13/06/2026
Ruqyah Batam Pengeluaran Susuk, Mengakhiri Ketergantungan Gaib dan Memulai Hidup Baru dengan Ketaatan - Bengkel Manusia Indonesia
Susuk sering digunakan sebagian orang dengan harapan memperoleh daya tarik, kharisma, kecantikan, kewibawaan, atau kemudahan dalam urusan tertentu.
Namun, praktik ini dapat menyeret seseorang pada ketergantungan terhadap kekuatan selain Allah. Banyak pelaku susuk mengaku mengalami kegelisahan batin setelah bertahun-tahun menggunakannya.
Mereka merasa hidup tidak tenang meskipun tampak berhasil di mata orang lain. Kondisi tersebut mendorong sebagian orang untuk mencari jalan kembali kepada Allah melalui taubat dan ruqyah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
“Sesungguhnya jampi-jampi (yang mengandung kesyirikan), jimat, dan pelet adalah kesyirikan” (HR. Abu Daud No. 3883 & HR. Ibnu Majah No. 3530).
Dampak pemakaian susuk tidak hanya dirasakan pada aspek spiritual saja. Namun juga dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Kebanyakan pengguna susuk mengeluhkan rasa takut, mimpi buruk, dan perasaan diawasi tanpa sebab yang jelas.
Hubungan keluarga terkadang ikut terganggu akibat perubahan sikap dan emosi yang tidak stabil. Dalam beberapa kasus, ibadah menjadi terasa berat dan hati semakin jauh dari ketenangan.
Keadaan ini membuat banyak orang menyadari bahwa susuk membawa lebih banyak mudarat (sial) daripada manfaat. Kerugian lain dari pemasangan susuk adalah munculnya ketergantungan terhadap bantuan gaib.
Selengkapnya:
Layanan Bekam Batam dan Ruqyah Batam Untuk Pemulihan Kesehatan Jasmani dan Rohani Secara Profesional dan Terpercaya - Call Center (+62) 813-2871-2147