24/07/2026
Berhenti obat diet, berat badan pasti naik lagi?
Ya, bisa saja dan ini memang sering terjadi. Bukan karena obatnya “membuat ketagihan”, tetapi karena obesitas adalah penyakit kronis yang cenderung kambuh, mirip seperti kolesterol atau diabetes.
Ketika obat antiobesitas dihentikan:
* Nafsu makan biasanya meningkat kembali karena hormon pengatur lapar kembali ke kondisi sebelum terapi.
* Rasa kenyang menjadi berkurang.
* Pengeluaran energi tubuh tetap cenderung lebih rendah setelah berat badan turun, sehingga tubuh “berusaha” mengembalikan berat badan yang hilang.
* Jika pola makan dan aktivitas fisik tidak dapat mengimbangi perubahan ini, berat badan dapat naik kembali.
Namun, tidak semua orang akan mengalami kenaikan dengan derajat yang sama. Risiko naik kembali lebih kecil jika:
* Tetap mempertahankan pola makan sehat.
* Rutin berolahraga, terutama latihan kekuatan untuk menjaga massa otot.
* Tidur cukup dan mengelola stres.
* Mendapat pendampingan jangka panjang dari tenaga kesehatan.
* Pada sebagian pasien, dosis obat dapat diturunkan secara bertahap menjadi dosis pemeliharaan, bukan langsung dihentikan, jika memang sesuai kondisi klinis.
Yang penting dipahami adalah bahwa tujuan terapi obesitas bukan sekadar menurunkan berat badan, tetapi mempertahankan penurunan tersebut dalam jangka panjang. Pada sebagian pasien, hal ini memang memerlukan terapi obat jangka panjang, sebagaimana penggunaan obat untuk penyakit kronis lainnya.