10/03/2026
Di tengah kesibukan dunia kerja dan kehidupan pribadi, seorang wanita muda asal Banjarmasin, Syaidatul Fitria, memilih jalan berbeda. Baginya, karier bukanlah satu-satunya tujuan hidup. Ada panggilan hati yang lebih besar, menjaga dan melestarikan seni tari tradisional Banjar.
Lahir pada 19 Desember 2001, Fitria kini menyandang predikat Galuh Banjar Berbakat Kota Banjarmasin Tahun 2025. Gelar itu bukan sekadar penghargaan, melainkan simbol dedikasi terhadap budaya daerah. “Saya ingin berdedikasi dan berkontribusi lebih luas sesuai slogan saya, Kenali Budaya, Lestarikan Warisan, dan Banggakan Banua,” ujarnya.
Proses tersebut tentu tidak mudah, ia harus pintar-pintar membagi waktu antara latihan, kegiatan resmi, pekerjaan dan kehidupan pribadi. Meski demikian, semua itu seakan ringan karena dijalani dengan cinta dan komitmennya terhadap budaya daerah.
Baca Selengkapnya di Kolom Komentar.....