13/11/2018
Hari ini baca lagi berita seorang ibu yang menghabisi nyawa anak kandungnya. Di Cengkareng, kemarin kejadiannya. Ibu yang dikenal pendiam & tanpa masalah membunuh, memutilasi anak keduanya yang berusia 1 tahun. Suaminya anggota provost di Polda Metro Jaya.
-
Peristiwa ini membuat saya teringat kasus Maria Ayama (30/05/1990), dia menggunakan pisau dapur untuk menggorok leher 4 anaknya yang berumur 3 - 11 tahun.
-
Kasus psikologi ekstrem yang mendunia, Andrea Yates (03/05/2001), dia menghabisi nyawa 5 anaknya dengan cara menenggelamkan di bath up. 14 Mei 2001 dia didiagnosis menderita depresi berat pasca melahirkan. Semua peristiwa memilukan ini dilakukan ketika suami-suami mereka sedang bekerja.
-
Depresi pasca melahirkan terdengar menyeramkan ya? Barangkali ini yang namanya BABY BLUES. Faktanya hampir 70% ibu melahirkan mengalaminya. Mulai dari yang levelnya paling rendah, baby blues syndrome sampai psikosis seperti Andrea & Ayama.
-
Kenapa wanita begitu rapuh? Plis d**g ah, wanita itu agamanya kurang & akalnya cuma setengah. Tentu butuh sosok yang bisa menambah pemahaman agama & bisa menggenapkan akal kan? Siapa? Tentu saja orang terdekat yaitu suami.
-
Jangan tuduh wanita cengeng kalo kamu belum pernah ada di posisinya. Kesusahan selama hamil hampir 10 bulan & kesakitan saat melahirkan bahkan Allah sebutkan dalam Al Quran.
-
Menyusui selama 2 tahun, mengatur uang belanja, memastikan anak & suami makan, lantai mengkilat, dapur bersih, kasur nyaman dll.
-
Wahai para suami, hentikan sejenak aktivitas sosmedmu, mancingmu, nongkrong di warkop, dll. Pulang, peluklah istrimu, pandanglah wajahnya yang lelah tidak secantik dulu waktu pertama kali kau lihat.
-
Sekali-kali gantikanlah tugasnya sebentar, buatkan dia teh manis hangat & belai lembut rambutnya. Ucapkan terima kasih untuk jihadnya selama ini. Anak-anakmu sehat & aman bersamanya.
-
Kamu pun tenang dalam bekerja mencari nafkah. Ucapkan terima kasih, dia bertaruh nyawa melahirkan keturunan yang kau banggakan. Ia rela meninggalkan kenikmatan bersama orang tuanya demi merajut hidup bersamamu.
-
Maafkan kekurangannya, Luangkan waktumu. Cintai & berterimakasihlah.
-
Sumber: Sharing Mom Baby