweetened Beverages
Jenis minuman manis kekinian yang saat ini “viral” di kalangan kawula muda di Indonesia dapat dikategorikan sebagai Sugar-sweetened beverages (SBS). Jenis minuman ini mengandung tinggi gula, namun memiliki nilai gizi yang rendah.3
Sugar-sweetened beverages adalah segala jenis minuman yang diberikan pemanis dalam berbagai bentuk gula, seperti glukosa, laktosa, maltosa, fruktosa, sukrosa, dekstrosa, madu, brown sugar, corn sweetener, corn syrup, high-fructose corn syrup (HFCS), malt syrup, molasses, serta raw sugar.4
Rata-rata jumlah kalori yang diperoleh dari minuman manis adalah sebesar 400 kkal/hari atau setara dengan 25-30% dari total kebutuhan harian yang dibutuhkan oleh setiap individu. Jumlah kalori yang dihasilkan tersebut hampir setara dengan 2 porsi nasi (1 porsi nasi = 100 gram = 180 kkal).5
Spesifik membahas mengenai boba milk tea, jenis pemanis yang umumnya digunakan yaitu HFCS dengan kandungan 55% fruktosa dan 45% glukosa ataupun sukrosa dengan kandungan 50% fruktosa dan 50% glukosa.6
Perlu diketahui bahwa dalam setiap gelas boba milk tea mengandung 38-96 gram gula serta 299-515 kkal energi, berbeda-beda tergantung dari ukuran gelas dan jenis minuman serta topping yang dipilih.7 Cukup besar bukan jumlahnya? Belum lagi apabila ditambahkan dengan topping seperti jeli atau puding, jumlah kalori yang dihasilkan dapat lebih dari 16% dari total asupan energi yang dibutuhkan oleh tubuh.7
Contoh lainnya, dalam satu sajian minuman bersoda (360 ml) mengandung 35-37,5 gram gula dan 140-150 kkal. Jumlah tersebut hampir setara dengan 1 porsi nasi (180 kkal), dimana nasi memberikan manfaat yang lebih baik sebagai sumber energi tubuh.3
Apa saja Contoh Sugar-sweetened Beverages?
Berikut adalah beberapa macam contoh Sugar-sweetened beverages atau minuman manis kekinian yang mengandung tinggi gula:47
Bubble/pearl tea (minuman dengan boba)
Thai tea
Teh keju
Kopi susu
Kopi kemasan
Minuman berperisa (dengan atau tanpa buah)
Sirup
Jus buah
Minuman bersoda
Sport drink (minuman isotonik)
Risiko Mengonsumsi Minuman yang Tinggi Gula terhadap Kesehatan Tubuh
Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa minuman manis kekinian yang kerap dikonsumsinya ini mengandung tinggi kalori yang sebagian besar bersumber dari gula yang ditambahkan ke dalamnya. Konsumen cenderung lebih mementingkan rasa dan kelezatan yang ditawarkan dari jenis minuman tersebut.
Padahal, mengonsumsi gula secara berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh lho. Apa saja ya?
Mengonsumsi minuman manis dalam frekuensi yang sering berhubungan erat dengan penambahan berat badan, obesitas, penyakit jantung, penyakit ginjal, gigi berlubang, sembelit, asam urat, dan terjadinya arthritis atau radang sendi.4
Berdasarkan hasil penelitian, disebutkan bahwa mengonsumsi sebanyak 1 liter SSB setiap harinya selama 6 bulan dapat menyebabkan timbulnya sindroma metabolik dan penyakit hati non-alkohol.7
Selain itu, tingginya fruktosa dalam bentuk high fructose corn syrup (HFSC) atau sukrosa dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, terbentuknya lemak visceral, serta peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol tubuh.7 Resistensi insulin dapat terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi gula, yang mana dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes mellitus tipe 2.8
Selain itu, tingginya asupan gula juga dapat menyebabkan imunitas tubuh menjadi lebih lemah, akibat terjadinya hiperglikemia di dalam tubuh, termasuk juga pada sel darah putih yang berkaitan erat dengan sistem pertahanan tubuh manusia.9
Anjuran Konsumsi Gula yang Sehat
Menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2013, kebutuhan gula bagi orang Indonesia adalah kurang dari 50 gram/hari atau maksimal setara dengan 4 sendok makan gula.1011
Sedangkan, menurut American Hearts Association, pembatasan kebutuhan gula tambahan bagi laki-laki adalah tidak lebih dari 9 sendok teh atau 36 gram gula (150 kkal), serta bagi perempuan sebanyak 6 sendok teh atau 25 gram gula (100 kkal) setiap harinya.3
Kesimpulan Singkat
Setelah membaca artikel diatas, sekarang jadi lebih paham kan, perlunya membatasi asupan gula yang dapat diperoleh ketika mengonsumsi minuman manis kekinian. Sebagai konsumen, kita harus lebih bijak lagi dalam memilih apa yang akan kita konsumsi, supaya kondisi tubuh kita tetap sehat dan prima.
Tidak apa-apa sesekali mengonsumsi minuman manis kekinian, akan tetapi tetap perlu diperhatikan jumlahnya. Dianjurkan untuk mengonsumsi 1-2 kali saja setiap bulannya.
Sebagai alternatif, ketika memesan minuman kekinian, Anda dapat meminta pilihan gula yang lebih rendah (setengah atau sepertiga gula normal) serta tidak meminta tambahan toping seperti jeli, puding, cheese foam, milk foam, ataupun tapioka boba.7
Jangan lupa juga untuk selalu minum air putih 8 hingga 12 gelas setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Referensi
Buckle KA, Edwards RA, Fleet GH, Wootton M. Ilmu Pangan Purnomo H, Adiono , editors. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press); 2013.
Zaldiansyah T, Martunis , Fahrizal. Organoleptic Characteristics of Coconut Water Syrup using Fructose Sugar as Substitute for Sucrose Sugar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. 2018 Mei; 3(2).
Malik VS, Hu FB. Sugar-Sweetened Beverages and Cardiometabolic Health: An Update of the Evidence. Nutrients. 2019; 11(😎.
CDC. Get the Facts: Sugar-Sweetened Beverages and. [Online].; 2018 [cited 2022 April 16.
Kemenkes RI. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018.
Veronica MT, Ilmi IMB. Minuman Kekinian di Kalangan Mahasiswa Depok dan Jakarta. Indonesian Journal of Health Development. 2020 September; 2(2).
Min JE, Green DB, Kim L. Calories and Sugars in Boba Milk Tea: Implications for Obesity Risk in Asian Pacific Islanders. Food Science & Nutrition. 2017; 5(1).
Prastyan TAA. Bahaya Dibalik Minuman Kekinian Bubble Milk Tea: Studi Kasus Kota Yogyakarta. Science and Engineering National Seminar. 2021; 6(1).
Kushargina R, Yunieswati W, Rizqiya F. Kebiasaan Konsumsi Minuman Remaja untuk Imunitas Tubuh Youth’s Drink Consumption Habits for the Body Immunity. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA). 2021; 3(3).
Kemenkes RI. Berapa rekomendasi konsumsi gula harian? [Online].; 2018 [cited 2022 April 16.
Menkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji. 2013.
http://deepublishstoresa.pw/gula-minuman-manis/index.html

Address

Jalan Jend. Sudirman Kav 52-53
South Jakarta
12190

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dr Peter Ian Limas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Dr Peter Ian Limas:

Shortcuts

Share

Category