18/05/2025
Kinesio tape pertama kali dikembangkan oleh seorang chiropractor asal Jepang bernama dr. Kenzo Kase pada akhir tahun 1970-an. Plester ini dapat ditempelkan di bagian tubuh mana pun yang cedera, seperti lutut, bahu, dan pergelangan tangan atau kaki.
Kinesio tape terbuat dari bahan katun dan nilon yang lentur serta dibuat secara khusus menyerupai berat dan ketebalan kulit, sehingga penggunaannya tidak membatasi gerak tubuh. Plester ini juga tahan air dan kuat digunakan selama 3–5 hari, bahkan saat berolahraga atau mandi. Tidak heran bila kinesio tape menjadi salah satu pilihan perawatan, terutama bagi para atlet, saat mengalami cedera, keseleo atau nyeri otot ringan yang cukup mengganggu pergerakan tubuh. Kinesio tape biasanya akan mengendur dengan sendirinya setelah 5 hari. Untuk melepasnya, Anda bisa mengoleskan sedikit baby oil, minyak zaitun, atau losion agar perekatnya bisa lebih cepat longgar. Selanjutnya, angkat secara perlahan dengan menekan area kulit agar bisa terlepas dari perekat. Jika kulit Anda kemerahan, gatal, dan panas saat menggunakan kinesio tape, segeralah lepas dan jangan dipakai lagi. Jangan p**a menggunakan kinesio tape pada luka terbuka atau bila Anda memiliki kondisi tertentu, seperti varises, pembengkakan kelenjar getah bening, luka diabetes, atau iritasi kulit.
Sumber : https://www.alodokter.com/kinesio-tape-ketahui-manfaat-dan-cara-pakainya-yang-tepat
Info terapi :
📍Blok 01, rt/rw, 02/01, Gg. Masjid Baitussalam, pabuaran wetan, pabuaran - cirebon
WA : 083824523840