Penyakit Dan Obatnya

Penyakit Dan Obatnya Pembahasan Mengenai Penyakit dan sekaligus informasi solusi nya.

21/05/2026

๐—ฃ๐—”๐—ก๐——๐—จ๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜ ๐——๐—ข๐—ž๐—ง๐—˜๐—ฅ (๐Ÿฎ)

๐€๐ฉ๐š ๐˜๐š๐ง๐  ๐“๐ž๐ซ๐œ๐š๐ค๐ฎ๐ฉ ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐๐จ๐๐ฒ ๐’๐ข๐ ๐ง๐ฌ

Body Signs mengeksplor begitu banyak tanda, ada yang tidak berbahaya, ada yang buruk, dan ada p**a yang sekadar aneh. Tanda-tanda itu meliputi apa pun mulai dari kepala dan bahu hingga lutut dan jari kaki dan apa pun di antaranya. Berikut ini beberapa tanda tubuh yang mungkin atau mungkin tidak menyampaikan masalah:

โ€ขRambut belang-belang
โ€ขLidah berambut
โ€ขRasa seperti besi
โ€ขKilatan cahaya di mata
โ€ขPuting terbalik
โ€ขKuku tanpa bulan
โ€ขTinja mengapung

Dimulai dari atas, Body Signs menyisiri tanda-tanda rambut seperi perubahan tekstur, uban yang tumbuh prematur, dan kerontokan rambut yang tidak biasa. Dari situ, kita menuju kepala. Kepala tidak saja menjadi rumah bagi otak, tetapi juga secara eksklusif menjadi rumah bagi empat dari lima indra kita dan bagi bagian-bagian yang ditempati mereka-mata, telinga, hidung, dan mulut kita.

Karena begitu banyak citra diri kita yang berdasarkan karakteristik wajah, kita cenderung secara berlebihan, kalau tidak secara obsesif, memfokuskan pada tanda-tanda di wajah saja. Meski mata yang kuning, hidung yang merah, dan bibir yang biru mungkin membuat kita ngeri, kita jangan malah berpaling, karena anomali anomali yang tidak menarik ini mungkin mengungkapkan petunjuk petunjuk penting terhadap berbagai kondisi utama yang serius, seperti penyakit hati atau paru-paru.

Walaupun kepala berisi otak, batang tubuhlah yang menampung seluruh organ vital kita: jantung, perut, hati, ginjal, payudara, dan sistem reproduksi. Bagian-bagian tubuh ini menghasilkan banyak tanda tubuh yang samar dan gampang terabaikan yang kadang-kadang bisa menandakan gangguan-gangguan serius.

Cegukan yang kronis, misalnya, mungkin tanda sudah minum-minum terlalu banyak atau tanda peringatan awal adanya tumor di esofagus. Gas perut yang berlebihan bisa disebabkan oleh keranjingan bawang mentah atau mungkin tanda adanya batu empedu. Urine berbau apel yang terlalu masak bisa efek dari minum terlalu banyak cuka apel atau tanda metabolisme yang salah. Jika kita memejamkan mata, menutup telinga, dan mengalihkan hidung kita dari tanda-tanda yang kerap memalukan yang berhubungan dengan fungsi tubuh kita itu, kita mungkin melewatkan petunjuk-petunjuk penting mengenai kebiasaan kesehatan atau status kesehatan kita.

Body Signs juga meliputi lengan, kaki, jari tangan, dan jari kaki kira. Bagian-bagian ini adalah anggota tubuh yang paling sering kita gunakan secara fisik dan, oleh karenanya, yang paling cepat "usang."

Tidak heran bagian-bagian ini sering mengembangkan tanda-tanda yang tidak enak dilihat atau mengganggu, seperti jari bengkok atau lutut berkeriut, untuk menyebutkan beberapa. Tetapi jari bengkok bisa menandakan penyakit Duypuytren, sebuah gangguan langka yang lambat pertumbuhannya dan melemahkan tubuh, dan lutut berkeriut bisa menjadi peringatan awal adanya osteoartritis, kondisi yang juga berpotensi melemahkan. Jari tangan dan jari kaki juga sering "teraniaya," baik dari dalam maupun luar. Kuku patah, misalnya, bisa terjadi karena menggunakan bahan-bahan pembersih rumah tangga tanpa sarung tangan-atau karena kekurangan nutrisi.

Body Signs juga menyelubungi kulit. Kulit kita, organ tubuh yang paling besar sekaligus paling kelihatan dan rapuh, bisa menunjukkan banyak tanda: benjolan, bengkak, bintik, tahi lalat, liver spor, spider veins, keriput, dan lesung. Warna dan teksturnya bisa menjadi petunjuk terhadap jutaan penyakit yang bersembunyi di balik permukaannya. Meski tanda kulit banyak yang sekadar masalah kosmetik, beberapa tanda mungkin menandakan adanya masalah-masalah nutrisi atau hormon, atau yang paling penting-kanker.

(Bersambung)

Postingan ini diambil dari buku Panduan Sebelum Pergi ke Dokter, karya Joan Liebman Smith, Ph.D., penerima Medical Reporting Award dari Asosiasi Kedokteran Amerika, diterbitkan oleh Penerbit Ufuk.
Postingan akan terus berlanjut untuk membagikan manfaat isi buku tersebut hingga selesai.

Bukan Sekadar Susu! Ini Alasan Biologis Mengapa ASI Tak Bisa Ditiru oleh Formula Semahal Apapun!ASI (Air Susu Ibu) merup...
18/05/2026

Bukan Sekadar Susu! Ini Alasan Biologis Mengapa ASI Tak Bisa Ditiru oleh Formula Semahal Apapun!

ASI (Air Susu Ibu) merupakan investasi kesehatan paling berharga yang diberikan seorang ibu kepada bayinya sejak hari pertama kelahiran. Meskipun teknologi pangan saat ini berhasil menciptakan susu formula dengan berbagai tambahan nutrisi, sifat biologis ASI tetap tidak dapat ditiru secara sempurna. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama untuk menjamin tumbuh kembang anak secara optimal.

Komposisi Biologis: ASI vs Susu Formula

Perbedaan paling mendasar antara keduanya terletak pada komponen hidup di dalam kandungannya. Susu formula hanya mampu menyediakan nutrisi makro dan mikro dasar seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral. Di sisi lain, ASI adalah cairan biologis dinamis yang komposisinya terus berubah mengikuti usia dan kebutuhan spesifik bayi.

ASI kaya akan imunoglobulin (antibodi alami), sel darah putih, enzim, dan hormon pertumbuhan yang tidak dijumpai pada kaleng susu formula. Lemak dalam ASI, seperti DHA dan ARA, juga memiliki struktur unik yang jauh lebih mudah diserap oleh dinding pencernaan bayi yang masih sensitif.

Efek Proteksi Jangka Pendek

Dalam hitungan bulan pertama kehidupan, bayi yang mengonsumsi ASI memiliki benteng pertahanan tubuh yang jauh lebih kuat. Kandungan zat antibakteri seperti lisozim dan laktoferin terbukti aktif melawan patogen di saluran pencernaan. Berdasarkan data klinis, bayi yang diberi ASI memiliki risiko yang jauh lebih rendah untuk mengalami:
โ€ขDiare dan infeksi saluran pencernaan
โ€ขInfeksi telinga akut (otitis media)
โ€ขGangguan pernapasan dan pneumonia
โ€ขAlergi makanan dan asma

Investasi Kesehatan Jangka Panjang hingga Dewasa

Manfaat pemberian ASI tidak berhenti saat anak menyapih; dampaknya meluas hingga mereka tumbuh menjadi remaja dan dewasa.

1. Pencegahan Obesitas dan Stunting: Struktur metabolisme anak yang mendapat ASI cenderung lebih stabil. Penelitian menunjukkan bahwa ASI memicu produksi hormon leptin (hormon pengatur rasa kenyang) secara seimbang, sehingga menekan risiko obesitas saat dewasa. ASI eksklusif juga menjaga mikrobiota usus yang sehat untuk mencegah stunting.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis: Ketika beranjak dewasa, anak-anak yang dulunya disusui secara eksklusif memiliki tekanan darah yang lebih menguntungkan dan kadar kolesterol yang lebih rendah. Hal ini secara signifikan meminimalkan risiko terkena Diabetes Melitus Tipe 2 dan penyakit kardiovaskular di kemudian hari.

3. Perkembangan Kognitif Optimal: Kandungan asam lemak esensial rantai panjang dalam ASI berperan krusial dalam mielinisasi saraf otak. Studi epidemiologi jangka panjang menunjukkan anak yang mendapat ASI memiliki performa tes kecerdasan (IQ) yang lebih tinggi dibanding anak yang diberi susu formula.

Apa Kata Ahli?
Pentingnya prioritas pemberian ASI ini ditegaskan oleh para pakar kesehatan anak global. Salah satunya tertuang dalam catatan medis dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai sistem imun:
"ASI mengandung zat antibodi sebagai pembentuk kekebalan tubuh yang melindungi dari infeksi virus dan bakteri. Kandungan protein di dalamnya juga mengikat vitamin B12 secara optimal, sehingga mampu mengontrol dan menekan pertumbuhan mikroorganisma patogen merugikan di dalam saluran cerna bayi."

Maka kesimp**annya, susu formula merupakan alternatif medis yang aman dan dapat diandalkan ketika ada indikasi klinis tertentu yang membuat ibu tidak bisa menyusui. Namun, memposisikan susu formula sebagai pengganti setara ASI adalah hal yang keliru secara biologis. ASI bukan sekadar makanan, melainkan sistem perlindungan personal dan alami yang membentuk cetak biru kesehatan anak untuk masa depannya.***

Artikel disajikan oleh : Penyakit Dan Obatnya


๐—”๐—ถ๐—ฟ ๐—ฃ๐˜‚๐˜๐—ถ๐—ต: ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฉ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—”๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ง๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ถ๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ข๐—ฝ๐˜๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—นDalam hiruk-pikuk gaya hidup modern, kita sering kali m...
16/04/2026

๐—”๐—ถ๐—ฟ ๐—ฃ๐˜‚๐˜๐—ถ๐—ต: ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฉ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น ๐—”๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ง๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ถ๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ข๐—ฝ๐˜๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—น

Dalam hiruk-pikuk gaya hidup modern, kita sering kali mengabaikan sinyal-sinyal halus yang dikirimkan oleh tubuh atau yang kita kenal sebagai Body Signs. Salah satu sinyal paling krusial namun sering disalahartikan adalah rasa haus. Banyak dari kita mencoba memenuhinya dengan minuman berwarna, berasa, berkuah, atau es yang dingin. Padahal, bagi sistem biologis kita, tidak ada yang bisa menggantikan peran air putih netral atau air bening dalam menjaga status kesehatan internal.

๐Œ๐ž๐ง๐ ๐š๐ฉ๐š ๐‡๐š๐ซ๐ฎ๐ฌ ๐€๐ข๐ซ ๐๐ฎ๐ญ๐ข๐ก "๐๐ž๐ญ๐ซ๐š๐ฅ"?
Banyak orang beranggapan bahwa cairan dari kuah sayur, kopi, teh, atau minuman manis sudah cukup untuk menghidrasi tubuh. Namun, secara fisiologis, air putih netral memiliki keunggulan yang tidak dimiliki cairan lain. Menurut dr. Eni Gustina, MPH, mantan Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, air putih adalah pelarut murni yang paling efisien untuk membantu transportasi nutrisi dan pembuangan sisa metabolisme (toksin) dari dalam sel.

Air yang dicampur dengan gula, kafein, atau garam (seperti dalam kuah) memerlukan proses metabolisme tambahan bagi ginjal untuk menyaringnya. Sementara itu, air putih netral langsung diserap oleh mukosa lambung dan masuk ke aliran darah tanpa hambatan beban zat terlarut, sehingga hidrasi terjadi jauh lebih cepat dan efisien.

๐‡๐ข๐๐ซ๐š๐ฌ๐ข ๐๐ข ๐๐ž๐ซ๐›๐š๐ ๐š๐ข ๐‘๐ž๐ง๐ญ๐š๐ง๐  ๐”๐ฌ๐ข๐š
Kebutuhan akan air putih bersifat universal, namun dampaknya bervariasi tergantung pada usia:

1. Anak-anak (Fase Pertumbuhan): Pada anak, komposisi air dalam tubuh mencapai sekitar 70-80%. Kekurangan air sedikit saja dapat menurunkan konsentrasi dan daya ingat jangka pendek. Air putih mendukung perkembangan kognitif dan menjaga elastisitas jaringan yang sedang tumbuh.

2. Dewasa (Produktivitas): Bagi orang dewasa, air putih adalah bahan bakar bagi metabolisme. Ia menjaga pelumasan sendi dan suhu tubuh. Tanpa air yang cukup, darah akan mengental, memaksa jantung bekerja lebih keras.

3. Lansia (Proteksi Organ): Seiring bertambahnya usia, sensasi haus pada lansia cenderung menurun secara alami. Prof. Dr. Hardinsyah, MS, ahli gizi dari IPB, menekankan bahwa lansia berisiko tinggi mengalami dehidrasi kronis yang dapat memperburuk fungsi ginjal dan menyebabkan kebingungan mental (delirium). Oleh karena itu, konsumsi air putih netral secara terjadwal sangat vital bagi kelompok ini.

๐๐š๐ก๐š๐ฒ๐š ๐“๐ž๐ซ๐ฌ๐ž๐ฆ๐›๐ฎ๐ง๐ฒ๐ข ๐๐ข ๐๐š๐ฅ๐ข๐ค ๐ƒ๐ž๐ก๐ข๐๐ซ๐š๐ฌ๐ข
Ketika tubuh kekurangan air putih netral, ia mulai mengirimkan "Body Signs" yang sering kali kita abaikan atau salah artikan sebagai rasa lapar. Berikut adalah beberapa konsekuensi serius dari defisit cairan:

1. Gangguan Fungsi Kognitif: Otak terdiri dari sekitar 75-85% air. Dehidrasi ringan (kekurangan 1-2% berat badan) dapat menyebabkan sakit kepala, penurunan suasana hati, dan gangguan fokus.

2. Beban Kerja Ginjal: Ginjal berfungsi sebagai filter darah. Tanpa air putih yang cukup untuk membilas sisa-sisa mineral, risiko terbentuknya batu ginjal dan infeksi saluran kemih meningkat secara drastis.

3. Kesehatan Kulit dan Pencernaan: Air adalah pelembap alami. Kekurangan cairan membuat kulit kusam dan kehilangan elastisitas. Di dalam perut, air putih netral diperlukan untuk melunakkan feses; tanpa itu, konstipasi kronis tidak dapat dihindari.

๐„๐ฌ ๐๐š๐ง ๐Œ๐ข๐ง๐ฎ๐ฆ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐š๐ฌ๐š: ๐Œ๐ž๐ง๐ ๐š๐ฉ๐š ๐๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ก๐š๐ง ๐”๐ญ๐š๐ฆ๐š?
Meskipun menyegarkan, air es dapat menyebabkan pengerutan pembuluh darah di saluran pencernaan, yang bagi beberapa orang dapat memperlambat proses penyerapan nutrisi. Sementara minuman berkuah atau manis mengandung natrium dan gula tinggi yang justru bersifat diuretikโ€”menarik air keluar dari sel tubuh untuk memproses zat-zat tersebut, sehingga bukannya menghidrasi, malah berisiko memperparah dehidrasi seluler.

๐‘๐ž๐ค๐จ๐ฆ๐ž๐ง๐๐š๐ฌ๐ข ๐€๐ก๐ฅ๐ข ๐๐š๐ง ๐ˆ๐ง๐ฌ๐ญ๐ข๐ญ๐ฎ๐ฌ๐ข
Berdasarkan pedoman dari Kementerian Kesehatan RI melalui kampanye "Isi Piringku", orang dewasa disarankan mengonsumsi setidaknya 8 gelas air putih (sekitar 2 liter) per hari. Referensi dari Mayo Clinic juga menyatakan bahwa kebutuhan ini bisa meningkat tergantung pada aktivitas fisik dan suhu lingkungan.

Penting untuk diingat bahwa air yang dikonsumsi haruslah air yang memenuhi syarat kesehatan: tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa (netral), dan bebas dari kuman penyakit.

๐Š๐ž๐ฌ๐ข๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ฅ๐š๐ง: ๐ƒ๐ž๐ง๐ ๐š๐ซ๐ค๐š๐ง ๐“๐ฎ๐›๐ฎ๐ก ๐€๐ง๐๐š
Menjaga hidrasi dengan air putih netral adalah bentuk investasi kesehatan paling sederhana namun paling berdampak. Jangan menunggu sinyal haus yang hebat, karena haus adalah tanda bahwa tubuh Anda sudah berada dalam tahap awal dehidrasi.

Jadikan air putih sebagai teman setia di meja kerja, di tas sekolah anak, dan di samping tempat tidur lansia. Dengan memastikan asupan air bening yang cukup setiap hari, kita memberikan kesempatan bagi organ internal untuk berfungsi pada performa puncaknya, menjaga pikiran tetap tajam, dan memastikan seluruh sistem tubuh berkomunikasi dengan harmonis.

Referensi:
-- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) - Pedoman Gizi Seimbang.
-- Mayo Clinic - Water: How much do you need to stay healthy?
-- Prof. Dr. Hardinsyah, MS (Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia).

๐—ฃ๐—”๐—ก๐——๐—จ๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜ ๐——๐—ข๐—ž๐—ง๐—˜๐—ฅ (1)๐๐จ๐๐ฒ ๐ฌ๐ข๐ ๐ง๐ฌ adalah mengenai bagaimana tubuh kita mengomunikasikan status kesehatan int...
15/04/2026

๐—ฃ๐—”๐—ก๐——๐—จ๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜ ๐——๐—ข๐—ž๐—ง๐—˜๐—ฅ (1)

๐๐จ๐๐ฒ ๐ฌ๐ข๐ ๐ง๐ฌ adalah mengenai bagaimana tubuh kita mengomunikasikan status kesehatan internal kita lewat tanda-tanda dan sinyal-sinyal eksternal.

๐ด๐‘š๐‘Ž๐‘ก๐‘–, ๐‘๐‘Ž๐‘ก๐‘Ž๐‘ก, ๐‘ก๐‘Ž๐‘๐‘ข๐‘™๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘›. ๐บ๐‘ข๐‘›๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘๐‘Ž๐‘–๐‘›๐‘‘๐‘Ÿ๐‘Ž ๐ด๐‘›๐‘‘๐‘Ž
๐ต๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ ๐‘š๐‘’๐‘™๐‘–โ„Ž๐‘Ž๐‘ก, ๐‘๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘Ÿ, ๐‘๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ ๐‘š๐‘’๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘ ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘›, ๐‘๐‘’๐‘™๐‘Ž๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘๐‘–๐‘ข๐‘š ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘ก๐‘Žโ„Ž๐‘ข ๐‘๐‘Žโ„Ž๐‘ค๐‘Ž ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘š๐‘๐‘Ÿ๐‘Ž๐‘˜๐‘ก๐‘–๐‘˜๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘ ๐‘Ž๐‘—๐‘Ž ๐ด๐‘›๐‘‘๐‘Ž ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘—๐‘Ž๐‘‘๐‘– ๐‘Žโ„Ž๐‘™๐‘–.

SIR WILLIAM OSLER (1849-1919)
(Dokter asal Kanada yang dikenal sebagai Bapak Kedokteran Modern)

Kita semua pernah memerhatikan berbagai hal di tubuh kita yang mengganggu, aneh, tidak enak dilihat, atau sangat memalukan. Kuku kita mungkin berwarna kuning. Kulit tambahan mungkin secara mendadak muncul di bawah payudara kita. Atau pasangan kita mungkin mengeluh bahwa bau badan kita mirip amonia. Inilah tanda-tanda tubuh. Jika kita belajar bagaimana menguraikannya, tanda tubuh bisa memberitahu kita banyak hal tentang keadaan kesehatan atau penyakit kita.

Untunglah, banyak tanda tubuh yang sering tidak berbahaya (benign). Maksudnya adalah, tanda-tanda yang menjadi indikator suatu kondisi yang tidak merugikan atau secara medis tidak penting (jangan tertukar dengan benign sebagai kebalikan malignant ganas atau cancerous-bersifat kanker). Tanda-tanda tubuh yang tidak berbahaya bisa diabaikan atau ditangani dengan bantuan kosmetik. Tetapi beberapa tanda tubuh mungkin menandakan sesuatu yang lebih serius. Meski kuku yang kuning mungkin terjadi akibat nikotin, itu juga suatu tanda peringatan adanya gangguan paru-paru atau hati. Kulit tambahan (skin tags) yang tidak enak dilihat-salah satu tanda penuaan yang umum-mungkin menandakan diabetes. Dan meski bau badan Anda yang mirip amonia itu mungkin artinya Anda sebaiknya menyewa petugas kebersihan, tanda itu bisa p**a berarti Anda makan terlalu banyak protein. Atau itu mungkin tanda peringatan bahwa di tubuh Anda terdapat bakteri Helicobacter pylori, kuman yang menyebabkan tukak lambung. Pesan-pesan medis ini tidak terjadi secara kebetulan. Alih-alih, pesan-pesan ini dikirimkan oleh tubuh kita untuk memperingatkan kita bahwa ada sesuatu yang mungkin tidak beres.

Body signs adalah mengenai bagaimana tubuh kita mengomunikasikan status kesehatan internal kita lewat tanda-tanda dan sinyal-sinyal eksternal. Tidak seperti gejala (symptom), yang cenderung mengikutsertakan rasa sakit atau tidak nyaman dan mungkin membuat Anda bergegas mendatangi dokter atau bahkan unit gawat darurat, tanda-tanda tubuh mungkin lebih menggiring Anda ke penata rambut, salon kuku, toko kosmetik, atau toko obat.

Atau kalaupun Anda ke dokter, Anda mungkin lebih merasa cocok berkonsultasi dengan ahli bedah plastik daripada internis. Tetapi seorang internislah yang mungkin sebenarnya Anda butuhkan. Kadang-kadang apa yang tampaknya seperti sekadar masalah kosmetik ternyata lebih daripada itu. Misalnya, daging tumbuh yang kecil, kekuningan, dan seringkali jelek mungkin muncul di kelopak mata Anda. Secara medis dikenal sebagai xanthelasma, daging tumbuh ini

sebenarnya timbunan kolesterol yang memperingatkan Anda bahwa Anda memiliki tingkat kolesterol yang tinggi dan berisiko terkena penyakit jantung.

APA PERBEDAAN ANTARA TANDA TUBUH DAN GEJALA?

Gejala seperti rasa sakit, demam, dan pendarahan-muncul dengan sangat jelas. Tetapi tanda tubuh cenderung lebih samar dan sulit diterjemahkan; kita mungkin menganggapnya biasa saja dan membosankan, memalukan dan aneh, atau apa pun di antaranya. Sebagaimana yang dikatakan John Brown, seorang dokter Skotlandia abad kesembilan belas, "Gejala adalah bahasa ibu tubuh; tanda adalah sebuah bahasa asing." Dan kalau gejala hanya bisa dijelaskan oleh pasien, tanda tubuh bisa dideteksi oleh pasien, dokter, pasangan, dan bahkan orang yang berpapasan. Tanda-tanda tubuh dideteksi dengan menggunakan pancaindra: bisa dilihat, didengar, dicecap, diraba, atau dibaui.

APA YANG BISA DISAMPAIKAN TANDA-TANDA TUBUH KEPADA KITA?

Sebelum munculnya teknik-teknik diagnostik modern, para dokter harus mengandalkan apa yang diungkapkan oleh pancaindra mereka sendiri dan pasien mereka. Selama berabad-abad, para dokter mendengarkan detak jantung pasien, meraba nadi mereka, melihat lidah mereka, memutar bola mata mereka, memeriksa rambut, kulit, dan kuku mereka, mencium bau mereka, mempelajari tinja mereka, mengendus dan bahkan kadang-kadang mencecap urine mereka. Para dokter masa kini, walaupun biasanya mereka punya berbagai peralatan diagnosis canggih yang siap digunakan, masih menerapkan teknik-teknik yang masuk akal ini dengan pengecualian mencecap urine.

Seorang pendiagnosis yang baik harus menjadi seorang detektif yang efisien dan efektif. Bahkan untuk mendignosis sebuah penyakit yang sederhana, seorang dokter harus mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang tak terhingga jumlahnya dan menyatukan seluruh kepingan puzzle itu agar bisa mendapatkan gambar keseluruhan. Bagian-bagian tubuh yang kelihatan, terutama rambut, mata, gigi, kulit, dan kuku, bisa dibaca sebagai bukti untuk berbagai penyakit dan gangguan yang berkembang jauh di dalam tubuh. Menyortir begitu banyak tanda membutuhkan pekerjaan detektif yang sangat jamak dan seringkali memerlukan lebih dari satu detektif. Di situlah peran Anda dan Body Signs.

(bersambung)

Postingan ini diambil dari buku Panduan Sebelum Pergi ke Dokter, karya Joan Liebman Smith, Ph.D., penerima Medical Reporting Award dari Asosiasi Kedokteran Amerika, diterbitkan oleh Penerbit Ufuk.
Postingan akan terus berlanjut untuk membagikan manfaat isi buku tersebut hingga selesai.

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Nismah Pangaribuan, Rifai Tanjung, Susi Lowati, Yati A...
14/04/2026

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Nismah Pangaribuan, Rifai Tanjung, Susi Lowati, Yati Auvarrifky, Pandi, Atin Apriatin, Henny Afrida, Lita Sagita, Onala Etwiorylasol, Ma Ya, Intarto Kesra, Mulya Mulya, Ahmad Rosidin, Haifah Put, Tri Haryanto, Martini, Nabila Jasi, Opa Yongx, Warniyanto, Ajisaja, Vera Santi, Ken Suharli, Sukran, Maklon Fursima, Moza Zaa, Nihayatul Karimah, Armizan, Muhamad Husin, Kmsurina Ina, Yanza Algifari, Dwi Susminingsih, Iskandar, Lili Riyan, Evi Suriana Marbun, Titipan Ilahi Doropeti, Dewi Ida Karlina, Pratiwi Wii, Kiwil Isrok, Fathoni Kamil, Zainab Rahman, Bundy Widuri, Pak Sumitro, Siti Badriyatun, Sari Ismita, Ince Silubun Intan, Calon Jenazah, Sali Manopo, Jan Nur, Aan Maulana, Cantika Putri Macau

Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Penyakit Dan Obatnya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share