Dr. Anin

Dr. Anin Laman ini bertujuan memberikan literacy tentang kesehatan jantung anak, kepada masyarakat.

20/03/2022

Sehatjantunganakku

19/03/2022
08/01/2022

Anak dengan penyakit jantung bawaan dapat mengalami hambatan pertumbuhan karena pengeluaran energi yang besar, terutama saat aktivitas.

Anak2 PJB dan anak pada umumnya yang sudah cukup besar namun tidak s**a makan nasi, bisa dibuatkan roti tawar dilapis me...
02/11/2020

Anak2 PJB dan anak pada umumnya yang sudah cukup besar namun tidak s**a makan nasi, bisa dibuatkan roti tawar dilapis mentega diisi telur keju tomat mayones saus. Kalau anak mau makan nasi diberi mentega dengan lauk telur dan keju..itupun oke punya.

Anak PJB makan ini? boleh banget

ToFToF adalah kependekan dari tetralogy of Fallot. Dalam bahasa Indonesia disebut tetralogi Fallot. Fallot adalah nama p...
23/08/2020

ToF

ToF adalah kependekan dari tetralogy of Fallot. Dalam bahasa Indonesia disebut tetralogi Fallot. Fallot adalah nama penemunya.

ToF merupakan penyakit jantung bawaan biru yang paling sering dijumpai. Warna kebiruan pada mulut dan ujung2 kuku seringkali tidak disadari saat baru lahir. Warna kebiruan tersebut istilah medisnya adalah sianosis. Berasal dari kata cyan yang kalau tidak salah adalah nuansa warna biru keungu2an.

Warna kebiruan pada anak dengan ToF terjadi karena terjadinya gangguan pada saat pembentukan jantung yang mengakibatkan penyempitan jalan ke pembuluh darah paru, posisi aorta bergeser dan lubang pada sekat bilik. Sebagai akibatnya sebagian darah yg kurang oksigen mengalir ke aorta mengakibatkan darah yang mengalir ke aorta rendah kadar oksigennya sehingga anak nampak kebiruan. Warna kebiruan ini nampak pada mulut, lidah, ujung-ujung kuku. Semakin sempit jalan ke pembuluh paru maka semakin rendah kadar oksigen dalam darah aorta.

Jenis ToF sangat bervariasi.

Atrial septal defect (ASD)Terdapatnya defek/lubang pada sekat serambi, sehingga darah berpirau dari serambi kiri ke sera...
07/08/2020

Atrial septal defect (ASD)

Terdapatnya defek/lubang pada sekat serambi, sehingga darah berpirau dari serambi kiri ke serambi kanan. Sebagai akibatnya terjadi beban volume di serambi kanan, bilik kanan dan pembuluh nadi paru.

VSDVSD adalah singkatan dari ventricular septal defect. Dalam bahasa Indonesia disebut defek septum ventrikel. Sesuai na...
05/08/2020

VSD

VSD adalah singkatan dari ventricular septal defect. Dalam bahasa Indonesia disebut defek septum ventrikel. Sesuai namanya, VSD adalah terdapatnya defek atau lubang pada sekat yang mebagi bilik (ventrikel) kanan dan kiri.

VSD merupakan jenis PJB terbanyak. Menyebabkan aliran darah memintas/berpirau melalui lubang VSD..dari bilik kiri masuk ke bilik kanan menuju pembuluh nadi paru.

Sebagai akibatnya volume darah ke pembuluh paru dan yang kembali ke jantung menuju serambi dan bilik kiri meningkat. Peningkatan volume ini mengakibatkan pembesaran pembuluh paru, serambi kiri dan bilik kiri. Pembesaran jantung ini akan nampak pada pemeriksaan ronsen dada dan elektrokardiografi.

Penegakan diagnosis VSD atau memastikan terdapatnya VSD adalah melalui pemeriksaan ekokardiografi (echocardiography).

Anak dengan VSD tidak biru karena aliran darah yg mengalir ke seluruh tubuh tetap kaya oksigen

29/08/2018

Belajar dari tubuh kita

Jantung-4

Irama jantung

Gerak jantung yang normal adalah ritmis sesuai dengan picuan listrik yang berpusat di nodus dan serabut2 listrik yang tersebar juga di berbagai tempat. Picuan listrik ini berirama teratur, memicu serambi berkontraksi diikuti dengan pembukaan katup-relaksasi bilik sehingga darah bisa masuk ke bilik-selanjutnya kontraksi bilik sehingga darah bisa dipompa ke pembuluh2 darah besar. Dst dst ... Laju jantung meningkat mengikuti stimulasi persarafan, misal pada keadaan olah raga, demam. Laju jantung turun pada saat istirahat. Detak jantung yang tidak ritmis dan tidak sinkron antara serambi dan bilik dapat membuat curah jantung menurun. Penurunan curah jantung yang berat dapat mengakibatkan pingsan karena otak menjadi kekurangan oksigen dan jantung itu sendiri kekurangan aliran darah.

Ada rumus sederhana yang terkenal, yaitu CO = SV x HR, cardiac output = stroke volume x heart rate, curah jantung = isi sekuncup x laju jantung. Ketidak-mampuan memberikan curah jantung yang cukup merulakan penyakit. Selain picuan listrik dari pacemaker jantung, listrik juga dicetuskan oleh keluar masuknya elektrolit dalam sel2 jantug dan selaput2nya. Gangguan pada itu semua menyebabkan penyakit.

28/08/2018

Belajar dari tubuh kita

Jantung 3

Baca dahulu Jantung 1 dan 2

Katup aorta adalah pintu yang menghubungan bilik kiri dan aorta. Katup pulmonalis adalah pintu yang menghubungkan bilik kanan dan a pulmonalis. Katup trikuspid adalah penghubung serambi kanan ke bilik kanan. Katup mitral adalah penghubung serambi kiri ke bilik kiri.

Kekakuan pada katup aorta dan pulmonal yang disebut stenosis aorta atau pulmonal menyebabkan beban tekanan meningkat pada bilik kiri dan kanan. Beratnya beban ini dibagi tiga kategori ringan, sedang dan berat. Kerusakan pada katup yang mengakibatkan terdapat celah saat penutupan, membuatnya tidak mampu menahan tekanan darah dalam a pulmonalis dan aorta, mengakibatkan kebocoran darah melalui katup kembali ke bilik pada saat penutupan katup yang disebut regurgitasi aorta atau pulmonal. Kebocoran darah kembali ke bilik ini menyebabkan beban volume darah dalam bilik jantung.

Abnormalitas pada katup bisa terjadi bawaan (congenital) atau didapat (aquired). Bawaan artinya sudah terjadi sejak lahir. Didapat artinya jantung yang sehat mengalami penyakit menimbulkan kelainan atau kecacatan.

Abnormalitas katup bawaan bergradasi dari yang sangat berat sehingga sama sekali tidak terdapat jalan penghubung, yang disebut atresia, di sisi lain ada yang sama sekali daun katup tidak terbentuk sehingga hanya terdapat lubang penghubung saja tanpa katup atau daun pintunya yaitu pada penyakit absent pulmonary valve. Penyakit didapat pada katup antara lain karena peradangan katup, berkurangnya aliran darah pada katup akibat penyakit koroner, dll, dengan derajat berat yang bervariasi.

Sayangi jantung anda karena jantung hanya satu dan hanya ia yang memompa darah menghidupi semua bagian tubuh anda.

Silahkan browsing di internet gambar2 yang dapat memperkaya pemahaman, dengan keywords: aortic valve abnormalities, pulmonary valve, tricuspid valve, mitral valve. Atau yang dalam bahasa Indonesia.

28/08/2018

Belajar dari tubuh kita

Jantung-2

Baca dahulu posting Jantung-1 sebelum membaca ini.

Bilik kiri menguncup dengan kekuatan sebesar tekanan sistolik aorta agar darah dapat disampaikan ke seluruh tubuh. Bilik kanan menguncup melawan tahanan tekanan di a pulmonalis yang dalam keadaan normal adalah lebih kurang 1/4 tekanan aorta. Bila misal tekanan sistolik aorta 100 mmHg maka tekanan a pulmonalis lebih kurang 25 mmHg. Tekanan darah aorta dapat diukur dengan alat untuk menilai tekanan darah (tensimeter) yang biasa kita pakai sehari2 dan banyak dijual di toko2, tekanan a pulmonal tidak dapat diukur dg alat tensimeter tersebut. Otot bilik kiri harus mampu melawan kekuatan aorta dan katup mitralpun harus mampu menahan tekanan sebesar tekanan bilik kiri saat sistolik agar darah tidak kembali ke sersmbi kiri. Demikian p**a bilik kanan harus mampu melawan tekanan di a pulmonal dan katup trikuspid harus mampu menahan tekanan bilik kanan saat sistolik agar darah tidak kembali ke serambi kanan.

Penyakit tertentu menyebabkan katup mitral mengalami kerusakan, misal penyakit jantung rematik. Namun bisa saja mitral mengalami kelainan bentuk sejak lahir karena PJB.

Penyakit tertentu juga dapat menyebabkan kerusakan pada katup aorta dan pulmonal, misal penyakit jantung rematik. Bila infeksi terjadi pada akhir kehamilan juga dapat menyebabkan peradangan pada katup tersebut dan mengakibatkan kerusakan.

Tekanan di aorta dapat meningkat sehingga membebani bilik kiri, yaitu pada penyakit hipertensi sistemik. Penyebab hipertensi sistemik bermacam2. Dapat karena PJB, kelainan ginjal, primer karena kekakuan arteri, atau komplikasi penyakit lain misal diabetes melitus, dsb..dsb. Sebagian besar dapat dicegah, setidaknya ditunda terjadinya.

Tekanan di a pulmonalis juga dapat meningkat yang disebut hipertensi pulmonal. Hipertensi pulmonal cepat membuat payah bilik kanan karena struktur bilik kanan tidak seperti bilik kiri yang memang disiapkan untuk melawan tahanan yg tinggi. Hipertensi pulmonal dapat merupakan komplikasi PJB, namun juga dapat merupakan kelainan primer dan komplikasi dari penyakit paru. Itu antara lain penyebabnya.

Penyakit jantung rematik biangnya adalah infeksi kuman streptoccoccus beta hemoliticus yang mungkin sangat se-hari2 terjadi. Ditandai dengan nyeri telan, demam dan mungkin batuk2. Pada beberapa orang, infeksi ini memberikan respons imun abnormal yang menyebabkan peradangan pada jantung, sendi, otak dan kulit.

24/08/2018

Belajar dari tubuh kita (2)

Jantung - 1

Pada awal pembentukan jantung di usia kehamilan lebih kurang 3 minggu, jantung berbentuk seperti pembuluh. Terdapat 4 tahap perubahan2 bentuk jantung hingga berbentuk jantung dewasa.

Jantung terdiri atas 4 ruang, yaitu serambi kanan dan kiri, bilik kanan dan kiri. Serambi kanan dan kiri dipisahkan oleh sekat serambi (septum atrium). Bilik kanan dan kiri dipisahkan oleh sekat bilik (septum ventrikel). Serambi dan bilik dihubungkan oleh katup. Katup yg menghubungkan serambi dan bilik kiri adalah katup mitral. Katup penghubung serambi dan bilik kanan adalah katup trikuspid. Tepi2 katup ini "dipegangi" oleh semacam otot yang disebut korda yang menempel di dinding masing2 bilik. Terdapatnya korda yang "memegangi" tepi katup mitral dan trikuspid ini membuat katup akan membuka pada saat otot bilik meregang atau berelaksasi, memungkinkan darah masuk dari serambi ke bilik jantung. Fase ini disebut fase diastolik.

Kontraksi atau penguncupan bilik jantung membuat katup mitral dan trikuspid menutup, sehingga tidak terdapat darah yg kembali ke serambi pada saat penguncupan bilik jantung. Fase penguncupan bilik jantung ini disebut fase sistolik.

Penguncupan bilik mendorong darah masuk ke arteri besar, yaitu aorta (Ao) yang keluar dari bilik kiri dan arteri pulmonal (APa) yang keluar dari bilik kanan. Aorta mengalirkan darah dengan kadar oksigen tinggi ke seluruh bagian tubuh. APa mengalirkan darah dengan kadar oksigen rendah ke paru dengan tujuan membuang karbondioksida dan "menukarnya" dengan oksigen di alveoli paru.

24/08/2018

Belajar dari tubuh kita (1)

Introduksi

Tubuh manusia itu bagaikan sebuah dunia sendiri. Terdiri atas organ2 tubuh yang masing-masing bekerja sesuai fungsinya, saling memengaruhi satu dengan lainnya. Organ tubuh kita adalah sekump**an sel-sel dan jaringan-jaringan ikat. Sel-sel itu tumbuh, bertambah membelah diri, berkembang, matur dalam fungsinya dan mati pada waktunya, berdasarkan pengaturan genetik. Tangan kita berbentuk seperti ini karena ada pengaturan gen yang membuatnya seperti itu. Mata berwarna coklat gelap atau hitam pekat, karena ada pengaturan genetiknya. Dst …dst … Itu baru sekelumit contoh dari bagian-bagian tubuh kita yang nampak dari luar saja. Sel-sel tubuh itulah yang sebenarnya bekerja secara serentak menciptakan suatu harmoni yang disebut ‘sehat’. Setahu saya tidak ada satu bagian tubuh yang mendominasi lainnya, melainkan kerjasama. Untuk menggerakkan jempol mengetik naskah ini saja diperlukan perintah otak, hantaran saraf yg baik, beberapa kump**an otot yang bergerak harmonis fleksi dan ekstensi, tendo, sendi dan tulang belulang serta energi untuk berpikir, memicu saraf bekerja dan menggerakkan otot.

Dalam konteks kesehatan, ketidak harmonisan tubuh disebut penyakit, karena dapat mengganggu kehidupan manusia.

Untuk menjaga kehidupan sel-selnya, tubuh bergantung kepada banyak faktor di luar dirinya. Dapat dikelompokkan secara garis besar adalah makanan (termasuk minum), udara dan cahaya matahari (baru ini yang sampai sejauh umur saya ini saya ketahui). Makanan adalah sumber zat-zat yang berguna bagi tubuh untuk bekerja dan membangun. Udara dihirup untuk diambil oksigen yang terkandung di dalamnya, dipakai oleh sel tubuh untuk bekerja dan membentuk zat2 penting dalam tubuh. Sinar matahari antara lain berguna untuk mengubah vitamin D agar dapat dimanfaatkan tubuh, dll. Oleh sebab itu, kalau kita ingin tubuh kita dalam harmoni - factor-faktor di luar tubuh ini, yang disebut sebagai lingkungan, pun semestinya diusahakan yang terbaik.

Kelebihan manusia dibanding mahluk lain ada dalam pikirannya. Pikiran adalah hasil kerja sel-sel otak yang merupakan cetusan-cetusan listrik dan atas pengaruh hormon-hormon tubuh. Pikiran ini membuahkan penalaran, keterampilan, tingkah laku, sikap dan sebagainya. Dahulu pikiran ini dianggap abstrak, tidak dapat dilihat, hanya melalui produknyalah pikiran dapat dinilai. Namun sekarang, bagian otak sisi mana yg sedang bekerja membuahkan pikiran, telah dapat dilihat melalui teknologi. Pikiran merupakan aspek yang dapat dibangun melalui pendidikan. Dengan banyak mengetahui, diharapkan dapat mengangkat aspek2 yang dapat meningkatkan kesehatan dan pada akhirnya kehidupan manusia.

Sebagian tubuh kita bekerja atas perintah otak, misal gerakan mulut saat mengunyah dan bicara, gerakan otot saat berjalan, melompat. Sebagian organ tubuh lainnya bekerja secara otonom yaitu organ-organ dalam termasuk jantung, usus, dan berbagai kelenjar penting dalam tubuh. Organ2 otonom ini bekerja berdasarkan perintah dari saraf2 simpatis tanpa melalui kesadaran atau perintah otak. Misalnya bila kita merasa takut, maka jantung berdetak lebih cepat terasa berdebar2, badan berkeringat, terasa sakit perut dan pengin pipis. Respons2 ini tidak kita sadari. Namun hal inipun kabarnya dapat dikendalikan dengan latihan-latihan dan meletakkan dalam pikiran atau kesadaran.

Tidak semua aspek dapat dimodifikasi atau diperbaiki untuk mencapai kesehatan yang terbaik. Namun sebagian lagi bisa.

Mari kita mulai dari apa yang kita bisa.

(Catatan: Tulisan2 saya di FB adalah selalu merupakan simplifikasi saja, dengan harapan dapat lebih mudah dipahami).

Tulisan ini dibuat untuk menyambut dimulainya kegiatan Posyandu PJB Indonesia di luar Semarang, yaitu di Kudus. Terima kasih atas kesediaan dr Arif Faiza, SpA; ibu Niswatin Hasanah dan para orangtua yang telah bersedia merintisnya di Kudus. Semoga bermanfaat.

Address

RS Nasional Diponegoro Undip, Jalan Prof. H. Soedarto
Semarang
50275

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dr. Anin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category