Seminar SILC Lasik Center

Seminar SILC Lasik Center 1st International SILC Lasik Center Seminar

SmartSight Is Yours — Saatnya Melihat Lebih BebasMasih bergantung pada kacamata atau lensa kontak?Kini teknologi koreksi...
04/05/2026

SmartSight Is Yours — Saatnya Melihat Lebih Bebas

Masih bergantung pada kacamata atau lensa kontak?
Kini teknologi koreksi mata modern hadir lebih nyaman, presisi, dan minim gangguan aktivitas.

✨ SmartSight di SILC Lasik Center membantu Anda menikmati hidup dengan penglihatan lebih jernih dan recovery lebih cepat untuk gaya hidup aktif masa kini.

Kenapa SmartSight semakin populer?
✔️ Teknologi modern & presisi tinggi
✔️ Prosedur lebih nyaman
✔️ Recovery lebih cepat
✔️ Cocok untuk profesional aktif & generasi produktif

Bulan Mei ini, SILC Lasik Center menghadirkan campaign spesial:
💫 “SmartSight Is Yours”

Karena hidup terasa berbeda saat Anda bisa melihat dunia tanpa batas.

📍 SILC Lasik Center
Dipo Business Center Rukan A2 & B1
Jl. Gatot Subroto Kav. 50–52 Jakarta Pusat

📲 Konsultasi sekarang:
0822 98 599 599

https://lasikjakarta.id/smartsight-is-yours-silc-lasik-center/

Temukan teknologi koreksi mata modern SmartSight di SILC Lasik Center. Kampanye “SmartSight Is Yours” hadir Mei ini untuk bantu Anda melihat lebih jelas tanpa batas.

Teknologi Tercanggih, Hasil Terbaik Dengan Harga TerjangkauMenjadi semboyan   dalam melayani anda sepenuh hati.Karena ka...
30/10/2024

Teknologi Tercanggih, Hasil Terbaik Dengan Harga Terjangkau

Menjadi semboyan dalam melayani anda sepenuh hati.

Karena kami yakin, penglihatan yang optimal menjadi salah satu jaminan dalam meningkatkan kualitas hidup anda.

Saatnya tentukan pilihan bagi anda yang ingin lepas kacamata dan lensa kontak dengan prosedur

Prosedur Surface Ablation dan Lasik menjadi pilihan tepat dengan dukungan berpengalaman serta teknologi tercanggih Schwind Amaris 1050 RS, High Performance Eye Laser.

Jangan pernah lewatkan kesempatan terbaik untuk anda meningkatkan karir dan profesi bersama SILC Lasik Center sebagai klinik utama layanan Lasik.

Hubungi : 0822 98 599 599�� ��

Layanan SILC Lasik Center®️ Indonesia :�

1. Smartsurface�
2. ZLASIK�
3. Lasik Xtra�
4. PresbyMax Hybrid�
5. SmartSight�
6. Refractive Lens Exchange�
7. Operasi Katarak�
8. Ortho-K

Berkat LASIK, Mengasuh Anak Jadi Lebih SeruMengasuh dan merawat anak merupakan keseruan tersendiri, terutama bagi orang ...
08/04/2024

Berkat LASIK, Mengasuh Anak Jadi Lebih Seru

Mengasuh dan merawat anak merupakan keseruan tersendiri, terutama bagi orang tua muda yang mempunyai bayi atau balita. Tapi, keseruan itu bisa berkurang, seandainya Anda masih direpotkan oleh kacamata atau lensa kontak. Percayalah, merawat anak akan terasa jauh lebih mudah, jika Anda dapat melihat dengan jelas tanpa memerlukan alat bantu penglihatan.

Kebebasan dari kacamata dan lensa kontak akan mampu menyederhanakan rutinitas Anda dalam mengurus anak dan membuat Anda punya lebih banyak waktu untuk fokus pada anak-anak Anda. Kebebasan tersebut bisa Anda dapatkan, jika memilih bedah refraktif laser, seperti LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis).

Lalu, apa saja manfaat LASIK bagi orang tua muda?



Hemat waktu dan uang

Memakai kacamata atau lensa kontak bisa merepotkan, terutama bagi orang tua yang sibuk. Belum lagi, ditambah kesibukan mengurus anak sepanjang hari. Bahkan, ibu rumah tangga atau ibu yang berkantor di rumah pun bisa kesulitan mencari waktu santai sejenak dan melakukan kegiatan untuk dirinya sendiri.

LASIK dapat menghemat waktu Anda di pagi hari dengan menghilangkan kebutuhan untuk memakai lensa kontak atau mencari-cari kacamata. Jika Anda khawatir dengan biaya LASIK, prosedur ini dapat menghemat uang Anda di masa depan, karena Anda tidak perlu membeli kacamata atau kontak baru secara terus-menerus.

Di samping itu, yang lebih penting, waktu Anda untuk mengurus lensa kontak bisa dipergunakan untuk bermain bersama anak-anak.

Aktivitas fisik yang lebih baik

Balita Anda baru belajar berjalan? Pasti Anda jadi sangat aktif bergerak mengikuti sambil memegangi untuk melindunginya agar tidak terjatuh.

LASIK dapat meningkatkan performa fisik Anda, jika Anda gemar berolahraga atau banyak melakukan aktivitas fisik lain. Memakai kacamata atau lensa kontak dapat menjadi kendala, karena kacamata atau lensa kontak dapat berembun atau jatuh pada waktu yang tidak tepat. Dengan LASIK, Anda dapat melihat dan mengasuh si kecil dengan jelas tanpa gangguan apa pun.

Sigap di malam hari

Jika Anda mengandalkan kacamata atau kontak lensa untuk melihat di malam hari, Anda mungkin harus melepasnya sebelum tidur. Hal ini dapat mengganggu, terutama jika Anda harus mendadak terbangun di tengah malam, ketika anak Anda terbangun dan menangis.

Operasi LASIK dapat memperbaiki penglihatan Anda di malam hari, sehingga Anda dapat dengan sigap bangun dan merawat si kecil.

Lebih percaya diri

Selain manfaat praktisnya, LASIK juga berdampak positif terhadap kepercayaan diri Anda. Banyak orang merasa tidak percaya diri, karena memakai kacamata atau kontak. LASIK dapat meningkatkan rasa percaya diri dengan membuat Anda melihat dengan jelas dan tidak perlu khawatir dengan kacamata atau kontak.

Sebagai orang tua, Anda perlu memancarkan rasa percaya diri dalam peran Anda sebagai pengasuh dan panutan bagi anak Anda. Anda dapat meningkatkan penampilan Anda dan merasa lebih nyaman dengan diri Anda sendiri dengan melakukan LASIK. Rasa percaya diri sebagai orang tua juga membantu menciptakan lingkungan rumah yang positif dan aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.

Tidak perlu menambah rasa khawatir

Setiap orang tua memiliki banyak hal yang harus dipikirkan tentang anaknya, mulai dari pengasuhan anak yang baik hingga dana untuk sekolahnya nanti. Hal terakhir yang ingin Anda khawatirkan adalah apakah kacamata Anda bersih atau apakah Anda punya cukup waktu untuk membersihkan lensa kontak.

Bayangkan, jika Anda tidak lagi perlu memikirkan kacamata dan lensa kontak. Setelah LASIK, Anda tidak perlu lagi memikirkan di mana kacamata Anda tertinggal atau apakah Anda memiliki cukup lensa kontak di rumah. Kehilangan alat bantu penglihatan bisa sangat merugikan, dan Anda mungkin akan kesulitan melakukan tugas sehari-hari sambil menjaga anak, seperti menyetir atau menjauhkan mereka dari bahaya.

Dengan LASIK, hal ini tidak lagi menjadi masalah. Karena, LASIK dapat memberikan kenyamanan lebih pada Anda, sehingga Anda dapat fokus pada hal yang lebih penting, yaitu keluarga Anda.

Tidak takut anak memainkan kacamata

Anak-anak sering kali lebih s**a bermain dengan barang-barang yang ada di rumah, bukan dengan mainannya. Misalnya, remote control, botol air mineral kosong, dan kacamata. Kacamata yang pecah bukan hanya membuat Anda tidak bisa melihat dengan jelas, melainkan juga berpotensi membuat anak terluka.

Meski Anda sudah berusaha hati-hati, terkadang Anda mungkin terburu-buru dan meletakkan kacamata begitu saja tanpa pikir panjang. Bayi atau balita Anda dapat dengan cepat mencoba mengambilnya. Hal ini tidak akan pernah terjadi, kalau Anda melepas ketergantungan pada kacamata dengan menjalani LASIK.

Bebas kotor-kotoran

Anda tentu ingin dapat menikmati aktivitas bersama anak Anda dan juga anggota keluarga lain. Liburan bareng keluarga tidak akan terasa seru, jika Anda selalu sibuk mengubah posisi kacamata. Selain itu, anak-anak senang bermain kotor-kotoran, termasuk pasir. Saat mereka menghamburkan pasir, butirannya bisa terperangkap di lensa kontak dan mengiritasi mata. Begitu juga dengan debu ataupun alergen yang masuk ke mata.

Banyak orang tua yang juga sudah lelah dengan lensa yang kotor dan tergores karena jari-jari kecil yang lengket memegang kacamata mereka, atau bingkai kacamata yang bengkok karena ditarik oleh bayi. Orang tua dari anak-anak yang lebih besar juga khawatir kacamata mereka terlepas dan patah karena bermain bersama. Itu berarti, kacamata dapat mengganggu keseruan dalam mengasuh anak.

Dengan LASIK, risiko seperti itu tidak lagi perlu Anda hadapi. Anda bisa bebas bermain bersama anak, dan ikut kotor-kotoran bersama mereka.

Lensa kontak juga bukan solusi yang paling tepat. Perawatan lensa menjadi hal yang kurang diperhatikan oleh orang tua yang memiliki anak kecil, sehingga kebersihan lensa kontak menjadi berisiko. Hal terakhir yang ingin dilakukan oleh orang tua yang kelelahan setelah anak-anak tertidur adalah berurusan dengan perawatan lensa kontak.



Bisa utamakan keamanan

Jika Anda adalah orang tua yang bergantung pada kacamata dan lensa kontak, mungkin Anda pernah memikirkan skenario terburuk, misalnya, "Bagaimana kalau saya terbangun dengan kondisi rumah terbakar, dan saya tidak dapat menemukan kacamata saya? Bagaimana saya bisa membawa anak-anak keluar rumah dengan aman?" Naluri untuk melindungi dan menjaga keselamatan anak-anak adalah salah satu alasan utama mengapa orang tua memutuskan untuk menjalani bedah refraktif laser, seperti LASIK.

Kiat bagi orang tua yang ingin LASIK

Orang tua muda sudah pasti sibuk. Anda tidak akan memiliki waktu berminggu-minggu untuk duduk diam di rumah dan memulihkan diri dari operasi. Jangan khawatir, bedah refraktif laser hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa, seperti bekerja dan mengemudi, keesokan harinya.Dan, Anda akan mendapatkan penglihatan terbaik tanpa ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak.

Selain menghemat waktu, bedah refraktif juga dapat menghemat jutaan seumur hidup Anda. Hanya dalam beberapa tahun, Anda akan menghemat lebih banyak uang dengan menjalani prosedur LASIK, karena prosedur ini menghilangkan biaya kacamata dan kontak yang tidak akan pernah berakhir.

Tapi, tentu ada banyak hal yang harus dipikirkan, ketika Anda mempertimbangkan LASIK, terutama jika Anda adalah orang tua. Misalnya, bagaimana dampaknya terhadap anak-anak dan kemampuan Anda untuk merawat mereka? Apalagi, jika anak Anda masih kecil. Anda perlu merencanakan operasi agar tidak terlalu mengganggu rutinitas, dan bicarakan dengan anak Anda agar mereka bisa memahami kondisi Anda.

Hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah berbicara dengan dokter bedah Anda dan memastikan semua pertanyaan Anda terjawab. Orang tua yang berpikir tentang LASIK sering kali memiliki pertanyaan yang berbeda dari orang yang tidak memiliki anak.

Misalnya, kapan saya bisa kembali mengurus anak saya? Operasi ini hampir tidak mengganggu rutinitas normal Anda, meskipun Anda harus memastikan ada orang lain yang dapat mengurus anak-anak pada hari operasi. Dengan begitu, Anda dapat fokus untuk beristirahat setelah tiba di rumah. Anda akan dapat melanjutkan rutinitas normal Anda keesokan harinya, dengan sedikit keterbatasan.

Bagi para ayah atau ibu yang telah memutuskan untuk menjalani LASIK, berikut ini adalah tujuh tip untuk hari operasi dan waktu pemulihan setelah LASIK:

Mintalah seorang teman, anggota keluarga, atau pengasuh anak untuk menjaga anak-anak pada hari operasi Anda dan mungkin menginap, jika anak-anak Anda membutuhkan perawatan di malam hari.
Mintalah seseorang yang dekat dengan Anda (pasangan, orang terdekat, ibu, ayah, sahabat) untuk mengantar Anda ke pusat LASIK, menemani Anda selama prosedur, mengantar Anda p**ang, dan memastikan Anda beristirahat setelahnya.
Anda dapat mandi keesokan harinya dan kembali ke rutinitas normal Anda. Tetapi, Anda tidak boleh berolahraga atau melakukan aktivitas berat setidaknya selama empat hari, termasuk menggendong anak-anak.
Beri tahu anak-anak bahwa mereka harus berhati-hati di sekitar Anda: tidak boleh mencolek mata atau berbuat kasar.
Anda tidak akan dapat melakukan olahraga kontak apa pun selama satu minggu setelah operasi. Anda juga dilarang berenang (di kolam atau di laut) selama satu minggu setelah operasi, karena ada organisme yang dapat hidup di dalam air. Jadi, jika dalam masa pemulihan ada agenda acara keluarga, beristirahatlah di sela-sela acara tersebut.
Ingatlah untuk meneteskan obat tetes mata pasca operasi selama yang jadwal dan dosisnya ditentukan oleh dokter bedah Anda. Biasanya Anda memerlukan obat tetes mata paling tidak selama empat hari.
Lindungi mata Anda saat berada di luar ruangan pada hari yang cerah dengan memakai kacamata hitam tanpa resep dan topi dengan tepian lebar.

SILC Lasik Center adalah pusat LASIK terdepan yang telah melakukan ratusan operasi LASIK dan sukses memberikan penglihatan sangat baik kepada pasien. Dengan peralatan canggih yang menyuguhkan keamanan dan hasil sesuai prediksi, SILC akan bisa membantu para orang tua muda mengoreksi penglihatan mereka, agar mampu menciptakan lingkungan yang aman untuk pengasuhan anak.

Kunjungi :

https://lasikjakarta.id/2024/04/08/berkat-lasik-mengasuh-anak-jadi-lebih-seru/


Berkat LASIK, Mengasuh Anak Jadi Lebih Seru   Mengasuh dan merawat anak merupakan keseruan tersendiri, terutama bagi orang tua muda yang mempunyai bayi atau balita. Tapi, keseruan itu bisa berkurang, seandainya Anda masih direpotkan oleh kacamata atau lensa kontak. Percayalah, merawat anak akan ter...

TransPRK, Solusi Tepat Bagi AtletDengan banyaknya orang yang membutuhkan kacamata dan lensa kontak untuk dapat melihat d...
08/04/2024

TransPRK, Solusi Tepat Bagi Atlet

Dengan banyaknya orang yang membutuhkan kacamata dan lensa kontak untuk dapat melihat dengan baik, tidak mengherankan, jika bedah refraktif laser menjadi prosedur yang populer. Namun, dengan semakin berkembangkan teknologi, cukup banyak jenis prosedur koreksi penglihatan dengan laser yang bisa dipertimbangkan. Salah satunya adalah TransPRK (Transepithelial Photorefractive Keratectomy).
Apa yang sebenarnya dimaksud dengan TransPRK? Apa bedanya dengan jenis operasi laser lain? Kenapa ia disebut-sebut sebagai opsi yang tepat untuk atlet?

Beda TransPRK dan bedah lain
TransPRK merupakan prosedur bedah laser tanpa pembuatan flap yang berbasis permukaan. Pada TransPRK, lapisan pertama kornea (epitel) diangkat dengan laser. Laser yang sama kemudian memusatkan sinar ultraviolet yang sejuk dan mengirimkan pulsa laser berenergi tinggi untuk membentuk kembali stroma kornea.
Dilihat dari teknik prosedurnya, TransPRK berbeda dari jenis bedah lain, termasuk PRK (Photorefractive Keratectomy). Perbedaan utama di antara keduanya adalah metode pengangkatan epitel kornea. TransPRK menggunakan laser, sedangkan PRK menggunakan alkohol untuk mengangkat epitel. Namun, penelitian menunjukkan bahwa keamanan, pemulihan pasca operasi, dan hasil visual tidak memperlihatkan perbedaan yang signifikan untuk kedua prosedur ini.
Ada p**a perbedaan antara TransPRK dan LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis), yaitu LASIK merupakan operasi yang melibatkan pembuatan flap dengan laser. Flap dilipat ke belakang, dan laser kedua digunakan untuk membentuk kembali stroma kornea. Setelah itu, flap dikembalikan ke posisi semula. Sebagian besar pasien dapat pulih dengan sekitar 80% penglihatan pada hari berikutnya.
Di sisi lain, TransPRK adalah prosedur tanpa flap yang cocok untuk mereka yang melakukan olahraga kontak, seperti seni bela diri. Prosedur ini juga direkomendasikan bagi mereka yang memiliki masalah mata kering. LASIK cenderung menghasilkan efek samping mata kering yang lebih tinggi karena melibatkan sayatan yang lebih besar dibandingkan dengan TransPRK.
Sementara itu, TransPRK juga berbeda dari SmartSight. Pada prosedur SmartSight laser membuat sepotong jaringan kornea (lentikula) tepat di bawah permukaan kornea, kemudian membuat sayatan kecil pada kornea. Dokter bedah mata akan mengangkat lentikula melalui sayatan tersebut. Sayatan ini akan sembuh dalam waktu 24 jam dan sebagian besar pasien dapat kembali bekerja 3 hari setelah operasi.
SmartSight bertujuan untuk menggabungkan manfaat dari TransPRK dan LASIK, yaitu tanpa flap dan pemulihan yang cepat. Prosedur ini sangat ideal bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif, memiliki mata kering, atau yang ingin mendapatkan pemulihan penglihatan cepat tanpa rasa tidak nyaman yang minimal.

Cara kerja TransPRK
TransPRK merupakan bedah koreksi mata dengan laser tanpa sentuhan untuk mengatasi kelainan refraksi mata, yaitu seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan mata silinder (astigmatisma).
Hingga saat ini, TransPRK bersifat tanpa sentuhan dan hanya membutuhkan satu langkah tindakan dengan laser Schwind Amaris. Laser diaplikasikan pada epitel kornea di permukaan dan terus-menerus digunakan untuk mengoreksi kelainan refraksi. Sementara itu, operasi laser lain membutuhkan dua langkah dengan laser.
TransPRK memerlukan satu langkah untuk mengangkat epitel kornea dan kemudian melakukan koreksi refraktif. Laser Schwind Amaris bertugas mengangkat epitel dan menangani kelainan refraksi tanpa penyedotan, flap, atau pisau. Prosedur tanpa sentuhan ini bersifat non-invasif, aman, dan lembut bagi mata. Hasil dari teknik ini adalah penglihatan yang lebih berkualitas dan penyembuhan yang lebih cepat. Kornea yang dihasilkan lebih rata, lebih tipis, dan kelainan refraksi dapat diobati.
TransPRK merupakan versi terbaru dari Epi LASIK. Pada prosedur Epi LASIK, pisau halus digunakan untuk mengangkat sel epitel kornea. Berkat kemajuan teknologi, operasi TransPRK menawarkan prosedur tanpa sentuhan. Dengan menggunakan laser excimer, sel epitel permukaan akan dihilangkan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan proses pembentukan kembali kornea untuk koreksi refraktif. TransPRK dinilai aman, akurat, dan memberikan hasil yang dapat diprediksi secara konsisten.
Setelah operasi, obat tetes mata akan diresepkan untuk membantu penyembuhan dan mencegah infeksi. Lensa kontak dengan permeabilitas oksigen yang tinggi dipasang pada mata. Lensa kontak yang berfungsi sebagai perban ini memberikan perlindungan pada kornea, mempercepat penyembuhan, dan mengurangi rasa tidak nyaman selama proses pemulihan.
Lensa kontak tersebut umumnya dilepas 3 hari setelah operasi. Selama masa pemulihan ini, epitel mata akan sembuh dalam waktu 3 hingga 5 hari. Setelah epitel sembuh, lensa kontak akan dilepas untuk mencegah lendir dan bakteri melekat.
TransPRK mampu memberikan koreksi penglihatan jangka panjang untuk berbagai macam kelainan refraksi. Pasien tidak lagi harus bergantung pada kacamata atau lensa kontak untuk mendapatkan penglihatan yang jelas. Prosedur ini cocok bagi mereka yang berusia di atas 18 tahun dan memiliki refraksi mata yang stabil.

Sejumlah benefit TransPRK
Dengan penggunaan teknologi yang canggih, TransPRK menawarkan sejumlah benefit yang layak dipertimbangkan. Yang pertama adalah prosedur tersebut mampu mengoreksi penglihatan tanpa perlu memotong flap pada kornea dan tanpa pisau
Tindakan TransPRK dilakukan langsung pada permukaan atas kornea. Karena itu, tidak ada komplikasi yang berhubungan dengan luka atau flap dibandingkan dengan LASIK. TransPRK telah diperkenalkan sebagai bentuk ablasi permukaan laser yang bersifat non-invasif. Prosedur ini tidak menggunakan permukaan pisau, sehingga merupakan prosedur yang aman dan cocok untuk hampir semua orang.
Selain itu, TransPRK memberi kesempatan kedua bagi pasien dengan kornea tipis atau pasien yang mengalami komplikasi dari operasi refraktif lain. Jika Anda memiliki kornea tipis, Anda mungkin tidak bisa menjadi kandidat yang baik menjalani prosedur LASIK. TransPRK dapat menjadi kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan kembali kejernihan penglihatan tanpa bantuan kacamata.
Bekas luka akibat komplikasi LASIK dan Epi-LASIK dapat diatasi dengan TransPRK. Karena itu, TransPRK sangat ideal dan direkomendasikan untuk banyak kasus perbaikan.
Jangan lupa, TransPRK dilakukan hanya dalam satu langkah prosedur, sehingga prosedurnya cepat. Epitel dihilangkan dan koreksi refraktif dilakukan dalam satu langkah laser. Semakin singkat waktu treatment, risiko dehidrasi kornea dapat diminimalkan, sehingga risiko mata kering pasca operasi menjadi lebih rendah. Karena area luka yang kecil, proses penyembuhan juga lebih cepat dibandingkan metode lama.
Ditambah lagi, karena profil lasernya yang hemat jaringan, TransPRK cocok untuk hampir semua kandidat bedah refraktif laser yang ingin melihat dengan jelas. Sangat ideal untuk orang yang aktif dan atletis, termasuk atlet, serta untuk profesi yang membutuhkan penglihatan yang tajam.

Pilih prosedur mana?
Pasien bedah mata refraktif tidak lagi dibatasi pada satu pilihan prosedur bedah untuk memperbaiki miopia, hipermetropia, atau astigmatisma. Entah Anda mengalami rabun jauh, rabun dekat, atau menderita penglihatan kabur, dokter spesialis mata akan membantu Anda memahami diagnosis Anda secara spesifik, sebelum menjajaki perawatan yang mungkin dilakukan secara lebih mendetail.
Selama pemeriksaan mata, dokter mata Anda akan memeriksa riwayat kesehatan mata dan kesehatan Anda secara umum, bentuk dan ketebalan kornea, tingkatan resep yang Anda miliki, hobi Anda, dan sejumlah hal lain. Bersama Anda, dokter akan menentukan jenis tindakan bedah yang sesuai untuk Anda demi memastikan keamanan dan stabilitas jangka panjang.
Selama bertahun-tahun prosedur LASIK menjadi populer, karena merupakan bedah laser yang inovatif. Namun, TransPRK muncul sebagai alternatif yang sangat mutakhir. Anda perlu meluangkan waktu sejenak untuk mempelajari lebih lanjut tentang prosedur yang sangat bermanfaat ini sebagai bahan diskusi dengan dokter.
Apalagi, prosedur Trans PRK memiliki banyak manfaat yang bisa dipertimbangkan. Prosedur TransPRK juga lebih sederhana daripada LASIK, serta menggunakan teknologi laser yang sangat canggih.
Lalu, apakah itu berarti Trans PRK lebih unggul daripada LASIK? Kedua bedah laser ini sangat erat kaitannya, meskipun keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keduanya merupakan pilihan operasi yang sangat baik. Baik Trans PRK maupun LASIK memberikan hasil operasi yang sebanding secara konsisten.
Hanya saja, prosedurnya yang berbeda. Berbeda dari LASIK, Trans PRK memungkinkan dokter spesialis mata untuk mengakses kornea secara keseluruhan, tidak hanya bekerja di zona yang ditentukan oleh flap yang telah dibuat sebelumnya.

Alasan TransPRK cocok untuk atlet
Pasien dengan kornea tipis, atau mereka yang pernah menjalani LASIK sebelumnya, akan mendapatkan manfaat terbesar dari Trans PRK. Begitu juga para atlet dari berbagai cabang olahraga. Ada sejumlah alasan kenapa TransPRK dinilai tepat bagi para atlet yang berkacamata dan membutuhkan koreksi refraktif. Beberapa di antaranya adalah:
1. Waktu pemulihan yang cepat
TransPRK menawarkan durasi penyembuhan yang cepat dibandingkan dengan beberapa prosedur bedah refraktif lain. Kebanyakan pasien dapat kembali ke aktivitas sehari-hari mereka dalam beberapa hari setelah prosedur. Hal ini memungkinkan atlet untuk kembali berlatih dan dapat segera bertanding di kompetisi penting segera setelah operasi.
2. Tidak ada risiko cedera pada mata
Setelah menjalani TransPRK, tidak ada risiko cedera yang terkait dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak selama aktivitas olahraga. Atlet tidak perlu khawatir tentang kacamata yang pecah atau lensa kontak yang terlepas selama latihan atau pertandingan.
3. Kemampuan visual yang lebih baik
Banyak pasien melaporkan penglihatan yang lebih baik tanpa perlu menggunakan kacamata atau lensa kontak. Ini dapat meningkatkan kinerja atlet dalam olahraga dengan meningkatkan ketajaman visual dan persepsi kedalaman.
4. Kenyamanan
Atlet sering kali menghadapi kendala dan rasa tidak nyaman saat menggunakan kacamata atau lensa kontak saat berolahraga. Dengan TransPRK, mereka dapat menikmati kebebasan dan kenyamanan tanpa perlu bergantung pada alat bantu penglihatan selama latihan atau pertandingan.
5. Konsistensi penglihatan
TransPRK memberikan hasil yang konsisten dalam memperbaiki penglihatan, yang dapat memberikan kepercayaan diri yang lebih besar kepada atlet saat berkompetisi. Mereka tidak perlu khawatir tentang fluktuasi penglihatan yang mungkin disebabkan oleh kacamata atau lensa kontak.

Apa pun cabang olahraga yang Anda geluti, sebagai atlet profesional Anda pasti memerlukan penglihatan yang tajam agar bisa memberikan performa terbaik saat pertandingan. Karena itu, jika selama ini penglihatan Anda bermasalah akibat kelainan refraksi, segera datang ke SILC Lasik Center dan dapatkan solusi terbaik yang selama ini Anda nantikan.

Kunjungi :

https://silclasikcenter.com/artikel/transprk-solusi-tepat-bagi-atlet

SILC Lasik Center

Katarak merupakan hal yang umum terjadi selama proses penuaan, dan banyak orang yang menjalani pembedahan atau perawatan...
08/04/2024

Katarak merupakan hal yang umum terjadi selama proses penuaan, dan banyak orang yang menjalani pembedahan atau perawatan lain untuk mengatasi kondisi mata ini.

Katarak lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan katarak, perokok, atau mereka yang memiliki penyakit yang membuat mereka memiliki risiko lebih tinggi. Namun, siapa pun dapat mengalami katarak.
Tapi, bagaimana pemeriksaan mata bisa mendeteksi tanda awal katarak?

Saat tepat periksa mata

Gejala katarak dapat menyerupai gejala kondisi mata dan masalah kesehatan lain. Lalu, adakah cara untuk mengetahui apakah gejala yang Anda alami disebabkan oleh katarak?

Anda tidak dapat merasakan adanya katarak. Dan, Anda mungkin tidak dapat melihatnya di cermin, terutama pada tahap awal pembentukan katarak. Langkah pertama untuk mendiagnosis katarak adalah pemeriksaan mata lengkap. Selama pemeriksaan, dokter mata akan menggunakan alat khusus untuk melihat lensa dan bagian lain dari mata Anda. Pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit atau rasa tidak nyaman.

Dokter mungkin perlu menggunakan obat tetes mata untuk melebarkan pupil Anda. Hal ini akan membuat penglihatan Anda sedikit kabur dan mata Anda sensitif terhadap cahaya. Tetapi, efeknya akan hilang setelah beberapa jam.
Pemeriksaan mata yang komprehensif adalah cara terbaik untuk mendeteksi katarak secara dini. Ada beberapa cara lain untuk mendeteksi katarak, tetapi pemeriksaan mata mencakup semuanya.

Ketika dokter mata Anda melakukan pemeriksaan mata komprehensif, mereka akan mengajukan pertanyaan mendetail tentang riwayat medis dan pribadi Anda. Hal ini, ditambah dengan beberapa tes selama pemeriksaan, yang akan memberikan gambaran lengkap mengenai kesehatan mata Anda. Dengan demikian, dokter dapat memberikan saran yang terbaik dan paling akurat.

Jika Anda belum mengikuti jadwal yang direkomendasikan untuk pemeriksaan mata sesuai usia, ada beberapa kondisi ketika Anda perlu memeriksakan mata untuk mengetahui adanya katarak. Antara lain:
1. Pada usia 55 tahun ke atas, risiko katarak meningkat.
2. Diabetes dan riwayat katarak dalam keluarga merupakan faktor risiko.
3. Cedera mata dapat meningkatkan risiko katarak.
4. Penyakit mata dan obat-obatan tertentu, seperti steroid, dapat menyebabkan katarak.

Mengapa tes katarak penting?

Tes katarak merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan penglihatan Anda. Jika hasil tes menunjukkan bahwa Anda menderita katarak, dokter mata Anda akan dapat menentukan langkah selanjutnya untuk menangani kondisi tersebut.

Meskipun Anda tidak mengalami gejala atau menduga bahwa Anda menderita katarak, Anda perlu memeriksakan mata setiap dua tahun setelah usia 40 tahun dan setiap tahun setelah usia 65 tahun. Semakin dini masalah penglihatan terdeteksi, semakin dini p**a katarak dapat diobati.

Untuk menentukan apakah Anda menderita katarak, dokter mata akan melakukan tiga tes khusus, yaitu pemeriksaan retina, pemeriksaan lampu celah, dan tes ketajaman penglihatan. Tes-tes tersebut akan dilakukan selama pemeriksaan mata komprehensif.

1. Tes ketajaman penglihatan
Selama tes ketajaman penglihatan, dokter akan meminta Anda untuk membaca huruf dengan ukuran yang berbeda dari bagan mata, satu mata pada satu waktu. Kemampuan Anda membaca huruf dengan jelas akan membantu dokter menentukan apakah Anda memiliki gangguan penglihatan atau tidak.

2. Pemeriksaan retina
Agar dokter dapat memeriksa bagian belakang mata (retina), Anda akan diberi obat tetes mata khusus untuk melebarkan pupil. Dokter kemudian akan menggunakan slit-lamp atau oftalmoskop untuk melihat mata Anda dengan jelas dan melihat apakah lensa Anda terkena katarak.

3. Pemeriksaan dengan lampu celah
Lampu celah adalah mikroskop yang menggunakan berkas cahaya yang kuat dan sempit (celah) untuk memberikan tampilan yang jelas dan diperbesar termasuk iris, kornea, dan lensa, serta ruang di antara iris dan kornea. Pandangan yang lebih jelas yang diberikan oleh slit-lamp memudahkan dokter untuk mengidentifikasi kelainan, seperti katarak.

Berbagai gejala katarak

Katarak tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas. Tanda-tanda awal katarak bisa sangat ringan sehingga tidak terlihat oleh mata yang tidak terlatih. Hal ini juga dapat terjadi pada masalah mata lain. Sebagian besar katarak tidak serius, tetapi kondisi mata lain bisa serius. Itulah mengapa Anda perlu melakukan pemeriksaan mata secara teratur, bahkan jika Anda memiliki penglihatan 20/20.

Kondisi kesehatan dan faktor gaya hidup tertentu dapat meningkatkan risiko katarak dan masalah mata lain. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan mata yang lebih sering.

Semakin luas perkembangan katarak, semakin besar p**a pengaruhnya terhadap penglihatan Anda. Karena itu, Anda perlu mewaspadai beberapa gejala katarak yang umum terjadi, seperti:

1. Penglihatan buram atau keruh
Penglihatan buram membuat objek terlihat kabur dan tidak fokus. Ini adalah salah satu tanda katarak yang paling umum. Sebagian besar katarak merupakan salah satu dari tiga jenis katarak yang umum. Ketiga jenis ini dapat memengaruhi penglihatan Anda dengan cara yang berbeda:

1. Katarak nuklir: benda-benda yang jauh sering terlihat buram.
2. Katarak kortikal: benda-benda yang dekat atau jauh dapat terlihat buram.
3. Katarak subkapsular posterior: objek yang dekat terlihat buram.

Gejala katarak ini dapat terasa ringan pada awalnya, tetapi akan semakin terlihat saat lensa Anda semakin keruh.

2. Masalah penglihatan dalam cahaya redup

Kekeruhan katarak dapat memperburuk sensitivitas kontras Anda. Ini adalah kemampuan alami Anda untuk membedakan suatu objek dari latar belakang. Melihat objek gelap dengan latar belakang yang terang mungkin terasa mudah. Namun, melihat objek gelap dengan latar belakang gelap dapat terasa menyulitkan, terutama jika objek tersebut tidak memiliki garis tepi yang jelas.
Penglihatan malam Anda adalah salah satu contohnya. Dalam cahaya redup, Anda melihat objek gelap dengan latar belakang gelap. Itu berarti mata Anda harus memasukkan lebih banyak cahaya daripada yang seharusnya dalam lingkungan yang terang.

Lensa yang keruh akan membiarkan cahaya masuk lebih sedikit dan menurunkan kontras. Gejala katarak khusus ini dapat menyebabkan masalah saat mengemudi di malam hari atau mempersulit Anda untuk melihat benda-benda yang tidak bercahaya di ruangan yang gelap. Sebagian orang merasa tidak aman dan berhenti mengemudi di malam hari.

3. Warna tampak kurang cerah
Perubahan dalam cara Anda melihat warna juga dapat menjadi gejala katarak. Setiap warna yang Anda lihat dimulai dari cahaya yang masuk ke mata Anda. Ketika cahaya harus melewati lensa yang keruh, warna yang tadinya cerah dapat terlihat kusam, pudar, atau pudar. Pada beberapa kasus, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk membedakan dua warna atau lebih.

4. Penglihatan berwarna kuning
Gejala katarak yang umum terjadi adalah semua berwarna kecokelatan atau kekuningan pada penglihatan Anda. Pada kasus yang lebih lanjut, warna ini dapat membuat segala sesuatu terlihat seperti foto lama yang bernuansa sepia.
Bagian tengah lensa Anda yang jernih berubah menjadi lebih keras dan lebih kuning dari waktu ke waktu. Ini adalah proses alami yang disebut sklerosis nuklir. Ketika cahaya melewati lensa yang kekuningan, penglihatan Anda bisa terlihat kuning juga. Sklerosis nuklir dapat menjadi katarak nuklir, jika sudah cukup parah. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat mengubah lensa menjadi cokelat, kemudian menjadi putih susu.

5. Sensitivitas terhadap cahaya
Lensa yang keruh mengubah cara cahaya bergerak melalui mata. Hal ini kemudian memengaruhi kejernihan penglihatan, penglihatan malam hari, dan cara kita melihat warna. Namun, banyak gejala katarak yang berhubungan dengan bagaimana kita melihat cahaya itu sendiri.
Katarak dapat menyebarkan cahaya di dalam mata. Akibatnya, mata Anda dapat terasa lebih sensitif terhadap cahaya. Sensitivitas cahaya dapat membuat Anda merasa tidak nyaman di bawah sinar matahari dan lingkungan yang terang. Anda mungkin menyadari bahwa Anda lebih sering menggunakan kacamata hitam atau melindungi mata Anda daripada biasanya. Kadang-kadang gejala katarak ini bahkan dapat terasa menyakitkan.

6. Silau
Silau bisa menyebarkan cahaya dari objek yang terang dan membuatnya lebih mengganggu. Contohnya, silau bisa mengubah lampu mobil menjadi lingkaran kabur yang terlihat jauh lebih besar daripada lampu itu sendiri. Sebagian orang juga melihat garis-garis cahaya bintang di sekitar lampu. Selain itu, silau juga dapat mempersulit Anda melihat garis luar suatu objek dalam cahaya terang, terutama ketika cahaya datang dari belakang objek.
Silau adalah gejala umum dari katarak. Tetapi, bagi orang yang memiliki katarak kortikal, ini sering kali merupakan gejala yang paling mencolok. Di dalam lensa bentuk tipe kortikal terlihat seperti roda dengan ruji-ruji dan ruji-ruji tersebut menyebabkan cahaya menyebar lebih banyak lagi.

7. Lingkaran cahaya di sekeliling cahaya
Salah satu jenis silau yang mudah dikenali terlihat seperti cincin yang bersinar di sekeliling lampu depan, lampu jalan, atau sumber cahaya terang lainnya. Lingkaran cahaya di sekitar lampu dapat memenuhi sebagian besar bidang pandang Anda dan mengalihkan perhatian Anda dari mobil, pejalan kaki, dan objek penting lain, ketika Anda sedang mengemudi
Lingkaran cahaya bahkan dapat meluas ke objek lain di jalan dan menghalangi mereka dari pandangan. Hal ini dapat membuat mengemudi di malam hari menjadi berbahaya, jika gejalanya cukup parah.

8. Penglihatan ganda
Beberapa katarak dapat membuat penglihatan Anda menjadi ganda. Efeknya biasanya ringan dan hanya terjadi pada satu mata (mata yang mengalami katarak). Gejala ini dapat terjadi, jika titik keruh pada lensa membelah gambar menjadi dua atau jika katarak mengubah bentuk lensa. Hal ini dapat menciptakan astigmatisma di dalam lensa, yang dapat menyebabkan penglihatan ganda.
Penglihatan ganda tidak sesering gejala katarak lain. Jika terjadi, biasanya akan hilang setelah operasi. Gejala ini juga dapat hilang dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan katarak.

9. Resep kacamata sering berganti
Katarak membuat penglihatan Anda menjadi kurang tajam seiring dengan pertumbuhannya. Hal ini dapat membuat Anda merasa selalu membutuhkan resep penglihatan yang baru. Jika kacamata atau lensa kontak yang baru saja Anda beli tidak dapat membantu penglihatan Anda dalam jangka waktu yang lama, mungkin saja ini merupakan gejala katarak.

Meski dikenal sebagai pusat LASIK, SILC Lasik Center juga menyediakan berbagai pemeriksaan mata, termasuk untuk mendiagnosis katarak. Jika Anda merasa mengalami beberapa gejala katarak, segera hubungi SILC dan dapatkan penanganan terbaik melalui dokter terbaik SILC.

Kunjungi :

SILC Lasik Center

Address

Samarinda

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seminar SILC Lasik Center posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share