Bumi kita menyimpan kekayaan alam yang sangat bernilai bagi dunia kesehatan. Di Indonesia saja tumbuh lebih dari 1.000 spesies tanaman obat, sebagian besar belum teridentifikasi secara ilmiah. Beberapa di antara mereka sudah diteliti hingga tahap uji klinis—uji pada manusia, tingkatan tertinggi pembuktian obat di mata medis. Namun, lebih banyak yang masih berupa pengetahuan turun-temurun. Keberada
an mereka layak untuk diperhitungkan lantaran bukti empiris sudah banyak tersedia. Bukti empiris meliputi jenis-jenis penyakit yang bisa disembuhkan dan dosis yang biasa diberikan. Mayoritas tanaman-tanaman berkhasiat itu dipakai secara keroyokan, alias dibuat dalam ramuan. Itu dimaksudkan agar khasiatnya saling melengkapi. Namun, beberapa juga digunakan secara tunggal, terutama untuk tujuan menjaga kesehatan. Herbal tentu menjadi pilihan yang sangat tepat bagi masyarakat Indonesia. Bukan saja karena ketersediaan tanaman obat yang melimpah di dalam negeri, tapi juga banyaknya dukungan dari bidang agro, kimia, dan biologi akan kehadiran herbal. Besarnya keuntungan itu mungkin bisa membuat produksi herbal tradisional menjadi salah satu produk devisa negara.