Dr. Emirald Isfihan.,MARS

Dr. Emirald Isfihan.,MARS Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Dr. Emirald Isfihan.,MARS, Health & Wellness Website, +92 300 78611 55, Mecca.

13/11/2025

Membangun Ekosistem Pelayanan Kesehatan di Indonesia

Oleh:
dr. H. Emirald Isfihan, MARS.,MH.,CMC.,FISQua.
(Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram)

Bangsa Indonesia lahir dari budaya ketimuran yang menjunjung tinggi adab, kesantunan, dan penghormatan terhadap sesama. Dalam falsafah hidup kita, manusia tidak pernah berdiri sendiri, tetapi selalu menjadi bagian dari komunitas yang saling menjaga dan menguatkan. Nilai luhur kekeluargaan mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan kesempatan untuk saling memahami, termasuk dalam pelayanan kesehatan yang menuntut empati, sikap saling percaya, dan kerja bersama. Semangat gotong royong yang diwariskan leluhur menjadi pondasi kebangsaan kita, bahwa setiap beban akan lebih ringan bila dipikul bersama antara tenaga kesehatan, pasien, keluarga, dan masyarakat. Karena itu, setiap persoalan baik sosial maupun pelayanan kesehatan, selayaknya diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan ketenangan hati, sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang penuh kearifan.

Hubungan Dokter/Tenaga Kesehatan–Pasien sebagai Relasi Kepercayaan yang Harus Dijaga Bersama.
Hubungan antara dokter atau tenaga kesehatan dengan pasien pada dasarnya adalah hubungan kepercayaan (fiduciary relationship) yang sangat kuat. Pasien menyerahkan kondisi kesehatannya kepada tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi profesional, sedangkan tenaga kesehatan berkewajiban memberikan pelayanan terbaik sesuai standar etik, standar profesi, dan standar prosedur operasional. Hubungan ini sangat spesial, dikenal sebagai hubungan terapeutik, yaitu ikatan moral dan hukum yang menciptakan hak dan kewajiban timbal balik demi upaya penyembuhan pasien.
Hubungan terapeutik ini tidak hanya melibatkan dokter/tenaga kesehatan dan pasien, tetapi juga keluarga pasien dan fasilitas kesehatan (rumah sakit, klinik, puskesmas). Keempat unsur ini membentuk ekosistem penyembuhan yang bekerja bersama untuk:
1. Menyembuhkan atau meringankan penyakit,
2. Mengembalikan fungsi kesehatan,
3. Mencegah komplikasi,
4. Meningkatkan kualitas hidup pasien.
Karena itu, pelayanan kesehatan merupakan kerja kolektif, bukan hanya tugas satu pihak. Suasana yang dibangun harus penuh empati, saling memahami, dan berlandaskan semangat kekeluargaan.

Pentingnya Suasana Kekeluargaan dalam Pelayanan Kesehatan.
Pelayanan kesehatan akan berjalan optimal bila dibangun atas suasana kekeluargaan yaitu: saling menghargai, saling menghormati, dan saling percaya. Suasana kekeluargaan menciptakan ketenangan bagi pasien, kenyamanan bagi keluarga, dan ketenangan batin bagi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.
Hubungan seperti ini harus terus dipupuk sebagai bagian dari upaya penyembuhan, karena Komunikasi menjadi lebih efektif, Kesalahpahaman dapat diatasi dengan cepat, Keluhan dapat dicarikan solusi secara elegan, Tenaga kesehatan dapat bekerja dengan tenang tanpa tekanan yang tidak perlu, Pasien dan keluarga lebih kooperatif dalam proses perawatan.
Oleh karena itu,pelayanan kesehatan bukan hanya sebuah transaksi, melainkan hubungan kemanusiaan yang memerlukan kebijaksanaan, kedewasaan, dan kebersamaan.

Menghindari Provokasi, Konfrontasi, dan Vonis Sepihak.
Dalam situasi tertentu, keluhan atau ketidakpuasan pasien pasti akan muncul. Namun, sangat penting agar tidak ada pihak yang memperkeruh suasana, terlebih lagi dengan memprovokasi atau membangun opini sepihak sebelum fakta yang sebenarnya diketahui.
Oleh karena itu, perlu ditegaskan bahwa "siapapun" tidak boleh tampil sebagai "hakim" yang langsung memvonis salah satu pihak tanpa proses klarifikasi, cek dan ricek, serta verifikasi informasi.

Masyarakat sangat mudah terpengaruh, terlebih jika dilakukan oleh figur publik atau tokoh berpengaruh. Bila figur tersebut langsung berpihak tanpa data, maka:
1. hubungan terapeutik akan rusak;
2. kepercayaan masyarakat terbelah;
3. tenaga kesehatan bekerja di bawah tekanan sosial;
4. pelayanan menjadi tidak optimal;
5. potensi konflik meningkat.
Sebaliknya, mereka yang memiliki posisi sosial, jabatan, atau pendidikan tinggi harus menjadi teladan dan pengedukasi masyarakat. Merekalah yang semestinya Menenangkan situasi, Mengajak masyarakat berdialog secara sehat, Mengarahkan penyelesaian secara kekeluargaan, Mendorong mekanisme pengaduan atau mediasi secara prosedural, Menjembatani kesalahpahaman, bukan menambah masalah baru.

Tenaga Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan Juga Memiliki Tanggung Jawab Moral.
Dalam suasana semacam ini, tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan juga memiliki tanggung jawab penting. Mereka harus:
1. Membangun budaya pelayanan yang ramah dan komunikatif,
2. Mengedepankan empati dalam setiap interaksi,
3. Memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami,
4. Tidak reaktif terhadap komplain,
5. Menjadikan keluhan sebagai bahan perbaikan,
6. Menciptakan lingkungan pelayanan yang benar-benar hangat seperti keluarga.
Hubungan kekeluargaan bukan hanya dituntut dari masyarakat atau tokoh publik, tetapi juga harus dihidupkan oleh tenaga kesehatan itu sendiri, karena pelayanan kesehatan adalah perpaduan antara ilmu, etika, dan kemanusiaan.

Menjaga Hubungan Terapeutik Demi Kepentingan Pasien.
Akhirnya, tujuan utama dari semua ini adalah kesembuhan dan keselamatan pasien . Bila hubungan kepercayaan rusak akibat provokasi, konflik, atau vonis sepihak, yang dirugikan pertama kali adalah pasien itu sendiri.
Karena itu, penyelesaian setiap kendala pelayanan harus ditempuh melalui Komunikasi yang baik, Prosedur pengaduan yang benar, Mediasi atau fasilitasi yang adil, Pendekatan kekeluargaan, serta Sikap saling menghormati.
Hanya dengan cara inilah ekosistem pelayanan kesehatan dapat tetap harmonis, dan tujuan luhur untuk menolong masyarakat mencapai derajat kesehatan terbaik dapat terwujud.

Mari bersama-sama dalam bingkai kekeluargaan kita bergotong royong menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih baik, dari Kota Mataram menuju NTB dan Indonesia yang sehat.

Selengkapnya di https://youtu.be/oukFx1LVhv4
14/12/2024

Selengkapnya di
https://youtu.be/oukFx1LVhv4

YS Podcast kali ini tentang Agus & Mantra Khusus: Kajian Medis, Sosial, dan Psikologis serta Upaya Pencegahannya. obrolan santai ini bersama dua semeton Bang...

14/12/2024

Selengkapnya di youtube channel yspodcast

Manfaatkan pelayanan vaksin rotavirus agar bayi tidak mudah diare, atau tidak terjadi diare berat.Gratis, di semua Puske...
28/02/2024

Manfaatkan pelayanan vaksin rotavirus agar bayi tidak mudah diare, atau tidak terjadi diare berat.
Gratis, di semua Puskesmas se-Kota Mataram.

Semoga semua kembali pulih, kesehatan dan perekonomian bangsa kita.Sehat sejahtera selalu untuk semua.
21/06/2023

Semoga semua kembali pulih, kesehatan dan perekonomian bangsa kita.

Sehat sejahtera selalu untuk semua.

True!
04/06/2023

True!

26/05/2023

Ingatkanlah diri sendiri dan orang-orang tersayang, demi kebaikan dan kebahagiaan hidup.

Jadi kapan mau mulai olah raga?

05/01/2023

Bahaya banget latto-latto ini untuk kesehatan laki2.

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444H.Semoga kita tetap diberikan nikmat sehat, menjadi manusia yang bermartabat dan...
30/07/2022

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444H.

Semoga kita tetap diberikan nikmat sehat, menjadi manusia yang bermartabat dan bermanfaat, selamat dunia dan akhirat.

Salah 1 cara yg paling mudah utk menghargai pasanganmu adalah dengan menunjukkan ke orang lain bahwa dia pasanganmu.Pasa...
14/07/2022

Salah 1 cara yg paling mudah utk menghargai pasanganmu adalah dengan menunjukkan ke orang lain bahwa dia pasanganmu.

Pasangan yg saling menghargai akan lebih harmonis,
Rumah tangga yg harmonis adalah modal utk hidup bahagia dan sehat.

Address

+92 300 78611 55
Mecca

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dr. Emirald Isfihan.,MARS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share