13/09/2026
Salam para pencari Tuhan,
Orang orang spiritual kadang kadang seperti orang mabuk ilmu mau dimuntahkan tdk bisa, mau diminum juga tidak tertelan. Mereka adalah orang orang di tempat tempat yg tinggi, surga tidak neraka juga tidak.
Surga dan neraka bukanlah tempat itu adalah suatu pendeskripsian keadaan spiritual seseorang, Surga dan neraka apabila dilogikakan sama dgn alas kaki para penjelajah spiritual.
Kita bahas waham kebesaran karena hal ini seringkali menghinggapi orang orang yang berkecimpung dalam dunia spiritual.
Waham adalah keyakinan seseorang yang berdasarkan penilaian realitas yang salah.
Waham kebesaran ( delusion of grandiosty ) penderita mempunyai kepercayaan bahwa dirinya adalah merupakan orang penting dan berpengaruh atau mempunyai kelebihan kekuatan yang terpendam atau benar benar merupakan figur orang kuat dalam sejarah ( merasa sebagai budha, hitler,soekarno,lao Tze, ataupun yesus atau Tuhan ).
Waham mempunyai ciri ciri sbb :
1. tidak logis, 2.tidak realistik, 3.menetap, 4.egosentris, 5.diyakini kebenarannya oleh penderita, 6.tidak dapat dikoreksi ( bahasa jawanya atos ), 7.keadaan atau yang diyakininya bukan merupakan sosiokultural masyarakat setempat ( alias aneh bin ajaib ).
Waham itu penyakit kejiwaan disebabkan antara lain faktor genetis dulu kakeknya ada yang waham biasanya cucu cucunya atau anaknya jadi waham.
Gangguan syaraf di otak di area korteks dan limbic,terkena virus influensa menahun alias pilek gak sembuh sembuh dapat mengakibatkan timbulnya waham.
Secara psikologis waham timbul karena ibu yang pencemas, overprotektif dan bapak yang masa bodoh dapat memiu waham pada anak.
Waham juga dapat juga timbul karena mempunyai target terburu buru dalam belajar spiritual. Baru saja bermeditasi setahun kena sensasi energy yang agak bergetar dan bergoyang lalu terkejut kejut dianggapnya dirinya sudah berada di langit ke 7.
Waham dapat dipicu karena aliran listrik yang abnormal alias gak nyambung di syaraf otaknya.
Memang benar saya pribadi dalam menempuh jalan spiritual juga pernah mengalami dan terkena waham kebesaran ini, saat pertama kali panggung pertunjukan kosmos terbuka banyak rahasia yang tersingkap menjadikan diri super paling top sedunia.
Seiring berjalannya waktu dan terus berproses menjadi faham bahwa waham kebesaran adalah salah satu fase yang harus dilewati.
Bertemu guru A dia mengaku dirinya mesiah bertemu guru B dia juga mengaku dirinya mesiah, sampai bertemu banyak guru tiap guru mengaku dirinya kalau tidak mesiah titisan yesus atau budha atau naropa atau marpha atau tilopa bahkan ada yang mengaku mantan Tuhan karena sudah bosan jadi tuhan dia pensiun wah banyak yang terkena waham hehehehe.
Keadaan orang spiritual yang terkena waham karena dia tidak bisa mengendalikan masuknya informasi terus menerus karena saat kita terbuka saluran dengan alam semesta maka informasi akan terus menerus masuk tanpa henti tanpa ada jeda sama sekali.
Sehingga otak yang kapasitasnya terbatas menjadi hang, ini yang disebuit sebagai kekacauan sementara dan tidak bersifat permanen dan akan normal kembali saat dirinya dapat mengendalikan kekuatan tanpa batas tsb.
Tanda tanda waham terjadi secara spiritual adalah ketika chakra visudhi atau chakra tenggorokannya terbuka lebar saat. Itulah mikro dan makro kosmos bersatu Tuhan jagad kecil dan Tuhan jagad besar melebur sehingga yang berbicara adalah rasa ingsun atau sejatinya aku atau kemahaan yang berbicara jelas saja merasa diri yang paling hebat tanpa tanding selendangnya Tuhan atau kesombongan super powernya yang berbicara dan ini wajar terjadi pada yang berproses dalam spiritual dan menjadi tidak wajar saat dirinya menghentikan proses.
Waham bisa disembuhkan karena masalah waham yang menahun ini bertempat di titik meredian di puncak kepala tempat keluar masuknya ruh yang tertutup karena selama ini manusia tersebut lebih mementingkan ajnanya atau daya fikirnya sebagai titik pengolahan spiritualnya sehingga syaraf dititik meredian itu tidak dapat mengenali dalamnya lautan dan tingginya langit, diatas langit masih ada langit.
GM Suhandono