26/04/2018
Pada saat Anda berhubungan seksual dengan pasangan Anda, pria akan mencapai orgasme dan menghasilkan ejakulasi. Ejakulasi yang dihasilkan ini akan mendorong cairan semen yang mengandung sperma ke dalam va**na wanita menuju leher rahim. Cairan semen ini memberikan makanan sebagai bekal untuk sperma dalam melakukan perjalanan, dan juga dapat memberikan petunjuk arah bagi sperma.
Kekuatan ejakulasi memberikan dorongan kepada sperma rata-rata 10 ml per jam untuk mencapai sel telur. Meski pria membutuhkan orgasme untuk melepaskan sperma, wanita tidak memerlukan orgasme agar terjadi konsepsi.
Setelah sperma masuk ke dalam tubuh wanita, perjalanan sperma mencari sel telur untuk dibuahi baru akan dimulai. Ini merupakan perjalanan yang panjang bagi sperma dan tidak mudah untuk dilewati. Terdapat berbagai tantangan untuk mencapai keberhasilan membuahi sel telur. Tantangan pertama, yaitu lingkungan asam pada va**na yang membuat sperma tidak mampu hidup lama di va**na dan akhirnya mati. Tantangan kedua, yaitu lendir serviks. Hanya sperma yang memiliki kemampuan berenang paling kuat yang dapat menembus lendir serviks ini.
Setelah berhasil melewati jaring-jaring dari lendir serviks, sperma kemudian harus berenang sekitar 18 cm dari serviks menuju ke rahim, kemudian ke tuba falopi untuk mencapai sel telur. Sperma bisa terjebak atau nyasar ke tuba falopi yang salah, atau bahkan bisa mati di tengah pencariannya. Rata-rata sperma mampu berjalan sepanjang 2,5 cm setiap 15 menit. Sperma yang mampu berenang sangat cepat mungkin mampu bertemu dengan sel telur dalam waktu 45 menit atau jika tidak, maka dapat memakan waktu sampai 12 jam.
Perjalanan sperma belum selesai walaupun sudah bertemu dengan sel telur. Satu telur mungkin bisa didekati oleh ratusan sperma, namun hanya sperma terkuat yang dapat menembus dinding luar sel telur. Ketika ada satu sperma yang mampu memasuki sel telur sampai inti sel telur, maka sel telur membentuk pertahanan diri sehingga mencegah sperma lain memasukinya. Dan akhirnya, terjadilah pembuahan atau konsepsi.
Jika sperma tidak mampu bertemu dengan sel telur, maka sperma mampu bertahan dalam tubuh wanita sampai 7 hari. Jika wanita melepaskan sel telur pada masa ini, kesempatan untuk bisa hamil masih terbuka lebar. Jadi, perhatikan waktu yang tepat dalam melakukan hubungan seksual untuk mencapai kehamilan
Semoga bermanfaat bagi bunda semuanya 😊