02/06/2023
Apa itu pra-diabetes?
1. Pre-diabetes dan tanda-tanda untuk mengenali penyakitnya
Ketika intoleransi glukosa terjadi pada tubuh pasien, kadar glukosa darah naik di atas kadar glukosa darah optimal, tetapi lebih rendah dari indeks yang mendefinisikan diabetes. Kondisi ini adalah pra-diabetes.
Jika tidak ditangani sejak dini, kondisi ini akan semakin parah, berkembang menjadi diabetes tipe 2 dan pasien berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, jika penyakit terdeteksi sejak dini, pengobatan yang tepat dapat memberikan hasil yang baik, mencegah diabetes dan berbagai komplikasi berbahaya lainnya.
- Pertama, pasien perlu melakukan tes toleransi glukosa, tes HbA1c. Selanjutnya, pasien perlu menjalani tes toleransi glukosa, artinya pasien akan diberikan larutan yang mengandung glukosa.
Jika pemeriksaan glukosa darah setelah 2 jam menunjukkan hasil sebagai berikut, berarti pasien menderita gangguan toleransi glukosa:
+ Gula darah puasa < 7mmol/L.
+ Setelah 2 jam toleransi glikemik, hasil indeks glikemik dari 7,8 mmol/L - 11,1 mmol/L.
+ Hasil tes HbA1c dari 42 menjadi 47 mmol/mol.
+ Setelah puasa malam, gula darah diperiksa pada pagi hari dari 5,1 mmol/L - 7 mmol/L.
Gejala penyakit ini beragam dan sulit dikenali. Cara terbaik untuk mendeteksi penyakit ini adalah dengan melakukan pemeriksaan, terutama pada kelompok berisiko tinggi berikut ini:
Kasus obesitas.
Riwayat keluarga diabetes.
Orang yang kurang aktif secara fisik.
+ Orang dengan dislipidemia, hipertensi, dll.
Wanita yang memiliki penyakit ovarium polikistik atau menderita diabetes selama kehamilan.