31/08/2026
Namanya — Centella asiatica.
Di Indonesia, Sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal. Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini bahkan punya reputasi sebagai semacam “brain tonic” untuk membantu fungsi mental dan daya ingat.
Ternyata, pegagan memang sudah masuk ke dalam beberapa randomized controlled trials (RCT) pada manusia.
Salah satu penelitian double-blind, placebo-controlled melibatkan 28 orang lanjut usia sehat. Peserta menerima ekstrak pegagan dengan dosis 250, 500, atau 750 mg per hari selama 2 bulan dan kemudian menjalani berbagai pengujian fungsi kognitif serta mood.
Peneliti kemudian tidak hanya melihat satu penelitian. Mereka menggabungkan hasil berbagai penelitian dalam sebuah systematic review dan meta-analysis.
Hasilnya cukup mengejutkan:
Dari penelitian yang tersedia, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada seluruh domain fungsi kognitif pegagan dibandingkan placebo.
Ada sinyal menarik pada beberapa aspek mood dan alertness. Meta-analysis tersebut menemukan peningkatan skor alertness dan penurunan skor anger pada waktu tertentu setelah pemberian pegagan.
Posisinya jauh lebih menarik:
Ada sinyal biologis dan klinis yang menarik, tetapi bukti keseluruhan masih terbatas.
Kenapa? Karena penelitian menggunakan:
- Bentuk ekstrak yang berbeda,
- Dosis yang berbeda,
- Durasi yang berbeda,
dan produk pegagan yang tidak selalu memiliki standardisasi senyawa yang sama.
Bahkan penelitian fase I yang lebih baru pada orang lanjut usia dengan gangguan kognitif meneliti bagaimana senyawa seperti asiatic acid dan madecassic acid diserap dan dimetabolisme tubuh.
Hasil awal menunjukkan ekstrak terstandar tersebut dapat ditoleransi dengan baik dalam pemberian tunggal, sekaligus memberikan informasi penting mengenai farmakokinetiknya.
Dari tanaman kecil yang tumbuh di tempat lembap. sampai ekstraknya dianalisis. senyawanya diukur. Dan akhirnya diuji pada manusia. Perjalanan dari tanaman ke bukti ternyata panjang.
Referensi ilmiah: systematic review & meta-analysis RCT Centella asiatica pada fungsi kognitif dan mood; serta penelitian klinis farmakokinetik ekstrak pegagan terstandar.