27/07/2026
π’ Kapan waktu yang tepat melakukan pemeriksaan PCR pada udang? π¦π¬
Pemeriksaan PCR tidak hanya dilakukan saat udang sakit. Justru, monitoring secara berkala sejak fase hatchery hingga pembesaran dapat membantu mendeteksi penyakit lebih dini sehingga risiko kerugian di tambak bisa diminimalkan.
π Rekomendasi waktu pemeriksaan PCR:
π₯ Surveilans Wajib di Hatchery
βοΈ Sampel: Air, Artemia, PL 1β10
π¬ AHPND β’ EHP β’ WSSV β’ IMNV β’ TSV β’ YHV β’ DIV-1 β’ NHP β’ CMNP
π¦ Nauplii
π¬ 4 penyakit utama
π¦ PL 1β3
π¬ 4 penyakit utama
π¦ PL 6β8
π¬ 4 penyakit utama
π Fase Pra-Tebar & Pembesaran
π¦ PL 7β12 (sebelum tebar)
βοΈ Screening kualitas benur
π¬ WSSV β’ EHP β’ AHPND β’ IMNV β’ TPD β’ IHHNV (sesuai kebutuhan)
π¦ DOC 15β20
βοΈ Monitoring awal setelah tebar
π¬ EHP β’ AHPND β’ WSSV
π¦ DOC 30β40
βοΈ Evaluasi pertumbuhan
π¬ EHP (prioritas) β’ AHPND β’ WSSV
π¦ DOC 45β60
βοΈ Masa risiko penyakit mulai meningkat
π¬ EHP β’ WSSV β’ IMNV β’ AHPND
π¦ DOC >60
βοΈ Monitoring menjelang panen atau saat ada indikasi masalah
π¬ Pemeriksaan disesuaikan dengan kondisi tambak
β οΈ Jangan menunggu umur tertentu jika muncul gejala!
Segera lakukan PCR apabila udang mengalami:
1. Nafsu makan menurun
2. Pertumbuhan tidak seragam
3. White f***s
4. Mortalitas meningkat
5. Berenang lemah atau perilaku tidak normal
Deteksi dini = keputusan lebih cepat = peluang panen yang lebih baik. ππ¦