02/06/2026
Ada orang yang tahu banyak tentang kebaikan, tetapi masih kesulitan memperlakukan orang terdekat dengan baik.
Bukan selalu karena ia tidak paham mana yang benar.
Kadang karena ada luka yang belum pulih.
Ada emosi yang belum pernah dipelajari cara mengelolanya.
Ada trauma yang terus berbicara melalui kemarahan, kontrol, atau sikap defensif.
Ibadah dapat membimbing hati menuju kebaikan. Namun kesehatan mental, pengelolaan emosi, dan pola relasi yang sehat juga perlu dipelajari dan dilatih.
Karena menjadi pribadi yang baik bukan hanya tentang mengetahui kebenaran, tetapi juga mampu menghadirkannya dalam perilaku sehari-hari.
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” (HR. Tirmidzi)
Akhlak terbaik sering kali terlihat bukan di depan banyak orang, tetapi di rumah, kepada mereka yang paling dekat dengan kita.