Mesty Ariotedjo

Website

Mesty Ariotedjo Full time medical doctor, part time model and musician.

Medical Doctor, Faculty of Medicine, University of Indonesia
Spokesperson of Indonesia Heart Foundation
Ambassador of Indonesia Classical Music Foundation
Founder of Children in Harmony
Brand Ambassador of Nivea
Brand Ambassador of Sunsilk
Icon of Indonesia Fashion Week 2012
Harpist
SVARGA

Nggak nyangka, Bund. Terima kasih yang udah muterin lagunya tiap hari di rumah. :)Terima kasih juga ke semua yang buat p...
21/09/2026

Nggak nyangka, Bund. Terima kasih yang udah muterin lagunya tiap hari di rumah. :)

Terima kasih juga ke semua yang buat proyek baik ini jadi kenyataan:
Singers: Azka Hana Divyanisa, Kenward Jevan Nugroho, Zora Alesha Pranandito, Galih Fatharyandi Ramadiar (talent managed by Tentang Anak, The Winners of Senandung Ceria TA Audition)
Songwriter & Composer: Fero Aldiansya Stefanus
Music Production, Programming, and Editing: Andreas Arianto
Vocal Director: Adyuta Abandhika
Mixing & Mastering: Hari Kurnia
Creative Director: Kennya Rinonce
Child Psychology Consultant: Grace Eugenia Sameve, M.A, M.Psi, Psikolog
Project Manager: Alifia Wisarga Arsanti
Talent Coordinator: Wanti Puspa Gustiningsih
Animator & Illustrator Project Lead: Fachry Subingat
Illustrator Team: Ismedy Prasetya, Owen Leonardo, Diannara Myisha

Flute: Andika Candra
Trumpet: Wisnu Maulana
Clarinet & Accordion: Andreas Arianto
Violins: Wintang Pranaswari
Cello: Fare Silitonga

Semoga semua anak Indonesia tumbuh cerdas dan berkarakter baik untuk Indonesia maju.

13/07/2026

Plot twist: yang disuruh tarik napas ibunya :)

11/07/2026

Millenials, gen Z, gen X, boomers, kita belajar sama-sama gen alpha, ya… 🙂🌱🌿

Ketik “belajar tenang” untuk dapat link video musik SANG - “Ikuti Caraku” untuk kenali emosi dan cegah tantrum, cocok untuk anak hingga dewasa. 🤍

50% anak tidak tumbuh cukup di bulan yang sama. Bulan apa itu?Penelitian ini terasa sangat personal bagi saya karena kam...
27/06/2026

50% anak tidak tumbuh cukup di bulan yang sama. Bulan apa itu?

Penelitian ini terasa sangat personal bagi saya karena kami mencoba menjawab satu fenomena yang saya rasakan di ruang praktik.

Ada hari di mana ketika satu pasien masuk ke ruangan, berat badan tidak naik adekuat. Pasien itu tidak sendiri. Karena diikuti pasien-pasien selanjutnya, di hari yang sama, yang sebagian besar juga tidak naik sesuai seharusnya. Tapi, ada hari-hari di mana, sebagian besar pasien, BBnya naik baik..

Tim Tentang Anak mencoba menganalisis fenomena ini dari 700.000 lebih data pada tiga tahun berturut-turut. Hasilnya? Ternyata pola di tiga tahun itu sama. Sekitar 50% anak tidak tumbuh sesuai kenaikan seharusnya pada bulan Agustus dan September.

Hal ini sejalan dengan puncak musim kemarau (diperkuat fase La Nina & El Nino), juga jeda pasca liburan masuk sekolah. Puncak kemarau tidak hanya memicu meningkatnya infeksi saluran napas (Pneumonia juga paling banyak terjadi di musim ini) tetapi juga picu kekambuhan alergi. Panas ekstrim juga menekan napsu makan anak tanpa harus sakit.

Titik terangnya, ternyata 50% anak tetap bisa naik BB optimal. Pastikan asupan nutrisi sesuai kebutuhan kalori harian, utamakan real food bervariasi, dengan komponen makronutrien karbohidrat sekitar 50%, protein hewan 15%, dan lemak 30%. Pastikan makronutrien juga terpenuhi karena faktanya 1 dari 2 anak hidden hunger (kurang mikronutrien, gejala tak kasat mata), sehingga mudah sakit dan pertumbuhan tidak optimal. Cuci hidung untuk bersihkan polutan/virus. Pastikan vaksinasi lengkap. Jangan lupa, kalau anaknya sakit apalagi demam, di rumah dulu aja ya, hehe. 🙂

23/06/2026

Always carry your wisdom with me, Papa. 🤍

Terima kasih Dr Cipto Mangunkusumo Hospital atas kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk berbagi pengalaman kepada 400+ peserta program spesialis dan subspesialis baru, and this is what I said….

Not only Gallandaru who graduated, but us, the parents, too. We graduated as parents of a balita and an anak TK. One thi...
05/06/2026

Not only Gallandaru who graduated, but us, the parents, too. We graduated as parents of a balita and an anak TK. One thing I keep coming back to is how much those first two years of secure attachment seem to have mattered… and it’s absolutely achievable for working parents too. What matters is that they grow in a stable, warm environment with caregivers they trust. I see it now in how he carries his own confidence and curiosity to explore… if you’re thinking of having children one day, this is the part I’d protect most. And if the early years weren’t ideal, and for most of us they never fully are, the brain is neuroplastic. Repair after the hard moments counts, even when it takes longer. 🤍

I missed my sons’ piano performance, basketball tournament, and another piano festival.No matter how hard I try to contr...
22/05/2026

I missed my sons’ piano performance, basketball tournament, and another piano festival.

No matter how hard I try to control everything, there will always be times I can’t. I used to feel annoyed. But my feelings don’t change anything.

So I am learning to repair instead. Dr. Edward’s research shows that what builds secure attachment is not perfect attendance, but the repair after the rupture.

My repair: picking him up from school. Look how his eyes spark..

Turns out maybe they don’t need us at everything. They need to feel that we see what was missed, and that they matter.

“You may dislike something although it is good for you, and like something although it is bad for you. Allah knows and you do not know.” (QS. Al-Baqarah 2:216)

Selain memiliki infrastruktur, sistem kesehatan, dan kualitas udara yang baik, Swiss adalah salah satu negara dengan tin...
17/05/2026

Selain memiliki infrastruktur, sistem kesehatan, dan kualitas udara yang baik, Swiss adalah salah satu negara dengan tingkat individualisme yang cukup tinggi dan 38% warganya melaporkan merasa kesepian (Federal Statistical Office Switzerland, 2017). Fakta lainnya, 1 dari 3 orang Swiss (36%) tidak berafiliasi dengan agama apapun, naik dari sekitar 11% di tahun 2000 (Federal Statistical Office Switzerland, 2024). Gereja, masjid, atau tempat ibadah sering kali sepi…

Ternyata ini bukan hanya masalah di Swiss. WHO secara resmi mengakui kesepian sebagai ancaman kesehatan publik global lewat Commission on Social Connection di November 2023 (WHO, 2023).. Inggris dan Jepang bahkan sampai punya Menteri Kesepian (UK Government, 2018; Government of Japan, 2021).. Sesuatu yang mungkin masih terdengar asing.

Istilah “diseases of affluence”, dalam dunia kesehatan masyarakat, adalah penyakit yang justru muncul “karena” kemakmuran seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, depresi (Ezzati et al., 2005).. selain itu, kesepian dan burnout juga mulai dipikirkan sebagai bagian dari penyakit modern yang lahir dari cara hidup masyarakat maju (Holt-Lunstad, 2021; WHO, 2019).

Ternyata, Swiss dan Indonesia punya ujiannya masing-masing.. Dalam kemudahan ada ujian… Dalam kesulitan juga ada ujian, sesuai yang Allah sampaikan:

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.”
(QS Al-Anbiya: 35)

24/04/2026

Sudden Shower 🤍

Address

King Abdul Aziz Road
Mecca
65723

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mesty Ariotedjo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share