08/08/2026
Ketika melakukan kesalahan, sebagian orang dapat melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar. Namun, sebagian lainnya justru terus mengulang kalimat seperti, "Aku memang tidak mampu," atau "Aku selalu mengecewakan orang lain." Sesekali mengkritik diri sendiri adalah hal yang wajar. Namun, jika hampir setiap kesalahan
selalu dibalas dengan penilaian yang keras terhadap diri sendiri, hal tersebut dapat berkembang menjadi self-criticism.
Self-criticism sering kali muncul sebagai bentuk evaluasi diri agar kita tidak mengulangi kesalahan. Namun, jika dilakukan secara terus-menerus dan tanpa belas kasih terhadap diri sendiri, hal tersebut justru dapat membuat kita sulit melihat kemampuan dan pencapaian yang sebenarnya kita miliki. Belajar mengenali self-criticism bukan berarti berhenti mengevaluasi diri, tetapi belajar
membedakan antara kritik yang membangun dan kritik yang justru menjatuhkan.