05/09/2020
RAHASIA TERKABULNYA DO'A
Memang agak rumit dikit, tapi ini yang dikatakan Om Gregg Braden, "Kita bisa mengubah atom dengan mengubah energinya. Energinya ada dua, yaitu energi elektrik dan energi magnetik. Dan ada satu organ dalam tubuh kita yang memproduksi medan elektrik dan medan magnetik terkuat.
Hati adalah organ yang menghasilkan medan elektrik dan medan megnetik berupa FEELING. Medan elektrik yang dihasilkan Hati itu 100 kali lebih kuat dibandingkan yang dihasilkan otak kita, medan magnetik yang dihasilkan Hati itu 5000 kali lebih kuat daripada yang dihasilkan otak.
Hati adalah pusat getaran perasaan di dalam jiwa yang mengontrol semua rasa yang berkaitan dengan batin atau kejiwaan. Hati manusia bagaikan sebuah tabung resonansi gitar. Resonansi adalah penularan getaran kepada benda lain.
Setiap kita berbuat sesuatu, baik itu pada taraf berpikir maupun berbuat, selalu terjadi getaran rasa di hati kita. Getaran tersebut bisa kasar, bisa juga lembut. Bergantung darimana getaran itu muncul. Ketika kita gembira, hati kita bergetar. Ketika sedang bersedih, hati kita juga bergetar. Ketika marah, hati kita pun bergetar.
RASA ADALAH DOA YANG SESUNGGUHNYA.
Rasamu adalah Doamu.
Adalah salah, bila kita berfikir bahwa kekuatan pikiranlah yang membuat mekanisme LOA menarik ataupun menolak semua kejadian yang mendatangi kita…
Hukum LOA "The Law Of Attraction" menyatakan bahwa sesungguhnya kita dan alam semesta ini adalah sebuah magnet hidup.. Diri kita adalah sebuah unit medan magnet dan terlingkupi oleh medan magnet yang lebih besar yaitu alam semesta.. Kita dan alam semesta ini hidup di dalam sebuah sistem Magnetism alam.
Dan sebagaimana Magnet, maka ada dua kekuatan utama dari sebuah magnet. Yaitu kekuatan daya tarik dan daya tolak…
Vibrasi Daya Tarik yang dihasilkan oleh manusia dimotori oleh Rasa S**a, Rasa Cinta, Rasa Kasih dan Rasa Sayang….
Sedangkan Vibrasi daya Tolak bertumpu dari getaran rasa benci, rasa marah, rasa dendam, rasa kecewa, pesimis, dll…
Getaran yang bersumber dari alam rasa inilah yang sebenarnya menggerakkan mekanisme LOA, dan bukan getaran yang bersumber dari pikiran… Yang mana getaran perasaan kita, mempunyai kekuatan 5000 kali lebih kuat dar getaran pikiran….
Itulah sebabnya, walaupun anda berfikiran positif, sukses, kaya raya, dll… tetapi bila perasaan anda menyatakan yang sebaliknya… Maka yang terjadi adalah apa yang dirasakan oleh perasaan anda, dan bukan apa yang ada di fikiran anda….
Rasa apapun yang ada pada diri Anda akan menimbulkan efek nyata pada tubuh dan nasib Anda.
Rasa benci yang Anda simpan akan membuat tubuh tidak sehat, akan ada hambatan dalam hidup dan juga akan menarik alam dan orang lain membenci Anda beserta tambahannya.
Rasa takut, rasa ragu, rasa iri, rasa curiga, rasa khawatir dan seterusnya dapat menghambat rejeki dan bahkan apa yang dikhawatirkan akan menjadi realitas yang nyata sesuai dengan apa yang ditakutkan, diragukan, dikhawatirkan.
Rasa dendam dan stres yang kita simpan dalam hati, akan membuat lebih cepat tua dan banyak rintangannya dan juga akan menarik alam dan orang lain menjadi dendam kepada kita. Rasa stres juga akan kembali beserta tambahannya.
Rasa cemas, akan membuat sakit maag / lambung dan alam akan mewujudkan rasa cemas itu menjadi reality.
Rasa percaya berhasil, akan berhasil beneran.
Rasa sayang, akan membawa kedamaian ke sekeliling dan juga menarik alam dan orang lain memberi rasa sayang kembali kepada kita bahkan lebih besar.
Rasa damai sejahtera, akan membuat awet muda, tubuh menjadi semakin sehat.
Rasa belas kasihan, membuat kita akan mendapat belas kasihan dari TUHAN bahkan lebih besar.
Rasa mempengaruhi tubuh dan nasib manusia.
Rasa mewujud menjadi nyata beserta tambahannya yang berlipat ganda.
Rasa apapun yang ada dalam hati kita, akan mewujud menjadi nyata beserta tambahannya.
Menyimpan rasa yang negatif, akan mengundang yang negatif beserta dengan bunga-bunganya… Menyimpan rasa yang Positif, akan mengundang yang Positif beserta dengan bunga-bunganya…
Kembali ke topik Rahasia terkabulnya doa...
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mukmin 60 "Berdoalah kepadaKu maka Aku perkenankan bagimu".
Nah ini janji dari Allah kepada kita, lalu apakah kita sudah memanfaatkan janji Allah tersebut? Perlu kita ketahui, ada satu hal yang tidak pernah dilakukan Allah, yaitu ingkar janji. Namun itu hak Allah sepenuhnya, karena Dia Sang Maha Kuasa.
Allah Maha Mengabulkan, sebagai umat Islam kita wajib meyakini hal tersebut. Sangat aneh bila saat berdoa ada pertanyaan, "mungkin gak ya, doaku dikabulkan?"
Pasti kita semua pernah kan? Saya pun pernah juga, hehe.. Sebenarnya doa-doa kita banyak yg sudah terkabul lho.. Tapi seringkali kita tidak sadar dan terbuai kenikmatan rasa "ini kerja kerasku" Dikesempatan ini saya bukan bermaksud menggurui, menghakimi, maupun sok pintar. Disini saya mencoba berbagi pengalaman dan berbagi ilmu yg saya pelajari.
Kita flashback sejenak dan tanyakan kepada diri kita, "Berapa banyak doa kita yg sudah terkabul?"Kalau saya pribadi merasa ternyata sangat banyak doa saya yg terkabul. Nah artinya janji Allah untuk mengabulkan doa kita sangatlah nyata. Tapi yaaa itu... Kita tidak sadar akan terkabulnya doa kita.
Bersyukurlah kawan, rasakan dan jiwai terkabulnya doa tersebut. Kita akan menemukan perasaan syukur yg luar biasa dari hati kita. Oh iya, tapi pernah gak kita merasa "Kok doa saya tidak atau belum atau lama sekali dikabulkan ya?" Kalau begini apa masalahnya? Masalahnya ada pada diri kita, saya, kita yg berdoa.
Dalam dunia pengembangan diri yang saya pelajari, ada yang disebut vibrasi atau getaran pikiran dan perasaan. Nah vibrasi ini terbagi menjadi dua yaitu Force (Getaran Pikiran Negatif) dan Power (Getaran pikiran Positif).
Tabel di atas menjelaskan frekuensi energi pikiran yang positif dan negatif. Semua orang pasti pernah mengalami perasaan atau emosi seperti yang tertulis di tabel tersebut.
Nah bisa kita lihat pada tabel Force, di sana ada level keinginan dan emosinya yaitu keinginan yang kuat akan sesuatu.
Kita memang sudah berdoa dan Allah berjanji akan mengabulkan. Akan tetapi rasa di hati kita, tanpa sadar tidak yakin, ragu bahwa doa kita akan di kabulkan Allah, merasa tidak layak dan pantas dlsb, atau bisa jadi emosi rasa di hati kita menunjukkan keinginan yang sangat kuat. Kita sangat ingin doa itu terkabul dan lupa memasrahkannya pada Allah.
Ini yang terkadang menjebak kita, maka dari itu lepaskan diri kita dari "kemelekatan" dengan keinginan kita. Percayalah bahwa kekuatan pasrah kepada Allah jauh lebih mendekatkan kepada terkabulnya doa kita.
Selain itu, kita juga butuh "jeda". Jeda yang dimaksud adalah berhenti sejenak dan lupakan keinginan tersebut, melepaskan kemlekatan, ini juga termasuk memasrahkan kepada Allah, *SekehendakNYA..*
Logika jeda itu begini, misalkan kita meminta tolong kepada teman kita supaya keinginan kita tercapai. Tiap hari kita ejar teman kita tersebut dan minta toloooong terus. Apa yang terjadi? Justru teman kita malah menjauhi kita kan? Nah seperti itu juga jika kita doa terus menerus tanpa jeda, keinginan kita justru menjauh.
(LOA) Law of attraction atau hukum tarik menarik bukan hanya satu satunya hukum semesta yang berlaku di dunia ini. Di kelas SPN di paparkan dengan jelas beberapa hukum semesta yang sebenarnya jumlahnya tidak sedikit, tidak cukup sehari atau 2 hari kalau mau di paparkan karena jumlahnya sangat banyak
Sangat menarik untuk mempelajari bagaimana konsep alam semesta kita ini bekerja, sehingga dapat kita terapkan dalam keseharian dan tanpa disadari dapat membantu kita untuk menciptakan realita kehidupan yang kita inginkan dan manifestasikan keinginan keinginan kita untuk hidup lebih baik.
Alam Semesta seperti sebuah sistem yang dibuat oleh Tuhan Allah SWT untuk mengatur dan menjaga keselarasan untuk setiap kehidupan yang ada di dalamnya, termasuk manusia. Di dunia ini dikenal ada beberapa hukum alam semesta yang merupakan hukum dasar yang melandasi mahluk hidup dalam bertoleransi dengan alam dan energi serta vibrasinya.
Alam semesta merupakan ciptaan Allah yang diurus dengan kehendak dan perhatian Allah. Allah menciptakan alam semesta ini dengan susunan yang teratur dalam aspek biologi, fisika, kimia, dan geologi beserta semua kaidah sains.
Definisi dari alam semesta itu sendiri adalah segala sesuatu yang ada pada diri manusia dan di luar dirinya yang merupakan suatu kesatuan sistem yang unik dan misterius.
Ungkapan di dalam Al-Qur’an bahwa alam semesta ini adalah manifestasi kalimat Allah bukanlah bersifat metaforis belaka. Saya memahaminya sebagai ungkapan yang nyata. Bahwa, Alam semesta ini memang berasal dari kalimat Allah ‘KUN’, yang dalam bahasa sains setara dengan sistem informasi.
Berawal dari kalimat perintah KUN itu, segala yang tadinya tidak ada menjadi ada. Ruangan, dari tidak ada menjadi ada. Waktu, dari tidak ada menjadi ada. Materi dan energi juga dari tidak ada menjadi ada.
Semua itu didahului oleh kalimat perintah KUN, yang kemudian menjalar di keempat variabel itu, menjadi koridor bagi dinamika alam semesta. Maka, perhatikanlah, seluruh realitas alam semesta ini menyimpan sistem informasi yang menjadi koridor bagi semua peristiwa yang dialaminya.
Di sistem semesta ada Hukum alam (The Universal Laws) atau Sunnatullah adalah sebuah hukum yang telah ditetapkan oleh pencipta yaitu Allah SWT tentang bagaimana alam ini berjalan. Hukum alam menyangkut fisik dan non fisik. Hukum fisik lebih mudah diobservasi untuk menemukan kebenarannya,
Contoh : Hukum Fisika, kimia dsb telah banyak dirumuskan dan dipahami oleh manusia, Sedangkan hukum non fisik, Psichology dan lain sebagainya yang banyak menyangkut aspek spiritual dan emosi juga menganut hukum tertentu sebagaimana hukum - hukum fisika dan kehidupan manusia di dalamnya.
Salah satu hukum alam non fisik yang populer saat ini adalah “The Law of attraction” LOA
(Hukum tarik menarik), yang dipopulerkan kembali oleh Rhonda Byrne melalui film dan buku best seller ”The Secret.” Studi dari LOA telah menyebabkan ribuan orang mengubah hidup mereka menjadi lebih baik. LOA mengupas banyak hal tentang keterikatan manusia dengan semesta yang saling terkoneksi. singkatnya Bahwa apa yang kita pikirkan dengan fokus, apa yang kita minta dengan tulus, harapan - harapan yang kita panjatkan dengan segenap rasa “akan terkoneksi dengan sistem yang ada di alam semesta” maka itulah yang akan kita tarik, yang akan kita dapatkan.
Ingat yang di tangkap oleh sistem yang ada di semesta adalah *getaran rasa...*
Contoh :
👉Jika Thomas Alfa Edison tidak pernah memikirkan sebuah bola kecil yang bisa mengeluarkan cahaya, mungkin kita tidak akan pernah merasakan terangnya lampu
👉Bila kita berfikir sakit meski badan kita sehat sehat saja maka kitapun benar - benar lemah dan rapuh
👉Secara kebetulan bertemu dengan seseorang yang terlintas dalam ingatan beberapa hari lalu atau secara kebetulan mengalami hal - hal yang pernah terlintas dalam fikiran.
👉Serta tak terhingga jumlahnya orang - orang yang rajin tirakat, puasa senin kamis, shalat tahajud dll akhirnya benar-benar tercapai apa yang dinginkan. Coba anda survey disekililing anda
Elizabet Towne mengatakan : “Manusia adalah magnet, dan setiap detail peristiwa yang dialaminya datang atas daya tarik - menarik (undangan) nya sendiri.”
Didalam dunia islam (sufi) hal ini bukanlah sesuatu yang asing. Bahwa Manusia adalah “alam shagir” (alam kecil) yang selalu berkoneksi dengan “alam kabir” atau Semesta Raya.
So bila kita berfikir positif Terhadap Allah sebagai Pencipta dan inti dari daya/energi yang menggerakkan semesta, maka Dia pun akan bereaksi positif sesuai apa yang kita sangkakan sebagaimana hadits :
Aku bersama sangkaan hambaku padaku (HR Bukhori).
Aku bersama sangkaan hambaku padaku, jika sangkaannya baik maka baiklah baginya, dan jika sangkaannya buruk maka buruklah baginya (HR Ahmad).
Bagaimana agar hukum tarik menarik bekerja sesuai dengan konsepnya, maka terdapat hal2 yang musti ada;
👉Percaya.
Ketika kita tidak percaya dan yakin bahwa harapan/doa kita tidak didengar dan diperkenankan olehNYA maka hati kita menjadi gundah dan resah, sehingga menghambat kerja hukum tarik - menarik. Karena itu yang diperlukan adalah keyakinan bahwa doa kita didengar dan diperkenankan olehNya.
Setiap diri kita sebenarnya memiliki sebuah database yang super lengkap. Database ini berisi segala sesuatu yang tersedia di server / di sistem alam semesta, beraneka ragam, keragamannya tidak terbatas. Apapun yang kita minta semuanya tersedia. Dengan jumlah persediaan yang tidak pernah habis. "Kita tinggal membuka database dan memesan apapun yang kita inginkan" (Joe vitale)
Allah telah berfirman dalam Al-Quran: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (QS.Alghafir:60).
👉Tawakkal/berserah diri.
Setelah kita memanjatkan harapan - harapan dengan segenap kepercayaan, maka biarkan “Semesta” meresponnya (the secret).
Dalam hal seperti ini. Berperasaan / berprasangka baik adalah hasil dari sikap berserah diri, menyerahkan segala keputusan kepada Allah. Allah SWT lebih tahu mana yang baik untuk kita, maka berserah dirilah. "SEKEHENDAK NYA."
………..barangsiapa yang bertawakkal (baca:berserah diri) kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah adalah dzat yang menuntaskan urusanNya. Sesungguhnya Allah telah menjadikan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu (QS AtTalaq:3).
👉Syukur.
Syukur adalah ajaran mendasar dari ajaran-2 guru besar sepanjang sejarah. Dalam buku The Getting rich, ditulis oleh Wallace Wattles,1910, bahasan tentang syukur adalah bab terpanjang. Dalam buku The Secret menggunakan syukur sebagai bagian dari harapan mereka.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS Ibrohim :7).
👉Sodaqoh.
Berderma memberikan uang akan mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup anda. Ketika anda bermurah hati dengan uang dan berperasaan senang untuk berbagi dengan orang lain, sebenarnya anda berkata dalam benak “Saya masih punya banyak uang”. Inilah kuncinya dan anda akan menarik lebih banyak lagi dari Semesta.(The Secret, 2006).
Karena itu anda tidak perlu heran dengan rahasia keajaiban sodaqoh yang banyak diungkap oleh ustadz. Yusuf Mansyur.
Tetapi The Secret (Rhonda Byrne), maupun Law Of Attraction (Michael J. Lossier) hanya membahas hasrat atau cita-cita. Tidak mendiskusikan take action atau ikhtiar.
Dimana keberhasilan tidak datang tanpa usaha, sedangkan usaha tidak akan berhasil tanpa adanya ”keberuntungan” ataupun ”nasib baik” dimana kedua hal tsb (keberuntungan maupun nasib baik) hanya Tuhan yang mampu memberikanya, dan itulah batasan yang dibahas oleh The Secret.
Keberuntungan atau hoki, selain menjadi bagian dari takdir juga dapat ditarik dengan cara membiasakan diri berpikir positif. Karena pikiran positif berkesinambungan dengan hukum tarik - menarik / LOA.
Tidak hanya rasa bahagia, rasa syukur, rasa berlimpah, pikiran positf dan pikiran baik juga dapat menarik banyak hal, seperti rejeki uang, rejeki didatangkan sahabat baik, ataupun jodoh idaman dan lain sebagainya.
Kapan waktunya doa kita dikabulkan?
Sesungguhnya sistem di alam semesta merupakan semacam ”buffering” tempat segala harapan dan permintaan kita, semua permintaan akan tertampung dan cepat atau lambat terkabulnya doa tergantung dari kualitas variabel - variabel yang sudah saya sampaikan ditulisan sebelumnya. Kita tidak perlu berprasangka buruk kepada Tuhan. Bila terjadi kegagalan dalam mewujudkan harapan melalui doa, berarti ada yang salah dengan diri kita sendiri.
😘💕
.