12/08/2026
Hati-Hati, Minuman Soda Bisa Tingkatkan Risiko K4nker
Sudah tidak diragukan lagi jika minuman soda banyak digemari. Selain rasanya yang manis, minuman ini juga memberikan sensasi segar ketika Anda meminumnya. Karena itu, minuman ini sering kali menjadi pilihan untuk melepas dahaga di cuaca yang terik.
Meskipun demikian, nyatanya minuman ringan tersebut memiliki dampak serius terhadap kesehatan. Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa minuman soda dapat memicu berbagai jenis penyakit.
Bahkan kabarnya, minuman soda berhubungan dengan peningkatan risiko k4nker. Apakah benar minuman soda menjadi penyebab k4nker?
Hubungan antara minuman soda dan k4nker sebenarnya masih menjadi perdebatan tersendiri di kalangan para peneliti dunia. Berikut beberapa temuan terkait minuman soda sebagai penyebab k4nker:
• K4nker Usvs Besar
Terdapat sejumlah studi yang menyebutkan bahwa konsumsi minuman soda tidak berhubungan dengan k4nker usvs besar (kanker k0lon). Namun di lain pihak, ada p**a beberapa penelitian lain yang menyatakan hal sebaliknya.
Jadi, b4haya minuman soda sebagai pemicu k4nker k0lon sebenarnya masih diperdebatkan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk membuktikannya.
• K4nker P4nkreas
Salah satu penelitian di Singapura yang dimuat dalam jurnal Cancer Epidemiology telah membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman ringan lebih dari dua kali dalam seminggu berisiko mengalami k4nker kelenj4r p4nkreas.
Kadar gula yang tinggi dalam minuman soda ‘memaksa’ kelenj4r p4nkreas untuk mengeluarkan insulin guna memetabolisme gula. Hal tersebut meningkatkan risiko k4nker p4nkreas.
• K4nker D4rah dan K4nker P4ru
Tidak hanya itu, zat pewarna dalam minuman soda, yakni 4-methylimidazole (4-MEI) rupanya berpotensi menyebabkan k4nker.
Sebuah studi menyebutkan, zat 4-MEI yang menciptakan warna karamel atau kecokelatan pada minuman ringan dapat memicu terjadi k4nker d4rah (levkemia) dan k4nker p4ru.
Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal PLOS One tersebut menyatakan bahwa semakin gelap warna minuman soda, maka semakin tinggi kadar pewarna 4-MEI di dalamnya, sehingga risiko k4nker yang diakibatkannya pun semakin tinggi.
Berbagai penelitian tersebut mendukung anggapan bahwa minuman soda menjadi penyebab k4nker. Namun, sampai saat ini masih terus dilakukan berbagai penelitian ilmiah untuk mengetahui hubungan pasti antara minuman soda dan kanker.
Selain berisiko terhadap penyakit k4nker, minum soda berlebihan juga memicu berbagai penyakit. Karena efek negatif tersebut, ada baiknya Anda memperhatikan batas minum soda per hari agar terhindar dari b4haya minuman soda.
Lalu, berapa batasan minum soda setiap harinya? Mengenai hal ini, sebelumnya Anda perlu mengetahui bahwa seseorang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi gula lebih dari 50 gram per hari.
Sementara, dalam satu kaleng minuman soda mengandung 17 gram gula. Belum lagi, kandungan gula yang Anda dapatkan dari makanan dan minuman lain.
Tingginya risiko konsumsi gula berlebih akibat minum soda perlu Anda cermati. Apalagi jika Anda ingin menjaga atau mencapai berat badan ideal. Sebaiknya Anda membatasi konsumsi minuman bersoda.
Meskipun pembuktian mengenai minuman bersoda sebagai penyebab k4nker masih memerlukan penelitian lanjutan, tetap saja ada risiko kesehatan lainnya yang tidak bisa Anda sepelekan.
Sebagai alternatif, konsumsilah air mineral, susu rendah lemak, atau jus buah alami tanpa gula. Dengan memilih asupan yang sehat, Anda dapat terhindar dari berbagai risiko penyakit berbahaya seperti k4nker, 0besitas dan di4betes di kemudian hari.
Sumber: https://www.klikdokter.com/info-sehat/kanker/hati-hati-minuman-soda-bisa-tingkatkan-risiko-kanker?srsltid=AfmBOopQilsDj1KKlSi2VupFIGEFJiiLhl2ABnsB-JS-gjooGPvLvhcX