13/02/2022
5 Makanan yang Bisa Meningkatkan Prestasi Otak
Rata-rata, manusia bekerja selama 8-10 jam sehari dalam 5 hari seminggu, atau bahkan lebih. Kesibukan ini tak jarang bikin Anda hanya ingin makan makanan yang cepat diolah dan dikonsumsi. Sayangnya, makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan, terutama otak Anda yang digunakan terus menerus selama bekerja. Lalu adakah makanan untuk otak yang baik diambil?
Berbagai makanan untuk otak yang sehat dan berfungsi optimal
1. Air
Tahukah Anda bahwa 70 persen dari tubuh kita terdiri dari air? Sudah banyak anjuran untuk minum minimal 2 liter air sehari, tapi tidak semua orang melakukannya. Semua fungsi tubuh tergantung pada air agar bisa berfungsi dengan baik. Air pada tubuh berfungsi bak minyak bagi mesin.Jika Anda tidak air yang cukup untuk mengisi cairan yang hilang, otak Anda yang akan menanggung konsekuensinya. Kurang minum air dapat menyebabkan kelelahan dan sakit kepala. Sebaiknya, pastikan untuk minum banyak air sehingga Anda dapat bekerja dengan pikiran yang jernih dan tetap produktif.
2. Ikan salmon
Salmon merupakan makanan untuk otak yang baik dikonsumsi karena mengandung omega-3, yang terbuat dari asam eicosapentaenoic (EPA) docosahexaenoic acid (DHA). Ini adalah asam lemak yang juga ditemukan dalam otak kita. Penelitian telah menunjukkan omega-3 memiliki banyak manfaat yang dapat membantu meningkatkan otak. Salah satunya omega-3 melindungi otak dan mencegah peradangan. Tingkat DHA yang rendah di dalam tubuh juga telah dikaitkan dengan risiko tinggi terkena penyakit Alzheimer dan kehilangan ingatan. Dalam studi terbaru, omega-3 juga dapat membantu mengatur mood agar tetap terjaga sepanjang hari.
3. Buah dari keluarga berry dan makanan kaya akan antioksidan
Buah beri kaya akan antioksidan, yang dapat melindungi otak Anda dan meningkatkan memori. Hal ini akan membantu meningkatkan kinerja otak Anda. Yang termasuk buah-buahan berry di antaranya stroberi, blueberry, mulberry, dan ceri. Buah ini dapat membantu mencegah timbulnya penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson di masa