25/08/2026
Saya berdiri di belakang mereka… dan tiba-tiba terdiam.
Di depan sana ada ratusan jama’ah yang sedang mengikuti manasik umroh di Hotel Grasia Semarang.
Dari tempat saya berdiri, yang terlihat memang hanya punggung-punggung mereka.
Tapi saya tahu…
Di balik setiap punggung itu, ada cerita.
Ada seseorang yang mungkin menabung bertahun-tahun.
Ada yang pernah berdoa sambil menangis agar Allah memberinya kesempatan.
Ada yang datang membawa doa untuk keluarga.
Ada yang ingin memohon ampun.
Ada yang hanya ingin sekali saja menjawab panggilan:
“Labbaikallahumma labbaik…”
Dan kini, Allah sedang mempersiapkan langkah mereka.
InsyaAllah, pada 28 September 2026, kami akan berangkat bersama 535 jama’ah MILAD menuju perjalanan yang selama ini mungkin hanya menjadi doa dalam sujud-sujud panjang mereka.
Bagi saya, membersamai jama’ah bukan sekadar pekerjaan.
Ada amanah di sana.
Bagaimana memastikan mereka memahami perjalanan.
Bagaimana mendampingi ketika mereka bingung.
Bagaimana mengingatkan ketika mereka lelah.
Dan yang paling penting…
bagaimana bersama-sama menjaga niat agar perjalanan ini benar-benar menjadi perjalanan menuju Allah.
Hari ini kami belajar manasik.
Besok kami akan melangkah.
Dan nanti, ketika pertama kali mata ini memandang Ka’bah…
Semoga semua rasa lelah, perjuangan, dan penantian panjang berubah menjadi satu kalimat:
“Alhamdulillah… akhirnya Allah mengizinkan kami datang.” 🥹🕋
Ya Allah, jaga 535 jama’ah kami.
Berikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan.
Jadikan perjalanan ini penuh keberkahan.
Dan pulangkan kami sebagai hamba-hamba-Mu yang lebih baik dari saat kami berangkat.
Bismillah menuju Tanah Suci.
28 September 2026.
Labbaik Allahumma Labbaik… 🤍🕋