01/08/2026
Miris...
Seorang ayah seharusnya merasa aman di rumahnya sendiri.
Namun sebuah peristiwa memilukan terjadi di Medan. Seorang pria berinisial RT (39) diduga membakar ayah kandungnya, YL (66), setelah keduanya terlibat pertengkaran. Yang membuat kasus ini semakin memprihatinkan, pelaku juga diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat kejadian.
Sebagai seorang dokter, saya ingin mengajak kita semua melihat kasus ini bukan hanya sebagai berita kriminal, tetapi juga sebagai pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba dapat berkaitan dengan perubahan perilaku yang berbahaya. Penggunaan zat adiktif dapat mengganggu fungsi otak, menurunkan kemampuan mengendalikan emosi, mengaburkan penilaian, dan meningkatkan risiko tindakan impulsif maupun agresif. Namun, penyebab pasti perilaku seseorang tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan yang berwenang.
Yang paling menyedihkan, korbannya adalah seorang ayah berusia 66 tahun yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dan perlindungan dari keluarganya.
Fakta kasus:
• Korban: YL (66 tahun).
• Pelaku: RT (39 tahun), anak kandung korban.
• Lokasi: Jalan Wakaf 1A, Pinang Baris, Medan.
• Waktu kejadian: Jumat, 17 Juli 2026.
• Diduga diawali pertengkaran, kemudian pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban dan membakarnya.
• Korban mengalami luka bakar pada perut, selangkangan, dan beberapa bagian tubuh lainnya sehingga harus menjalani perawatan intensif.
• Pelaku sempat diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
• Pelaku diketahui merupakan residivis dan diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat kejadian.
Semoga korban segera mendapatkan penanganan terbaik dan pulih dari luka yang dialaminya. Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi cobaan yang begitu berat.
Mari kita lebih peduli terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Jangan menunggu sampai kecanduan menghancurkan kesehatan, masa depan, bahkan merenggut rasa kemanusiaan dalam sebuah keluarga.
Karena ketika narkoba menguasai hidup seseorang, yang hancur bukan hanya dirinya, tetapi juga orang-orang yang paling ia cintai.