27/04/2026
KETIKA BU DOKTER JADI BIDUANITA...
Imunisasi merupakan suatu upaya kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Vaksin bekerja dengan menstimulasi sistem imun untuk membentuk antibodi dan memori imunologis, sehingga ketika tubuh terpapar patogen yang sebenarnya, tubuh sudah memiliki mekanisme pertahanan untuk melawannya. Pada bayi usia 2 bulan, sistem imun masih dalam tahap maturasi sehingga pemberian imunisasi sangat penting sebagai perlindungan dini terhadap berbagai penyakit infeksi.
Vaksin DPT Hib Hep B IPV diberikan untuk melindungi bayi dari 6 penyakit sekaligus, yaitu difteri, pertusis, tetanus, Hepatitis B, radang selaput otak yg disebabkan kuman H Influenza B, dan infeksi oleh virus Polio.
Difteri merupakan infeksi bakteri yang dapat menyebabkan obstruksi saluran napas dan komplikasi sistemik. Pertusis atau batuk rejan dapat menimbulkan batuk paroksismal yang berat pada bayi dan meningkatkan risiko gagal napas.
Sedangkan tetanus disebabkan oleh toksin bakteri Clostridium tetani yang dapat menyebabkan kekakuan otot dan kejang yang berpotensi fatal.
Vaksin polio bertujuan mencegah poliomyelitis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus polio yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Vaksin hepatitis B diberikan untuk mencegah infeksi virus hepatitis B yang dapat berkembang menjadi hepatitis kronis, sirosis hati, bahkan karsinoma hepatoseluler pada usia dewasa. Selain itu, vaksin rotavirus diberikan untuk melindungi bayi dari infeksi rotavirus yang merupakan penyebab utama gastroenteritis berat pada bayi dan anak. Infeksi ini dapat menyebabkan diare berat dan dehidrasi yang sering kali memerlukan perawatan di rumah
sakit.
Vaksin pneumokokus atau PCV berfungsi mencegah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan pneumonia atau radang paru-paru, meningitis, serta bakteremia yang berisiko tinggi pada bayi.
Dengan pemberian imunisasi sesuai jadwal, bayi dapat membentuk kekebalan spesifik terhadap berbagai patogen tersebut sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian pada anak.