RS Abdi Waluyo

RS Abdi Waluyo Abdi Waluyo Hospital provides patients with the best quality healthcare by combining the most advance

31/08/2026

🫀 Jantung Berdebar Bisa Jadi Tanda Gangguan Irama Jantung. Kenali Terapi PFA yang Lebih Presisi.

Atrial Fibrilasi (AF) merupakan salah satu gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi cepat dan tidak teratur. Kondisi ini dapat mengganggu aliran darah di dalam jantung sehingga meningkatkan risiko terbentuknya bekuan darah yang dapat memicu stroke apabila tidak ditangani dengan tepat.

Simak penjelasan dr. Ardhestiro H. Putro, Sp.JP, FIHA, FAPSC, Dokter Spesialis Jantung RS Abdi Waluyo, mengenai Pulse Field Ablation (PFA), teknologi ablasi terbaru yang dirancang lebih selektif dalam menargetkan jaringan penyebab gangguan irama jantung. Dengan dukungan 3D Mapping, tindakan dapat dilakukan secara lebih presisi sekaligus membantu mengurangi risiko cedera pada jaringan sehat di sekitarnya.

Tidak semua pasien dengan Atrial Fibrilasi memerlukan tindakan PFA. Oleh karena itu, pemeriksaan dan evaluasi oleh dokter spesialis jantung diperlukan untuk menentukan pilihan terapi yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Layanan Pulse Field Ablation (PFA) kini tersedia di RS Abdi Waluyo, didukung oleh fasilitas Hybrid Cath Lab, teknologi 3D Mapping, serta tim dokter spesialis jantung berpengalaman untuk membantu memberikan penanganan yang lebih presisi bagi pasien dengan indikasi yang sesuai.

Jangan abaikan keluhan seperti jantung berdebar, mudah lelah, sesak napas, atau irama jantung yang tidak teratur. Semakin dini gangguan irama jantung dikenali, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

www.abdiwaluyo.com

Ablation

28/08/2026

"🩺 Dulu Jalan Saja Sulit, Kini Kembali Beraktivitas Berkat Operasi Minimal Invasif

Nyeri pinggang yang menjalar hingga kaki, disertai baal dan kelemahan, bukanlah keluhan yang boleh dianggap sepele. Kondisi ini dapat menjadi tanda saraf terjepit yang, bila tidak ditangani dengan tepat, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menurunkan kualitas hidup.

Bapak Wong Jit Khiong sempat mengalami nyeri hebat setiap bangun tidur, kesulitan berjalan, bahkan akhirnya terjatuh karena kakinya mulai terasa baal dan lemah. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, beliau akhirnya mempercayakan penanganannya kepada dr. M. Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS, Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Abdi Waluyo.

Melalui operasi endoskopi tulang belakang (BESS/biportal endoscopic spine surgery) dengan hanya beberapa sayatan kecil, tindakan dapat dilakukan secara minimal invasif tanpa operasi terbuka yang besar. Setelah pemulihan, beliau kini sudah dapat berjalan kembali, beraktivitas ringan, dan perlahan kembali menjalani kesehariannya dengan lebih nyaman.

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada RS Abdi Waluyo. Semoga kisah ini dapat menjadi harapan bagi pasien lain yang mengalami keluhan serupa dan masih ragu untuk mencari penanganan yang tepat.

www.abdiwaluyo.com

27/08/2026

Preeklamsia Bisa Datang Tanpa Disadari. Bisakah Risikonya Diketahui Sejak Dini?

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi serius pada kehamilan yang dapat berdampak pada kesehatan ibu sekaligus pertumbuhan janin. Risikonya dapat lebih tinggi pada kehamilan pertama maupun pada ibu dengan faktor tertentu, seperti riwayat hipertensi, diabetes, kehamilan kembar, atau kehamilan melalui program bayi tabung. Karena itu, skrining sejak awal kehamilan menjadi langkah penting untuk mengenali risiko sedini mungkin.

Skrining dapat dimulai dengan menilai faktor risiko ibu, kemudian sesuai indikasi dilanjutkan dengan USG untuk mengevaluasi aliran darah arteri uterina serta pemeriksaan biomarker seperti PlGF dan sFlt-1. Simak penjelasan dr. Dwi Ajeng Rembulan, Sp.OG, Subsp. KFM, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Subspesialis Kedokteran Fetomaternal RS Abdi Waluyo mengenai deteksi dini, faktor risiko, serta pentingnya pemantauan preeklamsia selama kehamilan.

💬 Masih punya pertanyaan seputar kehamilan risiko tinggi? Tulis di kolom komentar!

24/08/2026

Preeklamsia sering disebut sebagai silent complication karena tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Itulah mengapa kontrol kehamilan rutin bukan sekadar formalitas, tetapi langkah penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin.

Melalui pemeriksaan berkala, dokter dapat mendeteksi perubahan yang mungkin tidak disadari oleh ibu hamil, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat bila diperlukan.

💬 Simpan postingan ini dan bagikan kepada keluarga atau sahabat yang sedang menjalani kehamilan. Semakin banyak yang memahami preeklamsia, semakin besar peluang untuk melakukan deteksi dini.

21/08/2026

PART 2 | CT Scan Jantung Normal, Tapi Masih Nyeri Dada?

Pada Part 1, kita telah mengenal coronary microvascular dysfunction, yaitu gangguan fungsi pembuluh darah kecil jantung yang dapat menjadi salah satu penyebab nyeri dada meskipun tidak ditemukan penyempitan bermakna pada pembuluh darah koroner besar.

Lalu, bagaimana cara mendeteksinya? Selain menilai pembuluh darah besar, dokter dapat mengevaluasi Coronary Flow Reserve (CFR) untuk melihat kemampuan aliran darah koroner meningkat saat jantung membutuhkan lebih banyak suplai darah. Nilai yang rendah dapat mengarah pada adanya gangguan fungsi mikrovaskular. Evaluasi aliran darah dan perfusi otot jantung dapat dilakukan dengan pemeriksaan Dynamic SPECT menggunakan Gamma Camera, sesuai indikasi dokter.

Simak penjelasan dr. Prasetyo Andriono, Sp.JP, FSCCT, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Abdi Waluyo mengenai pemeriksaan untuk mendeteksi coronary microvascular dysfunction.

Lalu, jika gangguan mikrovaskular ditemukan, bagaimana penanganannya? Nantikan pembahasannya di Part berikutnya.

www.abdiwaluyo.com

19/08/2026

PART 1 | CT Scan Jantung Normal, Tapi Masih Nyeri Dada?

Saat CT Scan jantung tidak menunjukkan penyempitan bermakna pada pembuluh darah koroner besar, apakah nyeri dada berarti bukan berasal dari jantung? Belum tentu.

Selain pembuluh darah koroner besar atau makrovaskular, terdapat banyak pembuluh darah berukuran sangat kecil yang disebut mikrovaskular. Pembuluh darah kecil inilah yang membantu mengalirkan darah hingga ke otot jantung. Bila fungsinya terganggu, kondisi ini disebut coronary microvascular dysfunction dan dapat menyebabkan keluhan nyeri dada meskipun pembuluh darah koroner besar tidak mengalami penyempitan yang bermakna.

Kondisi ini penting untuk dikenali, terutama pada wanita. Simak penjelasan dr. Prasetyo Andriono, Sp.JP, FSCCT, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Abdi Waluyo mengenai coronary microvascular dysfunction dan peran pembuluh darah kecil pada jantung.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah pembuluh darah mikrovaskular mengalami gangguan? Simak pembahasannya di Part 2.

www.abdiwaluyo.com

14/08/2026

Benjolan di Bekas Operasi Sesar yang Selalu Nyeri Saat Haid? Jangan Diabaikan.

Bekas operasi sesar yang sudah lama sembuh tetapi terasa nyeri setiap kali menstruasi—terlebih bila disertai benjolan—dapat menjadi salah satu tanda endometriosis subkutis.

Kondisi ini terjadi ketika jaringan menyerupai lapisan rahim tumbuh di bawah kulit, termasuk pada area bekas operasi sesar. Keluhannya dapat berupa benjolan dan nyeri yang khas memburuk atau berulang mengikuti siklus menstruasi.

Pada pasien dengan kondisi yang sesuai, High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terapi tanpa operasi terbuka. Teknologi ini memfokuskan energi ultrasound pada jaringan yang menjadi target untuk menghasilkan panas dan mengablasi jaringan tersebut, tanpa memerlukan sayatan. Layanan HIFU tersedia di RS Abdi Waluyo untuk pasien dengan indikasi yang sesuai.

Apakah setiap endometriosis subkutis bisa diterapi dengan HIFU?

Tidak selalu. Pemilihan terapi perlu disesuaikan dengan lokasi, ukuran, kondisi jaringan, gejala, serta hasil pemeriksaan setiap pasien.

Kenali keluhannya dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis serta pilihan terapi yang tepat.

www.abdiwaluyo.com

🦷 Satu Mulut, Banyak Ahli. Kamu Sudah Tahu Bedanya?Tahukah Anda bahwa setiap masalah gigi dan mulut memiliki dokter gigi...
12/08/2026

🦷 Satu Mulut, Banyak Ahli. Kamu Sudah Tahu Bedanya?

Tahukah Anda bahwa setiap masalah gigi dan mulut memiliki dokter gigi dengan keahlian yang berbeda?

Mulai dari gigi berlubang, gigi bungsu, gusi berdarah, kehilangan gigi, hingga perawatan estetika, semuanya ditangani oleh dokter gigi sesuai bidang keahliannya. Dengan penanganan yang tepat, diagnosis dapat ditegakkan lebih akurat dan perawatan pun menjadi lebih optimal.

Di RS Abdi Waluyo tersedia layanan kedokteran gigi yang komprehensif, meliputi:

🦷 Konservasi Gigi & Endodontik
Menangani gigi berlubang yang sudah mencapai saraf, perawatan saluran akar, hingga membantu mempertahankan gigi agar tetap berfungsi.

🦷 Periodonsia
Berfokus pada kesehatan gusi dan jaringan penyangga gigi, termasuk penanganan gusi berdarah, periodontitis, serta tindakan cangkok gusi bila diperlukan.

🦷 Prostodonsia
Membantu mengembalikan fungsi kunyah dan estetika melalui gigi tiruan, implan gigi, veneer, hingga rehabilitasi rongga mulut.

🦷 Bedah Mulut & Maksilofasial
Menangani gigi bungsu impaksi, pencabutan gigi kompleks, implan gigi, trauma wajah dan rahang, serta berbagai tindakan bedah pada rongga mulut.

Selain didukung oleh berbagai layanan dokter gigi spesialis, RS Abdi Waluyo juga dilengkapi dengan teknologi radiologi kedokteran gigi, seperti foto panoramik, CBCT 3D, sefalometri, dan foto periapikal, yang membantu dokter melihat kondisi gigi, rahang, dan jaringan di sekitarnya secara lebih menyeluruh untuk mendukung diagnosis dan perencanaan perawatan.

✨ Apa pun keluhan gigi dan mulut Anda, jangan menunggu hingga rasa sakit semakin berat. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan masalah lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

www.abdiwaluyo.com

Kenali Dampak Penyakit Radang Usus (IBD) pada Organ Lain & Pentingnya Vaksinasi Bersama Pakar dari University of Chicago...
10/08/2026

Kenali Dampak Penyakit Radang Usus (IBD) pada Organ Lain & Pentingnya Vaksinasi Bersama Pakar dari University of Chicago Medicine dan RS Abdi Waluyo

Inflammatory Bowel Disease (IBD), yang mencakup penyakit Crohn dan kolitis ulseratif, tidak hanya memengaruhi saluran cerna. Penyakit ini juga dapat menimbulkan manifestasi pada berbagai organ lain, seperti sendi, kulit, mata, hingga sistem imun. Di sisi lain, vaksinasi merupakan bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan pasien IBD, terutama bagi mereka yang menjalani terapi yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Untuk membahas topik tersebut, RS Abdi Waluyo IBD Center kembali berkolaborasi dengan University of Chicago Medicine melalui Webinar University of Chicago – Episode 6 yang menghadirkan para pakar internasional dan nasional.

Webinar ini akan menghadirkan:
* Prof. Benjamin McDonald, MD, PhD – The University of Chicago Medicine
* Tenzin Choden, MD – The University of Chicago Medicine
* dr. Suzy Maria, Sp.PD-KAI, M.Sc – RS Abdi Waluyo
* dr. Faisal Parlindungan, M.Ked(PD), Sp.PD-KR – RS Abdi Waluyo

Dengan moderator:
* dr. Paulus Simadibrata, Sp.PD, FACG

Peserta akan memperoleh wawasan berbasis bukti ilmiah mengenai manifestasi IBD di luar saluran cerna, pentingnya vaksinasi pada pasien IBD, serta pendekatan multidisiplin dalam pengelolaan penyakit ini.

📅 Sabtu, 22 Agustus 2026
🕗 08.00 – 10.00 WIB
📍 Online via Zoom
💳 Gratis

Segera daftarkan diri Anda melalui QR Code pada poster dan jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti diskusi ilmiah bersama para ahli di bidang Inflammatory Bowel Disease (IBD).

www.abdiwaluyo.com

07/08/2026

🦷 Gigi Bungsu Tumbuh Miring? Jangan Tunggu Sampai Menimbulkan Masalah.

Gigi bungsu yang tumbuh miring (impaksi) sering kali tidak menimbulkan keluhan pada awalnya. Namun seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, sulit mengunyah, sulit membuka mulut, infeksi, hingga merusak gigi di sebelahnya. Pada beberapa kasus, pencabutan gigi bungsu juga dapat dikombinasikan dengan pemasangan dental implant untuk menggantikan gigi yang hilang sesuai indikasi klinis.

Simak penjelasan drg. Antonius Kevin Arlen, Sp.B.M.Mf., FICS, Dokter Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial RS Abdi Waluyo, mengenai penanganan gigi bungsu impaksi, proses odontektomi, hingga tahapan pemasangan dental implant dan bone graft untuk membantu mengembalikan fungsi serta kesehatan rongga mulut.

Di RS Abdi Waluyo, layanan Bedah Mulut dan Maksilofasial didukung oleh dokter spesialis berpengalaman, pemeriksaan CBCT (Cone Beam CT) untuk membantu perencanaan tindakan yang lebih akurat, serta penanganan komprehensif sesuai kondisi setiap pasien. General Knowledge-RS AW.pdf

Jangan abaikan gigi bungsu yang bermasalah. Semakin dini diperiksa, semakin besar peluang penanganan dilakukan sebelum menimbulkan komplikasi.

www.abdiwaluyo.com

Address

Jalan HOS Cokroaminoto 31-33
Jakarta
10350

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RS Abdi Waluyo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category