Trending Rakyat

Call Directions Contact the practice

Trending Rakyat ✨ NO VIRAL... NO JUSTICE
✨ NO VIRAL... NO HELP
✨ Kabar Terkini Trending Di Rakyat
✨ Fakta Dan Viralnya Di Bahas
✨ Follow, Share dan Comment 💙

Bagaimana menurut kalian???
07/10/2026

Bagaimana menurut kalian???





Billy Syahputra Dan Ria RicisBilly Syahputra dikabarkan mengalami cekcok dengan seorang penjaga toilet umum di kawasan P...
03/10/2026

Billy Syahputra Dan Ria Ricis

Billy Syahputra dikabarkan mengalami cekcok dengan seorang penjaga toilet umum di kawasan Pantai Dreamland, Bali. Perselisihan tersebut disebut bermula dari persoalan pembayaran tarif toilet sebesar Rp10.000.

Menurut unggahan akun Pendaki Jadul, kejadian bermula ketika Billy buru-buru membawa anaknya yang menggigil setelah bermain pasir untuk membersihkan diri di toilet.

Billy disebut tidak membawa uang tunai saat itu dan berniat meminta bantuan saudaranya yang berada di belakang untuk membayar tarif toilet. Namun, terjadi perdebatan dengan penjaga toilet yang disebut kemudian mendorong Billy.

Perselisihan tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah ramai dibicarakan di media sosial. Dalam unggahan tersebut disebutkan, masalah akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dan damai di lokasi.

Dikaitkan dengan Isu Ria Ricis

Di tengah ramainya kasus tersebut, warganet juga kembali menyoroti kabar mengenai Ria Ricis yang disebut mendapat perlakuan kurang menyenangkan atau diduga dijudesi saat hendak menaiki helikopter di Bali.

Dua kabar tersebut kemudian memicu perbincangan di media sosial mengenai pelayanan dan perlakuan terhadap wisatawan di Bali.

30/09/2026

🚨 VIRAL VIDEO DIDUGA PERLIHATKAN AKSI TUANG MIRAS KE DALAM PANCI USAI ACARA PENGAJIAN

Jagat media sosial kembali ramai setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi menuangkan minuman keras (miras) ke dalam sebuah panci berukuran besar.

Video berdurasi singkat tersebut disebut menyebar dari satu platform ke platform lainnya. Yang menjadi perhatian publik bukan hanya aksi menuangkan cairan tersebut, tetapi juga latar tempat dan waktu kejadian yang disebut-sebut berlangsung setelah acara pengajian.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat botol minuman keras berada di tengah suasana yang disebut berkaitan dengan sebuah kegiatan keagamaan. Kontras tersebut kemudian memicu beragam reaksi dari warganet.

Kolom komentar di berbagai platform pun ramai. Sejumlah netizen mempertanyakan etika tindakan tersebut serta maksud di balik aksi yang dinilai tidak pantas dilakukan setelah kegiatan keagamaan.

Meski demikian, informasi mengenai kapan, di mana, dan siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut masih belum diketahui secara jelas berdasarkan unggahan yang beredar.
Kasus ini pun menjadi perbincangan di media sosial dan mengundang publik untuk mempertanyakan konteks sebenarnya di balik video tersebut.

30/09/2026

🚨 VIRAL “MINUM SS” DI PINGGIR JALAN, APA BISA DIPIDANA?

Sebuah unggahan yang membahas aksi dua orang di pinggir jalan dan menyebut aktivitas tersebut sebagai “minum ss” menuai perhatian. Pertanyaannya, apakah tindakan seperti itu hanya dianggap tidak sopan atau bisa masuk ranah hukum?

Menurut penjelasan dalam unggahan kawakiby_lawyers, apabila suatu perbuatan dilakukan di ruang publik dan ternyata merupakan aktivitas seksual yang dipertontonkan kepada orang lain, persoalannya dapat berkembang dari sekadar etika menjadi persoalan hukum.

Sejak 2 Januari 2026, KUHP Nasional berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 telah berlaku. Dalam Pasal 406 diatur mengenai tindak pidana kesusilaan di muka umum.

Namun, yang menjadi perhatian bukan semata-mata istilah “minum ss”. Hukum akan melihat apa sebenarnya perbuatan yang dilakukan, bagaimana perbuatan tersebut dilakukan, serta apakah mengandung aktivitas seksual dan dilakukan secara terbuka.

Jika faktanya hanya dua orang dewasa melakukan sesuatu yang tidak bersifat seksual, tentu tidak bisa serta-merta dianggap sebagai tindak pidana.

Sebaliknya, apabila “minum ss” tersebut ternyata merupakan bagian dari aktivitas seksual yang sengaja dilakukan di tempat umum dan dipertontonkan kepada orang lain, maka perbuatan tersebut berpotensi memenuhi unsur Pasal 406 KUHP, tergantung fakta dan pembuktiannya.

Jadi, bukan sekadar istilah atau narasi yang menjadi penentu, tetapi fakta dari perbuatan yang sebenarnya terjadi.

Lokasi yang Diklaim Terkait Bahtera Nuh Kembali Jadi SorotanTURKI – Lokasi Formasi Durupinar di Turki kembali menjadi so...
27/09/2026

Lokasi yang Diklaim Terkait Bahtera Nuh Kembali Jadi Sorotan

TURKI – Lokasi Formasi Durupinar di Turki kembali menjadi sorotan setelah tim peneliti melakukan penelitian terhadap struktur berbentuk kapal yang selama puluhan tahun dikaitkan dengan kisah Bahtera Nuh.

Tim Noah’s Ark Scans mulai melakukan penggalian dan penelitian di kawasan tersebut. Sejumlah metode digunakan, mulai dari pemindaian radar, pemetaan, survei geofisika, pengambilan sampel tanah, hingga persiapan penggunaan robot bawah tanah.

Sampel material organik dari lokasi tersebut juga tengah dianalisis untuk mengetahui kemungkinan adanya sisa-sisa kayu atau material lainnya.

Formasi Durupinar sendiri telah menjadi bahan perdebatan sejak ditemukan pada 1959. Sebagian peneliti menilai struktur tersebut merupakan formasi geologi alami. Namun, tim Noah’s Ark Scans meyakini terdapat kemungkinan adanya struktur buatan manusia di bawah permukaannya.

Andrew Jones, pendiri Noah’s Ark Scans, disebut telah mempelajari lokasi tersebut selama hampir 30 tahun dan meyakini kawasan itu menyimpan bukti yang berkaitan dengan Bahtera Nuh.

Namun, klaim bahwa Formasi Durupinar telah “100 persen terkonfirmasi” sebagai struktur buatan manusia maupun Bahtera Nuh masih perlu dibuktikan melalui penelitian ilmiah dan hasil analisis lebih lanjut.

24/09/2026

VIRAL DI RENON, GURU TEGUR SEKELOMPOK PRIA YANG DINILAI GANGGU LATIHAN

Denpasar, Bali — Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru menegur sekelompok pria pendatang viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Renon, Denpasar, Bali.

Dalam video, sang guru terdengar menegur kelompok tersebut karena dinilai mengganggu aktivitas latihan yang sedang berlangsung. Ia meminta agar mereka menghormati orang lain yang tengah beraktivitas.

“Tolonglah kalian jangan usil gangguin orang, jangan norak...” ujar sang guru dalam video.

Teguran tersebut kemudian menjadi perhatian warganet. Terlepas dari peristiwa yang terjadi, sikap saling menghormati, menjaga ketertiban, serta tidak mengganggu aktivitas orang lain menjadi hal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat agar persoalan yang melibatkan individu tidak digeneralisasi kepada kelompok atau daerah asal tertentu.

Bagaimana menurut kalian? 🤔

Source: NTT Talk

23/09/2026

Kericuhan di Warkop Pradah Surabaya, Tiga Pemuda Diduga di Bawah Pengaruh Alkohol

Kericuhan terjadi di sebuah warung kopi (warkop) yang berada di sentra PKL Jalan HR Muhammad, Pradah, Surabaya, pada Rabu (23/9/2026) dini hari.

Menurut keterangan pemilik warkop, tiga pemuda datang dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh alkohol dan terlibat cekcok dengan sejumlah pengunjung. Situasi kemudian memanas setelah salah satu pemuda disebut merobohkan meja hingga berujung pada perkelahian.

Akibat kejadian tersebut, pemilik warkop, Jali, mengalami memar dan nyeri di sejumlah bagian tubuh. Sementara penjaga warkop, Jaki, mengalami luka pada lengan kiri.
Jali kemudian mendatangi Mapolsek Dukuh Pakis untuk menyampaikan kronologi kejadian.

Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Masdawati Saragih mengatakan, berdasarkan keterangan sementara, kedua pihak sama-sama melakukan pemukulan. Karena itu, laporan polisi belum diterbitkan dan kejadian tersebut akan ditindaklanjuti.

Source: Memorandumdisway

Surabaya

🚨 Pemkot Denpasar Tetapkan Sejumlah Titik Jadi Zona Bebas ParkirBerawal dari keluhan warganet yang viral di media sosial...
23/09/2026

🚨 Pemkot Denpasar Tetapkan Sejumlah Titik Jadi Zona Bebas Parkir

Berawal dari keluhan warganet yang viral di media sosial, Pemkot Denpasar bergerak cepat melakukan evaluasi besar-besaran terkait penataan parkir.
Perumda Bhukti Praja Sewakadarma secara resmi menetapkan sejumlah titik sebagai Zona Bebas Parkir, terutama di kawasan UMKM dan tepi jalan yang terdampak rasionalisasi.

Langkah tersebut diawali dengan penetapan 5 lokasi bebas parkir, yakni:

📍 Kawasan BPD Gajah Mada (Zona QRIS)
📍 SMPN 3 Denpasar
📍 Indomaret Jalan Merdeka
📍 Alfamart Bajra Sandhi Renon
📍 Circle K Renon

Selain itu, sejumlah spanduk bebas parkir mulai dipasang di beberapa warung makan dan pertokoan yang ramai pengunjung namun tidak memiliki lahan parkir mandiri. Di antaranya Warung Sayur Cipto, Warung Sayur Risky, Warung Sayur Badung Kertapura, Warung Babi Guling Samprig Imam Bonjol, serta Warung Rujak Banjar Ambengan.

Namun, kebijakan ini juga menimbulkan dampak terhadap para juru parkir (jukir). Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, I Nyoman Putrawan, membenarkan bahwa penataan tersebut berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah jukir yang bertugas di titik-titik tersebut.
Pihaknya kini berkoordinasi dengan desa adat untuk menyelaraskan kebijakan rasionalisasi tersebut.

Di sisi lain, Plt. Kabag Usaha, Tiana, mengingatkan bahwa penarikan jukir tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ia mencontohkan kawasan Jalan Sulawesi yang justru mengalami kekroditan parah setelah petugas ditarik karena tidak ada lagi yang mengatur kendaraan.

Kebijakan zona bebas parkir ini pun menjadi perhatian publik karena menyangkut kenyamanan pengguna jalan, penataan parkir, pelaku UMKM, hingga nasib para juru parkir.

23/09/2026

Guru Diminta Endus Makanan MBG, Protes: “Tugas Kami Mengajar, Bukan Jadi Anjing Pelacak”

Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru mengendus makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dan menjadi perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, guru itu tampak melakukan pengecekan aroma makanan sebelum dibagikan kepada siswa. Hal tersebut disebut berkaitan dengan arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, agar guru turut mengecek aroma makanan MBG.

Guru tersebut kemudian menyampaikan keberatannya. Ia mempertanyakan tugas guru yang dinilai seharusnya berfokus pada kegiatan belajar mengajar.

“Guru sekarang berubah fungsi jadi anjing pelacak. Kan kita mau mengajar, bukan jadi tukang mengendus makanan MBG kayak gini,” ujarnya.

Video tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari netizen. Sejumlah komentar mempertanyakan pembagian tugas dan mekanisme pengawasan keamanan makanan dalam program MBG.

Ada p**a yang menilai pemeriksaan kualitas dan keamanan makanan semestinya memiliki mekanisme yang jelas, sementara guru sudah memiliki tanggung jawab utama dalam proses pembelajaran.

📹 Via: fb/Desy Idayanti

🚨 Lacovida Loca Teuku Umar Digerebek, Klub Malam Disegel, Sejumlah Orang Dikabarkan DiamankanKlub malam Lacovida Loca ya...
23/09/2026

🚨 Lacovida Loca Teuku Umar Digerebek, Klub Malam Disegel, Sejumlah Orang Dikabarkan Diamankan

Klub malam Lacovida Loca yang berada di Jalan Teuku Umar No. 143, Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, mendadak tak beroperasi setelah diduga menjadi sasaran penggerebekan aparat pada Minggu (20/9) sekitar pukul 01.30 WITA.

Pantauan di lokasi pada Senin (21/9), suasana klub yang biasanya ramai terlihat sepi. Pintu masuk utama tampak dirantai dan digembok, sementara garis polisi terpasang di sekitar akses masuk.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggerebekan tersebut diduga berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam tersebut. Sejumlah orang dikabarkan diamankan petugas bersama barang bukti yang diduga narkotika.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut penggerebekan berlangsung saat klub sedang ramai.

Sumber lain di lingkungan Polda Bali juga menyebutkan bahwa dalam operasi tersebut diduga ditemukan barang bukti narkoba. Bahkan, sejumlah pengunjung disebut diduga positif narkoba. Namun, jenis dan jumlah barang bukti serta jumlah orang yang diamankan belum diketahui secara pasti.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai satuan yang melakukan penggerebekan. Informasi yang menyebut operasi tersebut melibatkan Mabes Polri juga masih menunggu konfirmasi resmi.

Source: Radar Bali

Address

Jalan Mawar
Denpasar
80223

Telephone

+6282145624032

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Trending Rakyat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Trending Rakyat:

Shortcuts

Share